Perjalanan ke De Blauwe Kamer

De Blauwe Kamer adalah sisi sungai di sebelah utara Lower Rhine antara Rhenen dan Wageningen. Disinilah tempat yang menjadi titik strategis bagi hewan-hewan dan bisa dikatakan ecological main structure. Karena dengan luas sekitar 1,2 km persegi membuat tempat ini sangat menyenangkan jika ingin menikmati pinggir sungai.

Awalnya karena ingin membeli apel yang katanya Daniel murah, akhirnya kami bertiga memutuskan untuk pergi kesana. Saya, Fifi dan Daniel sebagai leader perjalanan kali ini. Tujuan awal kami adalah apel. Hanya itu.. Jadilah kami pergi menggunakan sepeda, karena memang di Belanda transportasi utama lebih banyak menggunakan sepeda. Kami mengayuh sepeda lumayan pelan, karena pada dasarnya kami ingin menikmati perjalanan ini. Toko yang kami tuju terletak di dalam Provincie Utrecht, tapi sebenarnya gak terlalu jauh, sekitar 4 km aja dari Asserpark.

Setelah kami mendapatkan apel yang kami ingin beli di Toko J van Leijn, tiba-tiba terbersit keinginan untuk pergi ke Rhenen. Karena sudah sampai disini, kenapa gak lebih jauh lagi?

Akhirnya kami pun mengayuh sepeda lebih jauh lagi, dan ternyata kami masuk ke daerah De Blauwe Kamer. Kalau diartikan secara harfiah, De Blauwe Kamer berarti Kamar yang Biru. Blauwe itu biru dan Kamer itu kamar. Jadi kebayangkan kenapa namanya  De Blauwe Kamer? Karena disini adalah salah satu part ecological main structure bagi Belanda.

De Blauwe Kamer Untuk Walking

De Blauwe Kamer merupakan project natural park yang dimulai pada tahun 1992 yang digagas dalam Plan Ooievaar. Bagian ini merupakan riverbank bagi aliran sungai Nederijn yang dikombinasikan dengan padang rumput sebagai tempat makan atau grazing area.

Jadi De Blauwe Kamer ini merupakan tempat yang seru untuk jalan-jalan sore bareng keluarga. Yang saya suka dari Belanda adalah orang-orang yang membutuhkan perlakuan khusus seperti kursi roda pun disediakan jalurnya. Sehingga tak jarang jalur ini sering ramai oleh pengunjung apalagi hari sabtu atau minggu. Selain itu ada beberapa toko yang menyediakan selai atau madu yang dipanen dari sekitar De Blauwe Kamer.

tim bertiga! 🙂

Rumah bagi Hewan

Kami gak masuk dan eksplore ke dalam Blauwe Kamer karena memang waktunya hanya sedikit. Jadi kami hanya fokus mengikuti jalur sepeda yang terletak di pinggir sungai Nederijn. Sepanjang perjalanan kami hanya mendengar bunyi burung dan juga melihat beberapa hewan di dalam area De Blauwe Kamer. Saya sempat bertemu dengan Wallaby yang mirip dengan kangguru. Walaupun badannya lebih kecil sih.. Selain itu saya juga sempat bertemu dengan kumpulan bison di dalam area De Blauwe Kamer.

Wallaby yang mirip kangguru

Tak heran jika kalian bisa menemukan hewan-hewan disana, karena memang area De Blauwe Kamer diperuntukkan bagi hewan-hewan. Menurut mbah Wikipedia, disini juga sebagai habitat bagi kelinci, muskrat, berang-berang, rubah dan hewan pengerat lainnya. Tak hanya itu, beberapa spesies burung juga bermukim disini.

Jadi kalau ke Wageningen dan butuh jalan-jalan santai di dekat area rumah, De Blauwe Kamer bisa jadi pilihan kalian 🙂

 

ditulis di Bennekom

0:25 CET, Sunday 22 April 2018

sambil dengar lagu New World – L’Arc en Ciel

You may also like

Tinggalkan Balasan