viuGraph, Aplikasi Kekinian Milik Anak Bangsa

Saat ini setiap orang memiliki setidaknya dua aplikasi media sosial di dalam handphonenya. Mulai dari Path, Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, dan beragam aplikasi lainnya. Pasti sudah banyak review tentang media sosial tersebut, nah kali ini saya mau membahas sebuah aplikasi milik anak bangsa. Kayak apa sih media sosial milik orang Indonesia ini?

viuGraph namanya. Cukup singkat namun mudah diingat. Mungkin pembuatnya memikirkan kata “view” namun diplesetkan jadi lebih kekinian. 🙂 sekilas, aplikasi ini sangat mirip dengan Instagram yang sedang booming. Aplikasi ini diluncurkan di tahun 2017, jadi masih sangat baru dan dalam tahap pengembangan.

Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis melalui Playstore di handphone Android. Katanya sih baru akan dimunculkan iOs nya juga kedepannya. Wah bakalan seru. Bisa didownload disini

Kebetulan, saya mencoba di dua handphone, yaitu melalui LG KG 10 dan Asus Zenfone Max 3 ZC553 KL. Aplikasi ini memiliki tampilan yang berwarna biru mengarah keunguan. Jadi gradasi warna gitu. Pertama kali mendownload, aplikasi ini memiliki kapasitas sekitar 18 MB untuk satu kali download.

Ketika mencoba pertama kali di LG KG 10, aplikasi ini agak membingungkan. Karena beberapa tulisan di dalam aplikasi ini terpotong dan tidak ketauan jelas apa maksudnya. Saya sampai bingung untuk menggunakannya.

Tapi ketika saya mengunduhnya menggunakan Asus Zenfone 3 Max, semua tulisan terlihat dengan jelas tanpa terpotong. Jadi ada perbedaan tampilan di setiap handphone. Kalau saya baca review yang lain, ada beberapa hape yang benar-benar tidak kompatibel untuk menjalankan aplikasi viuGraph di hape androidnya.

Selain itu masih ada bug yang membuat aplkasi terhenti secara otomatis. Hal ini lumayan menganggu bagi pengguna.

Pada dasarnya aplikasi ini hampir mirip dengan aplikasi instagram, untuk memasukkan foto ataupun video. Mereka juga punya 3 pilihan di layar utama, Trends, Topics, dan Friends. Saya agak kebingungan dengan kegunaan ketiga menu ini. Apakah ada hal yang berbeda dari ketiganya. Setelah saya otak-atik, setiap menu memilik fungsi masing-masing. Menu Trends memunculkan untuk memfilter Trends yang jadi bahan perbincangan. Sedangkan menu Topics pilihan trends untuk topic yang jadi bahan perbincangan. Sedangkan Friends menampilkan postingan teman-teman yang ada di lingkaran kita.

Selain itu ada beberapa tombol di bagian bawa aplikasi. Home, Topics, Take a Picture, Notifications dan Messages. Tombol-tombol ini dibuat berwarna putih dan berlatar belakang biru keunguan. Sebenarnya ini cukup user-friendly kalau pakai handphone android dengan layar yang luas.

Saya juga mencoba beberapa kali mengupload foto. Bedanya dari Instagram, aplikasi ini mencoba membuat filter topics di dalam gambar secara langsung. Jadi ada tiga kolom yang harus diisi oleh user, yaitu Topic, Location dan Description. Setelah itu baru bisa ngepost deh. Kesulitan disini adalah tampilan untuk menulis caption sangat sedikit. Jadi buat orang yang suka nulis caption panjang agak kesusahan untuk mengakses semua tulisannya.

Tapi menurut saya, aplikasi ini sudah lumayan bagus untuk teman-teman yang senang untuk bermedia sosial. Dan yang paling penting ini adalah produk Indonesia asli. Ayo nyobain yuk 🙂

Ditulis di Kantor kak Agus,

22:05 WIB 30 Juli 2017

Sambil dengar lagu Fourtwnty – Zona Nyaman

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *