Keinginanku ke Teluk Jailolo

Mendengar kata Jailolo membuat saya teringat ketika masa SD. Pelajaran Peta Buta membuat saya harus menghafal nama-nama daerah, teluk dan gunung di Indonesia. Namanya yang unik, membuat saya masih terngiang kata itu hingga saat ini. Teluk Jailolo terletak di daerah timur Indonesia, tepatnya di daerah Halmahera Barat.  
Teluk Jailolo merupakan salah satu destinasi terbaik di Kabupaten Halmahera Barat. Dimana Halmahera Barat merupakan salah satu kabupaten yang terkena pemekaran dari Kabupatan Maluku Utara. Ia berpisah pada tanggal 25 Februari 2003. Saya pun lazim mendengar kata Halmahera Barat karena teman sekamar saya adalah orang asli disana. Mirna namanya, ia lumayan mengetahui banyak hal tentang Halmahera Barat. 
Jika saya mendapatkan kesempatan datang dan mengunjungi Halmahera yang ingin saya lakukan adalah menyelami keindahan bawah laut Teluk Jailolo. Keindahan bawah laut Teluk Jailolo sudah terkenal di seluruh Indonesia bahkan dunia. Bahkan Nadine Chandrawinata saja mengakui keindahan bawah laut Teluk Jailolo.
Hewan-hewan cantik nan manis seperti nudibranch atau kelinci laut, dengan mudah bisa ditemukan di Teluk Jailolo. Keragaman jenis hewan air bukan hanya nudibranch, namun jenis Ikan Gobi, Pipe Fish, Crocodile Fish, Mandarin Fish, sering dilihat berseliweran disana. Bisa dikatakan, Teluk Jailolo memiliki tingkat keanekaragaman jenis biota yang sangat tinggi. Bukan hanya itu saja, disini juga mudah dijumpai beberapa jenis hiu seperti Hiu White Tip maupun Black Tip.
Namun untuk mendapatkan panorama keindahan bawah laut, datanglah pada bulan Mei-Oktober. Karena itu jangan heran, Festival Teluk Jailolo pun diadakan pada bulan tersebut. Namun Festival Teluk Jailolo bukan hanya berbicara tentang keindahan bawah laut. Ada juga festival budaya yang diadakan pada acara tersebut. Misalnya saja kesenian khas daerah dari berbagai desa. Sebut saja group Argetos Tarian Yanger dari Desa Tosoa, group Agape dari Desa Todowongi, Payo Tarian Legu Salau dari desa Kamomeng dan Tuada, yang ikut memeriahkan Festival Teluk Jailolo pada tahun 2010 lalu. 
Ketika saya mendapatkan kesempatan hadir ke acara Festival Jailolo, saya akan mempelajari sejarah disini. Wisata kota, wisata budaya, wisata kuliner dan wisata alam adalah hal yang harus saya lakukan ketika tiba di Jailolo. 
Rencana perjalanan saya ketika tiba di Jailolo. Semoga!!
Hari pertama
Menempuh perjalanan eksotis selama satu jam ke kota Jailolo yang  merupakan  Ibukota Halmahera Barat, dari Pelabuhan Dufa-Dufa Kota ternate dengan Speed Boat. Jailolo memiliki keindahan alam yang dapat dinikmati dari kaki Gunung Jailolo serta pelabuhan Jailolo. 
Hari Kedua
Jalan-jalan ke desa Mutui yang harus ditempuh menggunakan Katinting selama 30 menit dari Jailolo. Melihat kekayaan alam berupa Pala, Cengkih dan Kopra. Mencoba menengok kembali sejarah, kenapa bangsa asing sangat menyenangi Indonesia
Hari Ketiga
Menjelajahi Desa Susupu dengan jarak tempuh 45 menit dari pusat Kota Halmahera Barat,dengan menggunakan mobil pribadi. Desa ini mempunyai Objek wisata pantai, mungkin menarik bisa melihat kekayaan alam di desa-desa. 
Hari keempat
Mengikuti upacara makan minum bersama di Sasadu, rumah adat beratap anyaman daun sagu. Sambil menikmati sajian, mereka akan membawakan tarian dan lagu tradisonal, termasuk tarian “Legu Salai” dan “Sara Dabi-Dabi” yang sering ditampilkan pada saat upacara adat.
Hari kelima
Mengunjungi Benteng Toluko adalah Benteng pertama yang didirikan bangsa Portugis. Benteng Toluko dibangun oleh Bangsa Portugis pada tahun 1512, dengan nama Benteng Santo Lukas. Setelah itu pergi ke Benteng Nostra De Rosaria, tapi Benteng ini lebih di kenal orang dengan nama Benteng Castela, 
Hari keenam hingga ketujuh
Mencicipi keindahan bawah laut di Teluk Jailolo dengan menyelam maupun snorkeling. Melihat keindahan bawah laut, sehingga saya bisa menceritakan keindahan Teluk Jailolo kepada yang lain.Keindahan Teluk Jailolo yang harus dicicipi dan dinikmati bukan hanya saya saja, tapi semua orang!!
Semoga Teluk Jailolo menjadi destinasi terbaik dari Indonesia. Karena bukan hanya keindahan bawah laut saja namun wisata kuliner dan wisata budaya bisa didapatkan ketika ke Jailolo.

tulisan ini diikutsertakan untuk Lomba Festival Jailolo 2012.  semoga menang, amien.. 😀

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *