Mimpi Ayah dan Bunda Memasuki Usia Senja

Manusia hidup seringkali dikendalikan oleh impiannya. Manusia banyak melakukan cara agar bisa mencapai apa yang diinginkannya. Sama seperti Bunda, di umurnya yang mulai menua, keinginan Bunda agar bisa mengunjungi Tanah Suci semakin menggebu. Beberapa kali keinginannya itu diutarakan secara langsung. “Bunda ingin sekali bisa naik haji, atau minimal bisa umroh,” ujarnya. Mimpi itu semakin hidup akhir-akhir ini. Apalagi ketika beliau menyinggung mengenai sepetak tanah yang besarnya tak seberapa. Beda lagi dengan Ayah, walaupun tak terlalu menampakkan citanya, tapi saya yakin ada yang berdesir di dadanya jika mendengar kata Haji. Sudah ratusan […]

Continue Reading

Tips Agar Tak Merasa Sendirian, Jika Tak Mudik

Merantaulah, maka kau akan tahu betapa mahal tiketmu untuk pulang Adagium tersebut seringkali kita temukan berseliweran di timeline media sosial. Seolah menjadi pembenaran bagi seseorang untuk merantau dan akan kelabakan ketika rasa rindu ingin pulang. Saya adalah satu yang mengaminkan adagium tersebut. Masih lekat dalam ingatan, ketika saya menangis sesugukan di pojok rumah. Apa pasal? Orang tua saya tak mampu membelikan tiket pulang ke Jakarta. Karena kebetulan di tahun itu, waktu lebaran sangat dekat dengan waktu pendaftaran. Saya yang datang di bulan Agustus, dan lebaran jatuh di tanggal 1 Oktober. Terlalu […]

Continue Reading

Mendokumentasikan Proses Kehidupan

Setiap manusia pasti akan mati. Jadi ketika masih diberikan masa hidup, harus banyak-banyak memberi arti. Mungkin terdengar klise, namun itulah yang terjadi ketika saya memutuskan membuat blog ini di tahun 2009. Saat itu saya hanya anak bau kencur dari Bogor yang berkuliah di Makassar. Cerita di blog hanya berkutat tentang cinta. Saat itu saya sedang jatuh cinta. Lihat saya postingan kedua di dalam blog saya : guw makin kagum ama dia. What the? Hahah. Tulisan alay dan sangat tidak tertata. Tapi saya tahu persis siapa orang yang saya kagumi saat itu. […]

Continue Reading

Cinta di Semangkuk Mie Rebus

Sama seperti malam sebelumnya, kita pulang di waktu yang berbeda. Jam tangan hitam di pergelangan tangan baru menunjukkan pukul 21:45 . Kita sepasang manusia yang sibuk mengejar kehidupan. Waktu seakan berlarian di sekitar kita. Begitu cepat. Cahaya mentari pagi menyeruak lembut dari jendela kamar dan kita kembali saat gelap menghiasi langit. Sedari pagi kita berpisah, hanya dengan menyalami tanganmu dan kecupan lembut di dahiku yang mengantar aktifitas kita di pagi hari. selain doa tentunya yang kita rapal dalam diam sambil berharap agar hari ini kita baik-baik saja. Setelah itu rutinitas berkejaran […]

Continue Reading

Ayah Cinta Pertama

Daddy is a daughter first love. Mungkin kata-kata itu adalah yang paling tepat dialamatkan untuk ayah. Seorang laki-laki pertama yang saya kenal di dunia ini. Seseorang yang mengadzankan telingaku untuk pertama kali. Seseorang yang sibuk mencari nama untukku. Awalnya Ayah memberiku nama Nur Adlina Nubla, entah apa artinya. Hingga akhirnya saran lain datang dan menjadikanku terlahir dengan nama Atrasina Adlina. Dalam nama itu ada doa panjang yang ia rapalkan. Ayah adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Ia lahir dengan wajah Ambon yang sangat kental. Kulitnya cokelat, bola matanya hitam. Dulu Ayah […]

Continue Reading

Wae Merkuri di Pulau Buru

Semua mengenal Pulau Buru sebagai tempat pengasingan para tahanan politik di masa Orde Baru. Pulau ini menjadi tempat yang digunakan oleh pemimpin rezim untuk menyingkirkan lawan politiknya. Banyak orang yang dibuang begitu saja kesana. Di tahun 1969, ratusan orang menembus rimba di Buru. Tepat tanggal 17 Agustus, di hari kemerdekaan. Banyak tahanan politik yang dipenjara tanpa proses pengadilan, diasingkan di pulau yang terpencil, dan meninggalkan keluarga di pulau Jawa. Mak tak heran jika di masa kini, banyak turunan Jawa yang berasal dari tahanan politik dan mereka masih bertahan disana. Pulau Buru […]

Continue Reading

Demi Masa

”Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al ‘Ashr). Nukilan ayat yang ada di dalam kitab suci Al Quran sering kali menjadi ayat paling menohok. Surat ini adalah surat yang sangat pendek namun memiliki ribuan makna. Manusia benar-benar berada di dalam kerugian jika tak mengerjakan amal sholeh. Akhir-akhir ini saya lebih sering memilih untuk duduk diam di depan gawai. Entah itu membuka Whatsapp, Facebook, Path ataupun Instagram. 4 […]

Continue Reading

Hal-hal Penting Sebelum Kuliah di Luar Negeri? Jaket Parka Salah Satunya!

Setelah perjuangan panjang untuk mendapatkan beasiswa, saat ini masuk ke dalam tahap mempersiapkan diri menuju hari keberangkatan. Sisa 65 hari lagi sebelum saya meninggalkan Indonesia. Banyak hal yang harus saya persiapkan sebelum menuntut ilmu di negeri kincir angin tersebut. Dan sekarang perasaan saya mulai campur aduk. Dari beberapa tips dari beberapa teman yang telah berangkat ke luar negeri. Menurut mereka ada beberapa persiapan yang harus dilakukan bagi calon mahasiswa sebelum berangkat ke luar negeri. Apa saja persiapannya? Persiapan mental Kenapa Persiapan Mental saya letakkan di poin pertama? Karena memang kuliah di […]

Continue Reading

5 buku Pilihan Adlien di Umur 26

Membaca buku merupakan kegiatan yang paling menyenangkan. Biasanya saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam di depan bundelan buku tersebut. Genre bacaan saya pun sangat mudah ditebak, kalau bukan cerita tentang misteri (antropologi), kisah cinta dan juga science fiction. Selama 26 tahun membaca buku, ada beberapa buku yang walaupun tak saya baca masih lekang dalam ingatan. Entah karena ceritanya yang sangat sedih, ataupun karena ia penuh dengan misteri. Tapi saya paling suka menghabiskan waktu di depan buku yang memiliki alunan bahasa yang membius. Ketika membaca saya bisa membayangkan apa yang terjadi dengan tokoh […]

Continue Reading

Serpihan Kenangan bergabung Travel Bloggers Indonesia

Masih segar dalam ingatan, saat itu saya bertugas di Maumere, Nusa Tenggara Timur. Baru saja lulus dari Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin. Masih sangat senang untuk mengeksplore daerah baru. Apalagi ketika saya mendapatkan pekerjaan di daerah yang memiliki keindahan alam yang sangat mengagumkan. Pekerjaan saya juga tergolong mudah, melakukan pendampingan kepada nelayan-nelayan. Melakukan survey setiap hari apa saja ikan yang didapatkan oleh para nelayan ketika pulang melaut. Hal ini membuat saya memiliki waktu banyak untuk mengeksplore daerah-daerah di Maumere. Inilah yang membawa saya semakin sering menulis kegiatan saya sehari-hari selama di Maumere. […]

Continue Reading