Indonesia = Gado-gado

Semenjak saya memilih Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin menjadi pilihan jalan hidup saya, banyak orang yang bertanya, “kenapa jauh sekali ambil kuliah di Makassar?”. Pertanyaan yang selalu berulang dan terus berulang. Mungkin sudah ada 1000 orang bahkan lebih yang bertanya seperti itu. Entah sekedar berbasa-basi atau memang ingin mengetahui diri saya lebih jauh. #cieeee.. ^_^ Setiap kali orang bertanya, saya akan memberikan jawaban yang berbeda. Tergantung suku apa orang tersebut. Misalnya […]

Continue Reading

Ghost Fishing di Indonesia, Ancaman Bagi Terumbu Karang

Sejak permintaan dunia akan sumber protein hewani khususnya ikan meningkat, upaya untuk meningkatkan kemampuan tangkap alat penangkapan ikan terus diupayakan, baik dari sisi teknologi bahan alat penangkapan ikan, metode penangkapan ikan, maupun teknologi alat bantu penangkapan ikannya. Kompetisi yang makin tinggi antar nelayan penangkap ikan mendorong nelayan untuk mengoperasikan alat tangkap yang lebih efektif dan efisien. Untuk memperpanjang masa pengoperasian alat tangkap, bahan alat tangkap yang semula dibuat dari bahan […]

Continue Reading

Permainan Anak, masih ingatkah kamu?

Masih ingat dengan engklek’? atau permainan karet? Atau gerobak sodor? Permainan yang mungkin kita temui ketika kita masih kanak-kanak. Namun, kali ini ketika saya dan teman-teman mengunjungi Pulau Rajuni, kami memainkannya kembali. Dimulai dari keisengan teman saya yang bernama Darmiati, ia mengajak kami semua bermain ala anak-anak kembali.  Ia mengajak kami bermain permainan dari kampungnya di Bau-bau, namanya Kalapido. Permainan yang menggunakan tongkat kayu lalu dilemparkan. Tapi berbahaya, karena pukulan […]

Continue Reading

Pulau Rajuni di Laut Flores

Pulau Rajuni, pernah dengar? Kalau belum dengar, saya akan jelaskan perjalanan saya dari Makassar ke Pulau Rajuni. Pulau ini terletak di Kepulauan Selayar, jauh di bawah Pulau Sulawesi. Perjalanan menuju Pulau Rajuni sekitar 30 jam!! Bayangkan!! 30 jam, jadi kami berangkat jam 01.00 Wita malam pada hari rabu, dan baru tiba hari jumat pukul 12.00 Wita. Bayangkan!! Itu karena kapal yang kami gunakan adalah kapal barang milik keluarga Nur Ipa, […]

Continue Reading

Untitled (Tahta Mahameru)

“Yang paling dekat dengan hatiku adalah seorang raja yang tidak memiliki singgasana dan seorang miskin yang tidak tahu caranya mengemis” -Khalil Gibran-  “Mencintai air harus menjadi Ricik .. Sampai-sampai hujan yang kesekian kerap juga menemani perjalanan cinta kita. Hujan di langit itu. Hujan di matamu”. -Idhan Lubis-  “Arti penting manusia adalah bukan pada apa yang ia raih melainkan lebih pada apa yang ingin dia raih” -Khalil Gibran- “Sebuah persahabatan adalah […]

Continue Reading

Lombok, Sebuah Surga Kecil Bagi Pelancong

Mendengar kata Lombok pasti akan teringat cabe (bagi orang Makassar Lombok artinya cabe).. tapi ketika saya datang ke Lombok, saya baru tahu bahwa pikiran saya salah besar. Lombok artinya lurus. Saya juga bingung kenapa bisa dinamakan lurus, karena di google map saya liat garis pantai Lombok berkelok-kelok kok. Hehehe. 😛 Oia, saya naik pesawat dengan tiket murah dari Makassar – Lombok. Dengan maskapai Garuda Indonesia yang sedang meluncurkan sebuah pesawat […]

Continue Reading

Travelling di Kepulauan Spermonde

Science for the Protection of Indonesian Coastal Marine Ecosystem (SPICE) 2012 Oke, kali ini gue akan menceritakan perjalanan gue selama 10 hari mengelilingi Kepulauan Spermonde, Sulawesi Selatan. Perjalanan ini dimulai ketika gue diajak oleh tante untuk mengikuti perjalanan gratis untuk penelitian. Bekerjasama dengan orang Jerman yang mau melakukan studi tentang kelautan di Spermonde. Semuanya ditanggung, gue tinggal nebeng dan menghasilkan penelitian. Hehehe, jadi itungannya, penelitian akhir gue dibiayai oleh kegiatan […]

Continue Reading

Tahta Mahameru, sebuah cerita dari Ranu Pane

  Membaca buku Tahta Mahameru, seperti membaca sebuah buku diary seorang bernama Faras, Ikhsan dan Mareta. Bukan sebuah diary sembarangan, si penulis menceritakan kehidupan pribadi mereka dengan sangat lugas. Bukan hanya itu, buku ini sangat menyentuh. Menyentuh seseorang yang hidupnya berantakan dan butuh “pertolongan”. Ceritanya memiliki alur maju mundur. Terkadang kita akan dibawa pada kejadian lima tahun lalu, empat tahun lalu, tiga tahun lalu dan kejadian saat ini. tokoh yang […]

Continue Reading

Indonesia diantara Ketiak Investor Asing

(catatan kesedihan melihat ekonomi Indonesia) Laju pertumbuhan ekonomi cenderung di kisaran 6-6.5 persen lebih rendah dari asumsi 6.8 persen dalam APBN 2013. Ancaman kemiskinan dan pengangguran tetap tinggi, bahkan meningkat (Kompas, 8/11). Pernyataan ini tidak main-main, keadaan ekonomi Indonesia masih memburuk. Mendapat imbas dari kacaunya kondisi perekonomian global. Investasi oleh pihak asing diharapkan menjadi pendorong perekonomian negara ini. Hal inilah yang membuat saya merasa miris. Penguasaan sumber daya atas nama […]

Continue Reading