Cerita Rumah Sakit #2 (Kumpulan Ibu RT)

Seminggu sudah Datuk saya dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita. Beliau didiagnosa memiliki penyumbatan di jantungnya. Ada tiga sumbatan yang tertangkap oleh MSCT Scan. Karena itu Datuk diharuskan untuk dirawat di RS. 
Selama saya menunggui Datuk di rumah sakit, saya bertemu dengan banyak keluarga pasien. Disini saya melihat ada interaksi yang sangat menyenangkan. Keluarga pasien saling bertanya dan saling support agar keluarga mereka yang dirawat diberikan kesembuhan. Banyak dari mereka yang saling mengobrol seakan mereka sudah mengenal sejak lama. 
Bahkan beberapa dari mereka membuat embel-embel Ibu RT kepada salah seorang ibu yang sudah sangat lama tinggal di RS. Wanita paruh baya yang mendaulat dirinya sudah tinggal selama lebih dari 3 minggu, membuat dirinya hafal dengan muka penunggu pasien yang lain. Ia terlihat ramah kepada seluruh keluarga pasien. Beberapa kali saya menemukan ia sedang menghibur keluarga pasien dan ikut bercengkrama bersama mereka. Jika ada keluarga pasien yang sedang menangis, ia datang dan menyabarkannya. 
Hingga akhirnya ada beberapa pasien yang sembuh dan meninggal dunia. Keluarga pasien pun berganti lagi. Ia pun masih tetap bertahan menunggu suaminya. Tetap membuat suasana ceria. Rasanya ruang tunggu di lantai 3, sudah seperti kumpulan ibu-ibu arisan. 
Kebijakan rumah sakit untuk menyimpan keluarga pasien di dalam satu ruangan besar sudah tepat. Mereka saling mensupport dan saling mendukung. Karena ada beberapa keluarga pasien yang hanya menginap sendirian. Dengan adanya komunikasi intensif antara keluarga pasien, membuat mereka saling menguatkan dan merasa tidak sendirian. 
Ketika saya berkunjung  ke kamar Datuk di ruangan 1345 dan bercerita tentang hal ini, beliau  pun tersenyum kecil. Ia tak percaya jika ada Ibu RT di ruang tunggu. Namun memang itulah keadaannya. Jika masih di Indonesia, semua bisa terjadi.. πŸ˜€
Dan saya paham, bahwa kebersamaan sangat menenangkan dan membuat hidup lebih terasa hidup. 
Get well soon, Datuk…
Ditulis di Ruang Tunggu Intermediate Rumah Sakit Harapan Kita
9.28 AM Minggu, 6 September 2015

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *