menapaki jalan ke arah Tanjung Bayang

ini dimulai karena sebuah pamflet yang mengajak untuk bersepeda mulai dari Fly Over pagi ini. acara dimulai pukul 6.00 pagi, emang dasar gue kebo, gue baru bangun jam 7 pagi. huah. langsung bangunin Ilham untuk antar ke Karebosi. melihat jam sudah menunjukkan pukul 7.30. alhasil, buru-buru ke Losari. tapi sesampainya disana tidak ada stand atau acara apapun. huah.
yasudh, gue berencana melihat teman-teman angkatan 34 Kopma di Tanjung Bayang. perjalanan nekat pun dimulai. dengan berbekal sebotol air putih, gue menuju Pondok Samudera 6, berharap bisa mendapatkan air minum. hhe.
gue pun mengayuh sepeda semakin cepat ketika Januar bilang kalau mereka masih di sana sampai jam 9. tapi gue hanya bisa kecewa karena anak-anak sudah pulang semua. menurut empunya pondok, “mereka baru keluar sekitar 5 menit yang lalu”.. hhikz. perih…
yawdah, gue kayuh sepeda dengan setengah hati. hhikz. menangis…
selama di perjalanan gue cuma ambil hikmahnya ajj, karena gue bisa mengurangi emisi karbon yang udah terlalu banyak dan gue juga bisa menikmati pemandangan kota ruwet ini. hhe.
gue juga sempat berbincang-bincang dengan seorang kakek yang berprofesi sebagai pengemis di depan kantor Walikota. dia sudah berumur 70 tahun, gue agak lupa namanya. hhe.
trus singgah di Kostnya Ilham untuk pinjam kamar mandi dan akhirnya perjalanan di lanjutkan. gue beli susu kedelai, tapi kalau di Makassar disebut dengan air tahu. penjualnya berasal dari Jawa Timur, Kediri. dia adalah salah satu perantau yang mencoba peruntungan nasib disini. Anton, namanya. dia lulusan SMA di Jatim, tapi cari kerja disini. “kalau di sini gampang cari uang, mbak. udah gitu gag malu untuk jualan apapun.” waaw, jawaban yang sangat jujur. hhe.
yak, goes-an sepeda terus menuju Unhas tercinta. hha.
jadi hari ini gue pecahin record lagi…
mulai dri Karebosi-Losari-Tanjung Bayang-Unhas.
hha

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *