kebodohan itu terulang kembali

lagi-lagi ricuh di UH. bosan juga liat kericuhan mewarnai kampus merah ini. kali ini yang bertikai adalah FT dan FISIP. hufh. again….
pemicu tawuran diindikasi dari inaugurasi FMIPA, Selasa (24/05). kejadian awal di mulai dengan pengusiran anak FT dari inaugurasi karena terlalu ribut oleh panitia. dri sini lahir keributan kecil, tiba-tiba salah satu penonton keributan terkena pukulan. ternyata penonton tersebut adalah anak Administrasi 2009. yaudah deh, kacau mulai dari situ. kedua belah pihak merasa harus mengambil tindakan. tapi, keributan kali ini bisa diredam..
Finally,, chaos lagi pas hari Rabu (25/05). gue langsung dapet info dri satpam kalau mau pecah jam 1. yawdah, stand by di identitas. akhirnya, chaos pun terjadi. awalnya cuma beberapa mahasiswa yang saling serang. tapi lama kelamaan massa dari kedua belah pihak semakin banyak. massa dari FT dan FISIP saling melempar batu dan pecahan kaca.
selama gue ambil gambar, nyaris kena batu beberapa kali. walau pada akhirnya gue kena 2 lemparan. pertama di punggung dan lemparan kedua di kaki kiri. hha. luka perang….
chaos mulai dari jam 13.30 sampai akhirnya polisi bisa nenangin kedua pihak sekitar pukul 16.30. cukup lama lah.
gue sebenarnya bingung, mau ketawa atau sedih?
gue tertawa untuk kebodohan kita dan sedih karena liat teman-teman terluka. kenapa gue bisa bilang ini kebodohan, karena menurut salah satu berita di Tribun Timur (24/05), banyak perusahaan yang black list alumni UH karena seringnya terjadi tawuran di dalam kampus.
jujur, gue adalah salah seorang yang menyenangi “game tukaran batu” ini. tetapi, kalau kita liat akibatnya nanti setelah kita lulus, pasti kita akan menyesalinya. entahlah, apa pikiran kawan-kawan mengenai hal ini. karena gue juga masih bingung bagaimana menyikapi hal ini. hha.
yang pasti, gue berharap kebodohan ini tidak akan terulang lagi.
kalau dilihat dri sisi “kenakalan remaja” gue masih menganggap ini wajar. kita hanya sedang bermain “game tukar batu”. kalau menurut gue, dinamika menjadi mahasiswa salah satunya juga merasakan asiknya ikut tawuran. buat yang ikut tawuran dan berada di garis depan akan dianggap paling rewah (berani. red). hha. dan buat pelempar juga akan merasakan adrenalin memacu ketika batu mengenai salah seorang “tetangga” kita. kayak menang perang. 
coba deh kita pikir, kalau saja kalian ikut berperang di jalur Gaza atau Afganistan pasti kalian akan dapat pahala. dan juga akan mati syahid. hhe. betul gag? jadi lebih baik simpan energi berlebih kalian untuk hal positif.. 
tetap semangdh kawan-kawan seperjuanganku…
 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *