Kabur ke Malang dari Kampung Inggris

  Judulnya udah provokatif banget. Haha. Selama saya belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris lebih tepatnya di TEST English School, ada pelarian saya selama 2 kali. Kabur dari kelas IELTS dan parahnya berhasil mengajak teman-teman untuk ikut bersama saya. Hahah. ketawasetan Tulisan ini sebagai pengakuan dosa yang indah.  Malang yang terletak di tak jauh dari Kampung Inggris, Pare memiliki ratusan tempat bagus. Jaraknya hanya sekitar 70 km dari Kampung Inggris. Jadi, saya dan teman-teman kamar memutuskan untuk menyewa motor. Harganya cukup murah yaitu 50 ribu per 24 jam. Saya sudah mempunyai […]

Continue Reading

Membayangkan Kisah Roro Jonggrang di Candi Prambanan

Roro Jonggrang gelisah, ia mondar-mandir sedari tadi. Tangannya penuh dengan keringat. Peluh di dahinya tak bisa ia sembunyikan. Ia menerima kabar kematian ayahnya, Prabu Baka di medan pertempuran. Patih Gupala datang kepadanya tertatih-tatih. Roro tak siap menerima kabar ini. Ia gelisah. Kabar kedatangan Bandung Bondowoso, pembunuh ayahnya semakin santer. Kerajaan Baka yang selama ini dipimpin oleh ayahnya akan diambil alih oleh pembunuh itu.   Tak berapa lama, hari itu pun datang. Hari penaklukan Kerajaan Baka. Bandung Bondowoso yang dikirim ayahnya, Prabu Damar Maya memasuki wilayah istana. Keadaan istana kacau balau. Bandung Bondowoso […]

Continue Reading

Learn Culture From a Movie (Uang Pana’i Movie)

sumber : disini Kualleangi Tallanga Natowalia  – Bugis Proverb “Sekali Layar Terkembang Pantang Biduk Surut Ke Pantai” In some ways, traditional culture and modern culture are alike. Any culture is a system of learned and shared meanings. People learn and share things over the course of generations, and so we say they are a culture. Traditional and modern culture function similarly because both are ways of thinking, ways of relating to people and to the universe. A modern-culture Bugis Makassar movie, titled “Uang Pana’i” released last week. Uang Pana’i is money […]

Continue Reading

Memoar Anak Kelautan di Unhas #happyannivUnhas60th

Dulu sekali, saya tidak pernah terpikir akan masuk dalam dunia kelautan. Berenang pun saya tidak bisa. Saya trauma dengan kolam renang. Ketika menginjak di bangku SMP, ketiga sepupu saya dari pihak Ayah pernah membuat saya hampir tenggelam di kolam renang. Parahnya mereka juga masih belajar berenang saat itu. Sehingga saya ditolong oleh orang dewasa. Sejak saat itu saya membenci kolam renang. Saya selalu membayangkan ada tangan terjulur yang kemudian menarik saya ke kedalaman kolam renang.  Trauma itu tak berhenti ketika saya menginjak bangku SMA. Namun saya tertarik dengan pemandangan bawah laut […]

Continue Reading

Tentang Magelang, Akmil, Kupat Tahu dan Parade

Selama ini Magelang selalu identik dengan Candi Borobudur, namun saya akan sedikit bercerita tentang Magelang dari sisi yang berbeda. Perjalanan bersama #FamtripJateng kali ini membuka mata saya bahwa ada ‘harta tersembunyi’ di Magelang. Apa itu? Mari simak cerita perjalanan ini hingga usai.  Setelah kami menikmati bermain Arung Jeram di Sungai Progo, kami segera beristirahat di bungalow Kana, Hotel Puri Asri. Seharusnya saya dan Rinta bisa menyusuri keindahan hotel bintang lima ini, tapi sayangnya kami terlalu letih dan ketiduran. Ketika kami bangun, teman-teman sudah berkumpul di bis dengan pakaian batik formal yang […]

Continue Reading

Balapan Bersama ‘Alien’ Susuri Sungai Progo

Ternyata kami akan bertahan lebih lama di Magelang. Setelah saya pamit dengan Pak Kirno, rombongan #FamtripJateng mulai bergerak menuju Kota Magelang. Kami akan menginap di Hotel Puri Asri yang terletak di Jl. Cempaka No. 9, Kemirirejo, Magelang Tengah. Perjalanan dari Desa Candirejo menuju Hotel Puri Asri sekitar 1 jam karena di perjalanan kami bertemu dengan rombongan parade yang akan memeriahkan parade HUT 66 Jawa Tengah di Alun-alun Magelang. Kami pun tiba di Hotel Puri Asri sekitar pukul 10.00 WIB, matahari mulai menyengat panas. Tapi kegembiraan tak bisa dihapus, karena siang ini […]

Continue Reading

Fajar Mencumbu di Punthuk Setumbu

Setelah perjalanan di Kabupaten Klaten kemarin, bis mulai berjalan menuju Magelang. Sebuah kota yang terletak sekitar 44,3 km dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Saya selalu mengingat Magelang sebagai kota kelahiran Mbah Rayi, nenek dari pihak Bunda. Terhitung 4 kali saya pernah dibawa beliau ke Karangampel, sebuah dusun yang termasuk dalam bagian Desa Tampirwetan.   Namun kali ini kami dibawa menuju Home Stay Kebon Dalem yang terletak di Desa Candirejo, Borobudur. Seperti nama daerahnya, home stay yang homey ini berlokasi sekitar 5.5 km dari Candi Borobudur. Setibanya di home stay kami segera mengambil […]

Continue Reading