Cara Kirim Barang dari Belanda Melalui Pulang Kampung

Setiap kali selesai studi, seringkali mahasiswa kelabakan barang-barang kenangan yang ingin dibawa pulang. Keterbatasan bagasi dari maskapai penerbangan, membuat mahasiswa mencari alternatif lainnya. Salah satunya menggunakan jasa pengiriman via laut. Ada beberapa jasa pengiriman dari Belanda ke Indonesia, salah satunya Pulang Kampung. Jasa Pengiriman Barang dari Belanda Tulisan ini merupakan resume dari sebuah postingan di Facebook PPI Wageningen. Karena grupnya tertutup, jadinya saya tulis di dalam blog agar sebagai pengingat bagi saya nantinya dan juga teman-teman yang membutuhkan ketika akan pulang ke Indonesia. Setiap tahunnya, mahasiswa seringkali ingin mengirimkan barangnya melalui jasa […]

Continue Reading

One Fine Day in ‘s-Hertogenbosch

Setelah berkutat dengan exam Periode 1, akhirnya masuk juga masa liburan. Karena boss besar sudah tiba di Belanda, ada satu hal penting yang harus dilakukan. Sebagai ‘Alien’ atau pendatang, dia harus mengambil kartu penduduk di sebuah kota bernama ‘s-Hertogenbosch. Kartu sakti ini bernama Verblijfstitel. Mirip KTP tapi untuk penduduk sementara yang tinggal di Belanda. Setiap orang yang tinggal sementara (1 tahun lebih) di Belanda wajib memiliki kartu ini. Ketika Arif tiba di Belanda, saya sedang menghadapi masa-masa ujian Period 1. Karena itulah perjalanan kami ke ‘s-Hertogenbosch tertunda selama dua minggu. Padahal […]

Continue Reading

Sunrise View from Tatanggo Hills, Namlea

  Sedari pagi kami berusaha menyelesaikan tugas sebelum beranjak dari penginapan. Karena pagi ini adalah pagi terakhir, saya berusaha menghabiskannya untuk menjelajah. Waktu sudah menunjukkan pukul 06.15 WIT. Sebenarnya sudah agak terlambat untuk melihat sunrise, tapi kami berdua tetap memaksa untuk menuju Bukit Tatanggo. Bukit ini masuk dalam daftar wisata andalan Pulau Buru, menurut website resmi Kabupaten Buru.  Perjalanan ke Bukit Tatanggo tidak membutuhkan waktu lama. Dari daerah Simpang Lima jika menggunakan sepeda motor hanya menghabiskan waktu sekitar 5 menit. Kami memberhentikan ojek di depan BNI Namlea, langit sudah berwarna pink […]

Continue Reading

Sweet Escape at Lala Beach

Matahari masih belum nampak, saya bergegas menyiapkan kamera dan air minum. Pagi ini adalah dua hari terakhir sebelum saya meninggalkan Pulau Buru. Karena itu saya tak ingin menyiakan kesempatan. Menurut informasi dari seorang teman, salah satu spot bagus untuk melihat matahari terbit adalah Pantai Lala. Nah, atas rekomendasi inilah saya pun dan kedua teman saya segera mencari ojek untuk mengangkut kami ke Desa Lala. Dalam pemahaman kami bertiga, pantai Lala terletak di Desa Lala. Kami pun menyetop ojek, saat itu waktu masih menunjukkan pukul 5.40 WIT. Langit masih gelap, bintang masih […]

Continue Reading

Para Pahlawan Keluarga di Pulau Buru

ibu-ibu dan anak-anak membantu para nelayan untuk mendorong kapal   Menjelajah di Pulau Buru bagian utara membuat saya semakin kagum dengan mahluk Tuhan bernama Ibu. Mereka adalah para pejuang keluarga selain Bapak sebagai kepala keluarga. Di saat para kepala keluarga berjuang mencari ikan agar bisa mengepulkan asap dapur, para ibu ikut membantu sebisa mereka. Ikut masuk menjadi penopang ekonomi keluarga dan menjadi sumber kekuatan seluruh anaknya.  Di saat musim ikan tuna sedang ramai, para ibu membantu mendorong perahu suami mereka ke laut. Doa pun teriring bersama keberangkatan kapal di pagi buta. […]

Continue Reading

Sendirian di Pemakaman Tua

Setiap kali saya melewati pemakaman yang dihiasi pohon besar, selalu ada keinginan untuk masuk. Menurut orang-orang disekitar pemakaman, ini adalah makam para prajurit asing yang gugur disini selama Perang Dunia ke 2. Sore itu langit masih cerah, setelah hujan terus mengguyur Kota Ambon dua hari belakangan. Melihat mentari yang menyembul malu-malu diantara awan, saya pun memutuskan untuk bersepeda sore, Sabtu (23/08). Penat seminggu rasanya harus dihapuskan.    Sepedahan pun dimulai Berbekal dengan uang 10 ribu, tripod dan kamera kesayangan, saya pun mengayuh sepeda menuju Kapaha. Sebenarnya jarak dekat sekali dari Pelabuhan […]

Continue Reading

Menyimpan Kenangan di Pantai Pink

Perjalanan kami dimulai pagi, ketika matahari telah tinggi. Jam tangan menunjukkan waktu 09.24 Wita, setelah sarapan kami memulai perjalanan. Dengan menyewa mobil, kami merencanakan field trip ke Tanjung Luar dan Pantai Pink.  Bang Wildan duduk di depan dengan supir, ia ingin dipanggil Mas Dedi. Di kursi tengah ada  saya, Bang Irwan, Bang Firman. Sedangkan Bang Lalu, Bang Juchrin dan Kak Ma’aruf menempati kursi belakang. Lagu dari Tab Bang Wildan terputar sepanjang perjalanan.   Perjalanan ke Tanjung Luar Tanjung Luar terletak di Lombok Timur, kami kesini untuk melihat keadaan di Tempat Pendaratan Ikan […]

Continue Reading