Fungsi Blog : Menyimpan Kenangan, Sampai Jalan-jalan Gratis

Kebiasaan menulis diari sudah muncul sejak saya duduk di bangku SMP. Saat itu buku tebal bergambar beruang menjadi teman setia sebelum tidur. Diari turunan dari Bunda yang sudah tak digunakan sebagai catatan hariannya, selalu saya isi dengan curahan hati tentang menyongsong hari. Kegiatan dari bangun pagi, perjalanan ke sekolah, kegiatan di sekolah, hingga tertidur selalu dicatat. Petualangan setiap sore di kampung pun menjadi catatan rutin di buku harian. Mulai dari mencari kepiting di sisi sawah yang sedang menguning atau bermain lumpur di kampung sebelah. Belum lagi adegan adu jotos dengan tetangga […]

Continue Reading

Aneka Kuliner Berbahan Pisang dari Sulawesi

Tulisan ini adalah kenang mengenang bagaimana Sulawesi memiliki tempat tersendiri di dalam hati saya. Salah satunya dari sisi kuliner. Beberapa kuliner khas Sulawesi tidak pernah saya temukan sebelumnya di Pulau Jawa. Dan saya pun mendapuk diri saya sebagai salah satu pecinta Sulawesi garis keras. Hahah. Pisang jadi bahasan saya kali ini. Ada apa aja ya? 🙂 1.      Pisang Epe Saya diperkenalkan kuliner ini oleh seorang teman ketika jalan-jalan di Pantai Losari. Jajaran gerobak beragam warna berjejer di sepanjang jalan Pantai Losari. Entah bagaimana wajahnya kini. Sudah setahun lebih saya tak menginjak kaki […]

Continue Reading

Sayonara, (calon) Penyu Sebira!

Sayonara, (calon) penyu Sebira! (source : tim dokumentasi ENJ 2016) Siapa yang pernah mendengar nama Sebira? Pulau yang terletak paling ujung Jakarta ini menjadi rumah tinggal bagi 500 jiwa. Kebanyakan orang di Pulau Sebira sangat mengandalkan potensi kekayaan alam perairan Sebira yang melimpah. Masyarakat Sebira menjadi nelayan yang memfokuskan diri dalam penangkapan ikan selar. Ikan pelagis yang biasa hidup bergerombol (schooling) ini menjadi target utama tangkapan nelayan Sebira. Uniknya, hanya nelayan di pulau inilah Ikan Selar menjadi primadona. Di pulau lainnya, ikan selar tak terlalu terkenal.  Dengan luas hampir 10 hektar, […]

Continue Reading

Olahraga Seru di Tafisa Games 2016 #SportsAreFun

Panjang bener judulnya, dlien. #abaikan Cerita dimulai dari ajakan seorang Travel Blogger ternama kak Vika Octavia #Adlienbelajarmenjilat yang mengajak temen-temen Travel Blogger untuk makan siang bersama dengan Pak Imam Nahrowi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga pada Sabtu, 8 Oktober 2016 di acara Tafisa Games 2016. Saya sudah siap dengan kemeja, celana hitam, dan sepatu kulit. Hingga akhirnya saya tiba di Pintu Barat Taman Impian Jaya Ancol tepat pukul 10.00 WIB sesuai dengan kesepakatan. Sudah ada beberapa blogger ternama disana. Kami diberikan gelang tanda masuk Ancol gratis sebagai salah satu participant acara […]

Continue Reading

Jika Sebira Berbenah Jadi Pulau Wisata

Perkampungan Bugis di tengah Selat Karimata terletak di Pulau Sebira. Dengan luas 8.82 hektar, pulau ini dihuni oleh 506 jiwa (berdasarkan data tahun 2004). Uniknya semua penghuni di pulau ini adalah pendatang. Ketika saya mengunjungi Pulau Sebira ketika kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya 2016, saya menyadari adanya potensi yang tersimpan di Pulau Sebira. Potensi ini yang harus dikelola secara optimal bukan brutal. Saya menyarankan adanya organisasi tingkat desa yang membuat kegiatan-kegiatan dibawah ini. Karena jika dikelola secara perseorangan, tentu akan menimbulkan kecemburuan sosial.  Jika bisa mencontoh, saya akan mengambil contoh pada pengelolaan […]

Continue Reading

Festival Bupolo 2016

Pulau Buru selalu menjadi pulau dengan ribuan kenangan. Apalagi setelah Pramoedya Ananta Toer mengeluarkan buku-buku sensasional yang acapkali dikenal sebagai Tetralogi Buru. Cerita tentang perlawanan seorang pribumi. Ia melawan ketidakadilan yang terjadi pada bangsanya. Tak hanya itu, ia juga dengan berani memberontak terhadap kebudayaan Jawa. Hingga pernah pada tahun 1981, Kejaksaan Agung melarang peredaran buku ini. Karena buku ini dianggap memprogandakan ajaran-ajaran Marxisme-Leninisme dan Komunisme. Namun saat ini kita bisa melihat buku ini dengan mudah dimana-mana. Tapi saat ini saya bukan ingin bercerita tentang buku, saya ingin menceritakan sedikit tentang Pulau […]

Continue Reading

Sebira, Pulau Bugis yang Termakan Zaman

Pertama kali menginjakkan kaki di Pulau Sebira saya bertanya-tanya, apakah pulau ini sama seperti yang saya temukan di Google. Banyak yang menyematkan sebagai Pulau Bugis karena menurut beberapa website di Pulau Sebira nyaris 90% penduduknya berasal dari Bugis. Saya sudah menyiapkan beberapa kosakata dalam bahasa Bugis agar bisa bertahan disana. Kata-kata seperti Nganre’ , Massipa’ , Tindro’ menjadi kata andalan.  *) Menurut situs berita tentang Kepulauan Seribu, Pulau Sebira dipersiapkan menjadi KampungWisata Bugis. Hal ini dikarenakan banyaknya rumah dan penduduk Bugis yang masih asli. Sehingga saya berekpektasi lebih tentang pulau yang […]

Continue Reading

Ikan Asin Selar dari Sebira

  Pulau Sebira menjadi pulau yang terkenal oleh ikan asin selarnya. Bau ikan yang sudah diasinkan menguar di pinggir jalan. Sepanjang jalan mengelilingi Pulau Sebira, mata kita akan dipenuhi oleh ikan selar yang dikeringkan. Ikan selar menjadi komoditas utama mata pencaharian nelayan di Pulau Sebira. Tak ayal kita akan melihat jajaran meja terbuat dari bambu yang dipenuhi oleh ikan selar kering. Baik ikan selar utuh maupun ikan selar yang telah dibelah. Beberapa kucing merangsek naik ke dipan bambu.  Merunut pada penjelasan penduduk, Pulau Sebira memiliki keunikan sebagai sentra produksi ikan asin […]

Continue Reading

Kabur ke Malang dari Kampung Inggris

  Judulnya udah provokatif banget. Haha. Selama saya belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris lebih tepatnya di TEST English School, ada pelarian saya selama 2 kali. Kabur dari kelas IELTS dan parahnya berhasil mengajak teman-teman untuk ikut bersama saya. Hahah. ketawasetan Tulisan ini sebagai pengakuan dosa yang indah.  Malang yang terletak di tak jauh dari Kampung Inggris, Pare memiliki ratusan tempat bagus. Jaraknya hanya sekitar 70 km dari Kampung Inggris. Jadi, saya dan teman-teman kamar memutuskan untuk menyewa motor. Harganya cukup murah yaitu 50 ribu per 24 jam. Saya sudah mempunyai […]

Continue Reading

Membayangkan Kisah Roro Jonggrang di Candi Prambanan

Roro Jonggrang gelisah, ia mondar-mandir sedari tadi. Tangannya penuh dengan keringat. Peluh di dahinya tak bisa ia sembunyikan. Ia menerima kabar kematian ayahnya, Prabu Baka di medan pertempuran. Patih Gupala datang kepadanya tertatih-tatih. Roro tak siap menerima kabar ini. Ia gelisah. Kabar kedatangan Bandung Bondowoso, pembunuh ayahnya semakin santer. Kerajaan Baka yang selama ini dipimpin oleh ayahnya akan diambil alih oleh pembunuh itu.   Tak berapa lama, hari itu pun datang. Hari penaklukan Kerajaan Baka. Bandung Bondowoso yang dikirim ayahnya, Prabu Damar Maya memasuki wilayah istana. Keadaan istana kacau balau. Bandung Bondowoso […]

Continue Reading