Menyelam Sambil Bergaya di Umbul Ponggok

Perjalanan kali ini disponsori oleh Dinas Pariwisata Jawa Tengah #FamtripJateng dalam rangka menyemarakkan #66thJawaTengah. Jadi jangan bingung jika dalam satu minggu ini saya akan banyak memposting tentang keindahan Jawa Tengah. 🙂
Destinasi pertama kami adalah Umbul Ponggok yang terletak di Desa Ponggok, Kab. Klaten, Jawa Tengah. Titik keberangkatan kami dimulai dari Semarang. Jarak antara Semarang ke Klaten ditempuh dalam waktu 2 jam. Kebetulan kami datang kesini pada hari Sabtu, sehingga kawasan Umbul Ponggok sangat ramai. Lokasi ini menjadi salah satu destinasi wisata andalan Jawa Tengah. Menurut guide di Umbul Ponggok, kolam ini mulai dibuka sejak tahun 2012. Namun keberadaan kolam ini menjadi hits sekitar tahun 2014. Kolam ini terletak persis di pinggir jalan Raya Desa Ponggok, sehingga akses menuju Umbul Ponggok termasuk mudah dicapai.
Umbul Ponggok merupakan kolam mata air terbesar di Desa Ponggok. Sebenarnya masih banyak umbul-umbul lainnya di Klaten, sebut saja Umbul Banyubilih. Umbul Ponggok ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Pada awalnya digunakan sebagai pengairan perkebunan tebu di masa penjajahan Belanda. Tempat ini terus mendapatkan perkembangan hingga saat ini menjadi destinasi wisata di Jawa Tengah.
Tiket masuk ke Umbul Ponggok juga relatif murah. Tidak ada perbedaan antara Wisatawan Lokal dan Mancanegara, semuanya 10 ribu per orang. Uniknya Umbul Ponggok ini dikelola oleh warga Desa Ponggok. Menurut Pak Juned, selaku tour guide kami, warga Desa Ponggok memasukkan saham dalam pengembangan Umbul Ponggok. Setelah Umbul Ponggok menjadi destinasi wisata karena gotong royong para warga, semua pemilik saham mendapatkan untung. Ekonomi kreatif seperti usaha penyewaan kostum pemotretan dan kuliner lokal ikut mendapatkan imbas dari Umbul Ponggok. Efek domino inilah yang harusnya bisa dipelajari oleh daerah wisata lainnya.
Kami mendapatkan pengarahan dari petugas Umbul Ponggok. Menurut beliau, Umbul Ponggok ini merupakan kolam yang berasal dari mata air. Kedalaman kola mini tidak sama, mulai dari 1 meter hingga 3 meter. Semakin ke tengah semakin dalam. Dari atas kolam kita bisa melihat ikan warna-warni berseliweran di kolam. Bagi yang tidak bisa berenang disarankan menggunakan life jacket, agar tidak terjadi kecelakaan. Selain itu kami juga akan diberikan kesempatan untuk berfoto di bawah air bersama fotografer professional.
motoran bebas debu
Setelah berganti kostum, saya segera menceburkan diri ke dalam kolam. Segar! Selain itu mata tidak perih dan nafas terasa segar. Itu kenapa saya suka sekali berenang di sungai dibandingkan di laut. Haha. Oia, Umbul Ponggok ini menyediakan tempat latihan bagi pecinta diving. Saya sempat bertemu dengan diver yang berpose di kedalaman 3 meter bersama ikan-ikan. Hal ini dikarenakan nuansa di bawa air mirip seperti di laut, membuat latihan diving serasa di laut langsung. Kita tak perlu membawa dive gear sendiri, karena disini kita bisa menyewa dive gear. Jika ingin snorkeling, mereka pun juga memiliki penyewaan alat snorkeling. Semuanya lengkap. Untuk jasa sewa fotografer termasuk terjangkau, dengan harga Rp. 100.000 per jam kita bisa mendapatkan hasil foto yang mengagumkan.
Selain itu tempat penyewaan ini juga menyewakan equipment seperti sepeda, becak, motor, bendera, tenda, kursi, laptop, dan lain-lain. Equipment ini juga menunjang hasil foto yang berbeda dari biasanya. Kami diberikan kesempatan untuk berfoto di beberapa equipment seperti motor, sepeda, dan becak. Keren lah.. Disini kita bisa melakukan foto pra-wedding, foto untuk merayakan kelulusan,  berkemah atau mau foto seperti putri duyung. Semuanya bisa dilakukan.
Kita menghabiskan waktu sekitar 3 jam di Umbul Ponggok untuk berenang dan berfoto. Saya berkali-kali mendapatkan kesempatan berfoto. Berkali-kali pula saya latihan mengambil nafas untuk mendapatkan foto bagus. Haha. Mas-mas fotografernya juga baik loh (bisa dicek ke IG nya @zauraphotograh)
Tips sebelum datang ke Umbul Ponggok adalah : belajar berenang. Karena di tempat ini kita diwajibkan menahan nafas selama mungkin untuk mendapatkan foto yang bagus. Selain itu jangan panik jika diminta untuk masuk ke dalam air. Biasakan diri di kolam renang merupakan tips terbaik sebelum datang kesini. Sayang kan kalau jauh-jauh ke Umbul Ponggok tapi gak dapat foto bagus? Oia, selain itu pilih penyewaan kamera serta fotografer yang sudah ahli. Jangan sampai menyesal tidak mendapatkan foto bagus karena salah pilih fotografer.
Selamat bermain air disini dan dijamin ketagihan.
Umbul Ponggok

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Visit Jawa Tengah 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah @VisitJawaTengah

Baca juga tulisan geng #bloggerhore yang ikut dalam kegiatan #FamtripJateng pada tanggal 27-29 Agustus 2016 . Perjalanan ini disponsori oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. 

1. Danang :   Senja di Candi Plaosan
Ditulis di Sekretariat ISKINDO
Rabu, 31 Agustus 2016, 4:30 PM
Sambil dengar lagu Gagal Bersembunyi milik The Rain

 

You may also like

17 Comments

  1. ya beginilah kalau anak kelautan lihat air melimpah. langsung nggak bisa diem, bawaannya renang sana renang sini sampai-sampai SEMUA GO PRO ISINYA FOTO INI ANAK DOANG!

    *masih esmosi kalau lihat folder underwater hahaha

  2. Enaknya berenang di air tawar dan tanpa kaporit tuh mata gak perih ya. Jadi kalau disuruh bolak balik masuk ke air sih, dijabanin aja 😀

Leave a Reply