Kado Pernikahan untuk si Kribo

aaammmm..
Tuhan selalu Maha Baik. Benar-benar baik. Terhadap kamu yang berbahagia pagi ini. Di Bandung, dimana Tuhan sedang tersenyum ketika sedang menciptanya.
Saya mengenalmu sejak kita sama-sama duduk di bangku kuliah. Kamu yang berasal dari sebuah daerah di kawasan Sulawesi Selatan, memperkenalkan diri sebagai Eman. Punya gaya rambut pendek cepak yang bergelombang. Dengan background sebagai santri, beberapa kali kamu mengeluarkan ayat-ayat Tuhan ketika menasehati. Masih ingatkah ketika saya mempertanyakan dimana lokasi “Bantaeng” dan beberapa kali salah menyebut menjadi Banteng?

Perkenalan itu hanya sesaat dan kita berpisah dengan kelompok masing-masing. Sibuk dengan teman-teman yang berkelompok dan tak membaur. Hingga akhirnya setelah kita dikukuhkan sebagai keluarga mahasiswa Kelautan, hubungan persaudaraan pun tercipta. Kamu mengajak kami, keluarga barumu untuk liburan ke rumahmu, mengenal adik-adikmu dan kedua orangtua. Lahir sebagai anak pertama, membuat kita memiliki banyak kesamaan sifat dan watak. Sama seperti keras kepalamu yang tak pernah berubah.

mezeight team
Setelah itupun kita sering bertukar cerita. Mulai tentang wanita, organisasi, politik, mahasiswa, bahkan tentang cinta. Saya masih menyimpan rahasia kita berdua. Hahaha. Biarlah waktu yang menguburnya dan membuatnya menjadi serpihan kenangan masa remaja. 
Waktu pun melaju dengan cepat, kita segera sibuk degan rencana-rencana serta kerja-kerja. Dan ketika kamu menemukan seseorang yang akhirnya berusaha mengerti tentang kamu, saya turut berbahagia. Akhirnya si Kribo yang saya kenal telah menjelma menjadi pria setengah dewasa. Kamu mengakui mencintai seorang wanita di pulau seberang sana. 
Namun hidupmu ternyata tak mudah. Kamu mendapatkan ujian dan cobaan di tahun ketiga. Ujian yang takkan pernah saya, kamu, teman-teman serta kedua orang tuamu lupa. Kamu terkurung dan alpa melihat dunia. Tapi wanita yang kamu cinta tetap memegang tanganmu dan bahkan menerimamu dengan tangan terbuka. Ia yang tetap berdiri dengan tegar disampingmu dan memberikan dukungan. Dan saat itu kita semua tahu, bahwa ia lolos ujian cinta dan kesetiaan.
Dan kamu tahu ternyata Tuhan memberikan akhir yang indah, walaupun hidupmu pernah penuh dengan luka. Oktober ini bisa saya katakan sebagai bulan bahagia. Kamu berhasil wisuda dan memulai hidup bahagia bersama wanita yang kamu cinta. Betapa skenario indah telah dicipta Tuhan bagimu yang tegar dan tabah.
Doa ku sebagai seorang sahabat yang lagi-lagi akan trpisah jarak, semoga keluarga kecilmu selalu bahagia. Kalian berdua pernah mencicipi susahnya kehidupan, semoga akan lebih mudah menjalaninya ke depan. Selamat menggenap, selalu saling melengkapi dalam suka maupun duka.

mereka berdua kaku banget. hahaha
semoga cepet dapat momongan
“Barakallahu lakum wa baraka ‘alaiyka wa jama’a baiynakumaa fii khoir”
Mudah-mudahan Allah SWT memberik kalian keberkahan dan melimpahkan atas kalian keberkahan.
Aamin ya rabbal alamin…
Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.
(Qs. Ar. Ruum (30) : 21)

rusuh
rusuh
ihiy
pasangan sejagad hari ini
ditulis ketika menuju Jakarta
21:31 WIB, Sabtu 24 Oktober 2015
 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *