Nasib Perempuan Pesisir

Pernahkah kalian mencoba datang dan berkunjung di daerah pesisir? Sebuah daerah yang lekat dengan kata “kemiskinan”. Melihat secara langsung daerah yang seharusnya butuh perhatian lebih oleh kita dan pemerintah. 
Sebanyak 30 ribu penduduk miskin di negeri ini hidup di pesisir pantai dan bekerja sebagai nelayan. Mereka umumnya miskin karena hasil tangkapan tak menentu akibat cuaca yang tak bersahabat. Belum lagi harga bahan bakar minyak yang semakin tinggi. Jarang mencukupi antara pemasukkan dengan pengeluaran setiap kali melaut. 
Istri nelayan, karena tidak memiliki pengetahuan yang memadai, membuat mereka bekerja serabutan. Misalnya membuat arang dari akar mangrove, ikut memilin kail untuk suaminya melaut, dan juga mengurus anak. Masih sedikit perempuan pesisir yang tersentuh oleh bantuan.
Mereka adalah orang-orang yang membutuhkan bantuan dalam perluasan wawasan mereka. Ketidapedulian pemerintah terhadap mereka membuat para perempuan pesisir kurang berdaya guna.
Padahal jika pemerintah ikut memperhatikan mereka maka taraf ekonomi bisa diangkat. Misalnya diversifikasi hasil laut dioptimalkan maka hasil ekonomi bisa bertambah. Pembuatan bakso ikan, pembuatan dodol rumput laut, sirup mangrove, dan berbagai produk lainnya. 
Padahal perempuan pesisir bisa menjadi pilar ekonomi kerakyatan jika dioptimalisasi. Mereka bukan hanya mengurus anak, tapi ikut dalam lingkar produksi.
Hidup perempuan pesisir!!
*catatan Seminar Antropology “Peran Gender dalam Pembangunan Kota Makassar” di Gedung Baruga Pettarani, 11 April 2012.

You may also like

2 Comments

  1. ia aku pernah ke sumatra selatan tepatnya di pantai panjang….disana hampir semua perempuan yang melayani pembeli di pasar nelayan yang ramai…..para lelaki tugasnya melaut….! nice attention kakak…!

  2. Yaps, perempuan pesisir adalah orang yang paling bekerja keras. mereka orang-orang yang harus diapreasiasi. 😀
    semoga Pemerintah lebih mengerti posisi tawar perempuan..
    Makasii ya udah berkunjung.. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *