Bunda, Terima Kasih

Ini cerita tentang seseorang yang memberiku cinta tak berbatas. Seseorang yang mendamaikan hati kita di kala sedang gundah. Menyuapi kita ketika buru-buru berangkat sekolah. Atau tersenyum manis dan terus menyemangati saat nilai tak sempurna. Seseorang yang memberikanku suntikan semangat di saat lemah. 

Seorang pahlawan bagi putra dan putrinya. Seorang koki dengan segudang resep makanan enak. Seorang peneduh dan penyejuk hati seluruh anggota keluarga. Hakim yang bijak disaat anak-anak bertengkar karena sepotong cokelat. Dokter yang cekatan saat ada yang sakit. Perawat yang tahu semua jenis obat dan mengerti cara penangannya. Guru matematika dan bahasa inggris yang handal. Bahkan penyedia cinta yang tak akan pernah habis.

Bunda. Terima kasih telah menjadi bidadari sempurna untuk hidupku. Setiap kasih dan sayang yang engkau berikan sungguh tak terbalaskan. Saya baru menyadarinya ketika saya dewasa. Ketika saya sudah mulai mengerti betapa mulia dan sulitnya menjadi seorang ibu.

Bunda. Terima kasih telah menjadi matahari yang menyinari keluarga kita. Sebuah keluarga yang tak akan lengkap tanpa kehadiranmu. Sebuah keluarga yang terus membutuhkanmu. 

Terima kasih telah mengajarkanku cinta. Terima kasih telah memberikanku pelajaran tentang makna kehidupan. Terima kasih, bun…

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *