Air mata, keringat dan rasa rindu = WISUDA

Gema takbir di hari raya, ku rindukan kampung halaman
Keluarga, sanak saudara hanya doa ku kirimkan

– Raihan

Lagu nasyid dari grup vokal Raihan di tahun 2006 kembali memunculkan perasaan rindu akan kampung halaman. Tahun ini tak akan ada ketupat buatan Mbah Rayi yang terkenal legit. Tidak ada rendang buatan Bunda yang terkadang keasinan namun selalu habis di hari kedua lebaran. Tak mendengar celotehan adik-adik yang sedang memakai baju baru. Tak pergi ke masjid di dekat rumah kemudian bersalam-salaman dengan tetangga dekat rumah. Tak ada sungkeman bersama Bunda dan Ayah, serta Milzam, Hany, Majid, Azizah dan Maulana yang terkadang menghasilkan airmata penyesalan akan dosa tahun ini. Tak bisa bertatapan langsung dengan Datuk, Nenek dan Mbah Rayi dan bersimpuh di hadapannya. Tak mendulang rupiah dari sanak keluarga yang membuat kantong penuh. Aku rindu lebaran di kampung halaman, karena memang rindu membuncah. Dan karena kehidupan selalu memiliki kenangan akan keindahan. 
Penelitian harus selesai akhir tahun ini. Tak peduli jika air mata, keringat dan rasa rindu sebagai bayarannya. Janji harus ditunaikan. Wisuda dan menggenggam masa depan… 
Semangat, calon sarjana.. 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *