Melihat Proses Pengerjaan Jakarta MRT di Kedalaman 30 Meter

Dengan penduduk lebih dari 9 juta jiwa, Jakarta merupakan kota yang terus berkembang dari hari ke hari. Tingkat kepemilikian kendaraan bermotor juga sangat tinggi. Tercatat ada lebih dari 17.523.967 kendaraan bermotor di Jakarta (Samsat, 2014). Dan pertumbuhan kendaraan bermotor mencapai angka 9,5 persen per tahun, sekitar 4.000 motor. Sedangkan pertumbuhan jalanan hanya sekitar 0,01 persen (Antaranews, 2014). Fenomena pertambahan kendaraan bermotor ini memungkinkan timbulnya gridlock di Jakarta. Gridlock merupakan kemacetan yang benar-benar membuat kendaraan tidak bisa berjalan. Hal ini mulai kita lihat di Jakarta, banyak jalanan yang benar-benar mengalami kemacetan dan […]

Continue Reading

Perpustakaan Habibie dan Ainun yang Menawan

“Terima kasih Allah, Engkau telah menjadikan Ainun dan saya manunggal jiwa, roh, batin, dan hati nurani. Kami melekat pada diri kami sepanjang masa di manapun kami berada…” – kata-kata Habibie untuk Ainun di dalam bukunya. Berkesempatan untuk bertemu Eyang Habibie (panggilan kami kepada Prof BJ Habibie) merupakan anugerah besar bagi saya di tahun ini. Setelah bertemu dengan beliau langsung di acara Welcoming Alumni LPDP, panitia inti diajak untuk mengunjungi Eyang Habibie di Wisma Habibie Ainun. Lokasinya di Jalan Patra Kuningan XIII no. 5, Jakarta Selatan. Ketika pertama kali datang kesini, suasananya adem […]

Continue Reading

Destinasi Wisata di Negeri Tulehu, Ambon

Jika memiliki rencana berpergian ke Ambon jangan lupa untuk menyambangi Tulehu. Sebuah negeri (desa) di sebelah timur pulau Ambon. Termasuk dalam lima negeri dibawah daerah administrasi Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Sebuah negeri yang dipimpin oleh seorang raja. Saat ini Tulehu menjadi sebuah desa yang memiliki penduduk sekitar 20 ribu jiwa. Sebuah angka fantastis untuk ukuran sebuah desa. Berbicara soal daya tarik wisata, Tulehu masih kalah pamor dengan destinasi lainnya. Ia tidak seterkenal Raja Ampat atau kemistisannya belum sememikat Pulau Bali. Tapi ia memiliki ‘mutiara’ tersembunyi lainnya. Tulehu dikenal memiliki tiga […]

Continue Reading

Pantai Jikumerasa di Pulau Buru

Siapa yang tak kenal dengan Pantai Jikumerasa di Pulau Buru? Pantai ini telah masuk menjadi salah satu objek wisata yang paling terkenal di Pulau Buru. Jika datang ke Kota Namlea, selalu sempatkan singgah untuk datang ke pantai ini. Berjarak sekitar 27 kilometer dari Kota Namlea, terletak di Desa Jikumerasa. Menurut Lonely Planet, pantai ini termasuk salah satu pantai yang wajib didatangi ketika singgah di Buru. Dengan pasir berwarna putih terang yang mirip tepung terigu menjadi pantai yang sangat cantik. Apalagi ketika sunrise atau sunset dihabiskan di tempat ini. Saat ini pantai […]

Continue Reading

Fungsi Blog : Menyimpan Kenangan, Sampai Jalan-jalan Gratis

Kebiasaan menulis diari sudah muncul sejak saya duduk di bangku SMP. Saat itu buku tebal bergambar beruang menjadi teman setia sebelum tidur. Diari turunan dari Bunda yang sudah tak digunakan sebagai catatan hariannya, selalu saya isi dengan curahan hati tentang menyongsong hari. Kegiatan dari bangun pagi, perjalanan ke sekolah, kegiatan di sekolah, hingga tertidur selalu dicatat. Petualangan setiap sore di kampung pun menjadi catatan rutin di buku harian. Mulai dari mencari kepiting di sisi sawah yang sedang menguning atau bermain lumpur di kampung sebelah. Belum lagi adegan adu jotos dengan tetangga […]

Continue Reading

Aneka Kuliner Berbahan Pisang dari Sulawesi

Tulisan ini adalah kenang mengenang bagaimana Sulawesi memiliki tempat tersendiri di dalam hati saya. Salah satunya dari sisi kuliner. Beberapa kuliner khas Sulawesi tidak pernah saya temukan sebelumnya di Pulau Jawa. Dan saya pun mendapuk diri saya sebagai salah satu pecinta Sulawesi garis keras. Hahah. Pisang jadi bahasan saya kali ini. Ada apa aja ya? 🙂 1.      Pisang Epe Saya diperkenalkan kuliner ini oleh seorang teman ketika jalan-jalan di Pantai Losari. Jajaran gerobak beragam warna berjejer di sepanjang jalan Pantai Losari. Entah bagaimana wajahnya kini. Sudah setahun lebih saya tak menginjak kaki […]

Continue Reading

Sayonara, (calon) Penyu Sebira!

Sayonara, (calon) penyu Sebira! (source : tim dokumentasi ENJ 2016) Siapa yang pernah mendengar nama Sebira? Pulau yang terletak paling ujung Jakarta ini menjadi rumah tinggal bagi 500 jiwa. Kebanyakan orang di Pulau Sebira sangat mengandalkan potensi kekayaan alam perairan Sebira yang melimpah. Masyarakat Sebira menjadi nelayan yang memfokuskan diri dalam penangkapan ikan selar. Ikan pelagis yang biasa hidup bergerombol (schooling) ini menjadi target utama tangkapan nelayan Sebira. Uniknya, hanya nelayan di pulau inilah Ikan Selar menjadi primadona. Di pulau lainnya, ikan selar tak terlalu terkenal.  Dengan luas hampir 10 hektar, […]

Continue Reading

Olahraga Seru di Tafisa Games 2016 #SportsAreFun

Panjang bener judulnya, dlien. #abaikan Cerita dimulai dari ajakan seorang Travel Blogger ternama kak Vika Octavia #Adlienbelajarmenjilat yang mengajak temen-temen Travel Blogger untuk makan siang bersama dengan Pak Imam Nahrowi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga pada Sabtu, 8 Oktober 2016 di acara Tafisa Games 2016. Saya sudah siap dengan kemeja, celana hitam, dan sepatu kulit. Hingga akhirnya saya tiba di Pintu Barat Taman Impian Jaya Ancol tepat pukul 10.00 WIB sesuai dengan kesepakatan. Sudah ada beberapa blogger ternama disana. Kami diberikan gelang tanda masuk Ancol gratis sebagai salah satu participant acara […]

Continue Reading

Jika Sebira Berbenah Jadi Pulau Wisata

Perkampungan Bugis di tengah Selat Karimata terletak di Pulau Sebira. Dengan luas 8.82 hektar, pulau ini dihuni oleh 506 jiwa (berdasarkan data tahun 2004). Uniknya semua penghuni di pulau ini adalah pendatang. Ketika saya mengunjungi Pulau Sebira ketika kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya 2016, saya menyadari adanya potensi yang tersimpan di Pulau Sebira. Potensi ini yang harus dikelola secara optimal bukan brutal. Saya menyarankan adanya organisasi tingkat desa yang membuat kegiatan-kegiatan dibawah ini. Karena jika dikelola secara perseorangan, tentu akan menimbulkan kecemburuan sosial.  Jika bisa mencontoh, saya akan mengambil contoh pada pengelolaan […]

Continue Reading

Festival Bupolo 2016

Pulau Buru selalu menjadi pulau dengan ribuan kenangan. Apalagi setelah Pramoedya Ananta Toer mengeluarkan buku-buku sensasional yang acapkali dikenal sebagai Tetralogi Buru. Cerita tentang perlawanan seorang pribumi. Ia melawan ketidakadilan yang terjadi pada bangsanya. Tak hanya itu, ia juga dengan berani memberontak terhadap kebudayaan Jawa. Hingga pernah pada tahun 1981, Kejaksaan Agung melarang peredaran buku ini. Karena buku ini dianggap memprogandakan ajaran-ajaran Marxisme-Leninisme dan Komunisme. Namun saat ini kita bisa melihat buku ini dengan mudah dimana-mana. Tapi saat ini saya bukan ingin bercerita tentang buku, saya ingin menceritakan sedikit tentang Pulau […]

Continue Reading