Sendirian di Pemakaman Tua

Setiap kali saya melewati pemakaman yang dihiasi pohon besar, selalu ada keinginan untuk masuk. Menurut orang-orang disekitar pemakaman, ini adalah makam para prajurit asing yang gugur disini selama Perang Dunia ke 2. Sore itu langit masih cerah, setelah hujan terus mengguyur Kota Ambon dua hari belakangan. Melihat mentari yang menyembul malu-malu diantara awan, saya pun memutuskan untuk bersepeda sore, Sabtu (23/08). Penat seminggu rasanya harus dihapuskan.    Sepedahan pun dimulai Berbekal dengan uang 10 ribu, tripod dan kamera kesayangan, saya pun mengayuh sepeda menuju Kapaha. Sebenarnya jarak dekat sekali dari Pelabuhan […]

Continue Reading

Just Follow your Travelling Passion, guys!!

Selama saya mengikuti passion saya untuk travelling ke berbagai tempat, seringkali saya mendengar pertanyaan seperti ini : “Kok kamu jalan-jalan mulu sih, dlien? Banyak uang ya?” “Pasti kamu habis banyak uang kan untuk jalan-jalan?” “Kok berani sih jalan-jalan sendiri?” Padahal kalau dipikir-pikir saya tidak melakukan apa-apa, saya hanya mengikuti insting saya untuk travelling. Kecintaan saya pada travelling ini dimulai ketika SD, saat itu saya selalu dibully oleh teman-teman sekolah. Sehingga saya selalu bolos, pamitnya mau berangkat ke sekolah, tapi padahal nyari tempat tidur sambil kerjain PR hingga waktu pulang sekolah. Jarak […]

Continue Reading

Museum Blikon Blewut dan Sejarah Nusa Tenggara

Benda-benda bersejarah dari daratan Flores Jika anda datang ke Nusa Tenggara Timur, lebih tepatnya di Pulau Flores, jangan lupa untuk wisata sejarah. Ada sebuah museum yang harus dikunjungi sebelum kembali ke rutinitas harian yang padat di kota asal. Museum Blikon Blewut yang sudah berdiri sejak 1949, menjadi salah satu tujuan para wisatawan dari seluruh penjuru dunia, namun lebih sering orang Eropa yang datang ke museum ini. Terletak di daerah Ledalero, Kab. Sikka menjadi sebuah lokasi wisata keagamaan. Selain museum, ada juga patung Bunda Maria yang sangat besar di daerah Nilo. Bagian […]

Continue Reading

Mencatat Sejarah Perikanan di Desa Nangahale

sirip ikan hiu yang dikumpulkan Sejarah Nangahale Nangahale adalah sebuah desa nelayan yang berada di bilangan Kelurahan Talibura, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur. Desa nelayan yang dihuni oleh para pengungsi tahun 1992 dari Pulau Babi, Pulau Permaan, Pulau Besar dan pulau-pulau lain yang terkena dampak tsunami besar. Mereka notabene berprofesi sebagai nelayan yang menggunakan alat tangkap berupa pancing dan pukat. Untuk target tangkapan mereka bervariasi, mulai dari ikan layang, tembang, selar, bahkan ikan tuna. Saya malah menemukan Pak Nahril yang berprofesi sebagai pengumpul teripang dan sirip ikan hiu.  Pengalaman menangkap […]

Continue Reading

Ini Cara Gue Mencintai Indonesia, Kamu?

Perjalanan untuk mencintai Indonesia dimulai pada tahun 2008, ketika gue memilih untuk sekolah di luar daerah jajahan gue, Bogor. Pilihan untuk berkuliah di luar daerah (gue memilih Makassar sebagai destinasi pertama), memang tidak salah. Makassar adalah lokasi yang strategis untuk belajar lebih mengenal Indonesia. Dari sini gue mulai mengenal dunia tulis menulis. Dan mulai menuliskan apa yang udah gue lakukan. Indonesia, sebuah negeri surga bagi para petualang. Gue mencintai banyak hal tentang Indonesia. Perjalanan pertama gue di Pulau Khayangan, Makassar menjadi tulisan jalan-jalan gue yang pertama. Ketika mendapatkan komentar positif, gue […]

