Tahta Mahameru, sebuah cerita dari Ranu Pane

  Membaca buku Tahta Mahameru, seperti membaca sebuah buku diary seorang bernama Faras, Ikhsan dan Mareta. Bukan sebuah diary sembarangan, si penulis menceritakan kehidupan pribadi mereka dengan sangat lugas. Bukan hanya itu, buku ini sangat menyentuh. Menyentuh seseorang yang hidupnya berantakan dan butuh “pertolongan”. Ceritanya memiliki alur maju mundur. Terkadang kita akan dibawa pada kejadian lima tahun lalu, empat tahun lalu, tiga tahun lalu dan kejadian saat ini. tokoh yang menceritakan pun berbeda-beda tergantung si penulis mau menceritakan dari sudut pandang tokoh yang mana. Tapi notabene, cerita menjadi dominan antara pencarian […]

Continue Reading