Continue Reading

Ubud, Kintamani, Tegalalang dan Kita..

di pintu masuk sacred monkey in Ubud Pagi ini saya sangat bersemangat. Karena menurut rencana kemarin, kami akan menjelajahi satu bagian kecil dari Bali. Awalnya kami berniat ke Bedugul untuk mencicipi udara dingin dan melihat salah satu Pura besar yang ada di Bali. Namun, kami lebih memilih untuk pergi ke Ubud, tempat yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya seniman-seniman handal.  Tim kali ini terdiri dari saya, Bang Lalu, Kak Nilma, Bang Firman, Kak Ma’ruf dan juga Bli Ketut sebagai driver kami. Perjalanan dimulai pukul 08.34 Wita, padahal Bli Ketut sudah menunggu sejak […]

Continue Reading

Menyimpan Kenangan di Pantai Pink

Perjalanan kami dimulai pagi, ketika matahari telah tinggi. Jam tangan menunjukkan waktu 09.24 Wita, setelah sarapan kami memulai perjalanan. Dengan menyewa mobil, kami merencanakan field trip ke Tanjung Luar dan Pantai Pink.  Bang Wildan duduk di depan dengan supir, ia ingin dipanggil Mas Dedi. Di kursi tengah ada  saya, Bang Irwan, Bang Firman. Sedangkan Bang Lalu, Bang Juchrin dan Kak Ma’aruf menempati kursi belakang. Lagu dari Tab Bang Wildan terputar sepanjang perjalanan.   Perjalanan ke Tanjung Luar Tanjung Luar terletak di Lombok Timur, kami kesini untuk melihat keadaan di Tempat Pendaratan Ikan […]

Continue Reading

A One Day Journey with Nelda Peterson at Hawai’i

Saya ingin mencoba menuliskan catatan perjalan bersama host family saat aku mengikuti program Homestay. Jadi ketika saya berkesempatan belajar di Amerika, ada sebuah program namanya International Hospitality Center (IHC). We get experience living with Americans for a weekend (2 nights) during the Institute. International Hospitality Center, which has been placing international students with American families for over 30 years, we match participants with the right home.  Usually participants go in pairs. Kami semua menunggu dengan takut. Teman-teman disuguhkan kue kecil dan minuman dingin sambil menunggu jemputan. Kami akan dijemput oleh orang […]

Continue Reading

Masjid di Hawaii dan Washington DC

Pengalaman shalat di negeri orang menjadi sangat mengharukan. Melihat minoritas perempuan berkerudung menjadi sangat menyentuh hati. Bayangkan saja, di antara gempuran orang-orang memakai bikini ataupun baju-baju you can see, mereka masih mau menggunakan hijab. Di Hawaii, masih sedikit orang yang menggunakan hijab sebagai busana sehari-hari. Anda akan menemukan perempuan dengan wajah-wajah Arab yang menggunakan hijab. Saya belum menemukan perempuan kulit putih yang menggunakan hijab. Hmm. kembali ke topik. Saya menulis ini karena permintaan seorang sahabat. Ia ingin sekali melihat masjid di Amerika Serikat. Negara yang notabene mulai meningkat jumlah pemeluk agama […]

Continue Reading

Mengenal Museum di Washington DC

Apa yang pertama kali terpikir ketika mendengar kata museum? Usang, kuno, tak menarik dan tidak terawat bagi orang kebanyakan. Itulah gambaran umum museum yang ada di Indonesia, namun hal ini tak berlaku bagi museum di Washington DC. Natural History Museum tak menyandang gelar tersebut. Kebalikan dari hal itu, museum ini sangat modern bahkan futuristik. Museum ini salah satu bagian dari 19 Smithsonian institute Museum yang terletak di Ibukota Amerika Serikat. Semua museum bebas biaya alias gratis.  Smithsonian Museum Awalnya saya berpikir bahwa museum Smithsonian hanya satu, namun saya salah, Smithsonian Museum […]

Continue Reading