Sejarah Uang #SGWUR

Saya akan sedikit sharing tentang history of money. Kerang pakai sebagai uang di Afrika Mid eighty pakai cigarretes di Jerman East coast of US, inidigenous people menggunakan kerang. Money decide of the community. Trust lodged in the preciousness , social cohesion and power of rulers Rulers bisa force. Tapi rulers tidak powerful enough untuk membuat trust. Any two ot these three. Commodity standard, 1915 dibuat dari copper, bronze, silver, gold. Its not very practical in small business. Bronze di Cina exchange of value. Coinage appears about 3000 years ago. Stamped lumps […]

Continue Reading

Cara Mengurus Akta Kematian

  Innalillahi wa innalillahi rajiun. Setiap manusia pasti akan menemui kematian. Setelah kehilangan Mbah Rayi bulan lalu, saya diminta untuk mengurus Akta Kematian. Akta Kematian saya gunakan untuk membuktikan ke pihak asuransi di Belanda bahwa ada keluarga dekat yang meninggal. Dengan Akta Kematian, biaya perjalanan bisa diganti oleh pihak asuransi. Tapi biasanya hanya orang terdekat. Silakan baca tulisan saya tentang AON insurance. Apa itu Akta Kematian? Sama seperti Akta Kelahiran, Akta Kematian merupakan tanda bukti bahwa seseorang telah meninggal. Biasanya Akta Kematian digunakan untuk mengurus asuransi si mayit atau sebagai penetapan […]

Continue Reading

Seminggu Tanpa Jajan – Social Experiment

Setelah tidak sengaja masuk ke dalam tulisan ini “Business Insider- No Spend Month Saving Money Experiment“, akhirnya saya kepikiran untuk mencoba gaya hidup ini selama satu minggu. Satu minggu persis sebelum saya bertolak ke Italia. Jadi uang yang tidak saya gunakan untuk jajan, bisa saya simpan untuk pengeluaran selama di Italia nantinya. Eksperimen ini saya mulai sejak hari Senin, 6 Agustus dan akan berakhir pada tanggal 12 Agustus. Jadi peraturan dari tulisan ini adalah kita boleh membeli bahan-bahan makanan ataupun barang-barang keperluan rumah tangga. Karena bahan makanan tidak dihitung sebagai jajan. […]

Continue Reading

Cara Mendaftar Asuransi Pasangan di Belanda

Di Belanda, setiap orang wajib memiliki asuransi kesehatan. Selama ini setiap mahasiswa asing yang datang pasti akan didaftarkan asuransi oleh pihak universitas.Tapi tidak dengan pasangan mahasiswa asing yang datang ke Belanda. Jadi setiap pasangan diwajibkan untuk mendaftar sendiri ke pihak asuransi. AON insurance Ketika datang ke Wageningen University, saya sudah didaftarkan oleh pihak universitas. Mereka memilih AON insurance for student sebagai partner asuransi setiap mahasiswa di Wageningen University. Ketika saya mendaftar, saya hanya perlu membawa formulir pendaftaran dan juga BSN number. Semua formulir diserahkan melalui online. Tak lama saya mendapatkan nomor […]

Continue Reading

Belanja di Toko Barang Bekas Belanda

Berbelanja barang bekas bukanlah hal yang tabu bagi masyarakat di Belanda. Karena mereka sadar masih banyak barang bekas yang sangat layak pakai. Perkenalan saya dengan toko barang bekas di Wageningen adalah Kringloop. Kringloop merupakan toko barang layak pakai di Belanda, bahkan saya pernah melihat toko Kringloop di Bremen, Jerman. “Kringloop” sendiri artinya Cycle atau lingkaran. Jadi barang-barang yang dijual disini adalah barang yang pernah digunakan oleh orang lain. Barang yang bisa kita temukan disini mulai dari barang fashion seperti jaket dingin, tas tangan, topi, ikat pinggang, dan lain sebagainya. Tak hanya […]

Continue Reading

Pantai Scheveningen di Den Haag

Jika menyukai┬ápemandangan pantai┬ádan pasir putih, tak ada salahnya jika menyempatkan pergi ke Pantai Scheveningen. Pagi hari kami berencana untuk menikmati siang hari di Scheveningen, Den Haag. Karena menurut perkiraan cuaca hari ini akan dipenuhi dengan sinar matahari. Sedangkan hari-hari berikut akan berwarna sendu karena musim gugur telah datang. Jangan lupa siapkan jaket yang bisa menahan angin jika ingin pergi ke Scheveningen saat musim gugur. Anginnya lumayan kencang. Banyak yang menanyakan saya melalui DM Instagram @adlienerz, “emang di Belanda ada pantai ya?”. Beuh, jangan salah, disini pantainya bersih. Pasirnya putih. Warna airnya? […]

Continue Reading

Kepergian Mbah Rayi

Sosok itu memberikan kecupan di kening. Saya berurai air mata dan terus mengatakan “Jangan pergi”. Tapi sosok itu kemudian hilang perlahan sembari suara Arif sayup-sayup terdengar.. antara sadar dan masih bermimpi, bulir air mata keluar. “Dlien, bangun, ada telpon dari Jakarta,” ujar Arif sambil merengkuh pundak dengan lembut. Saya yang tengah tertidur dan dininabobokan oleh sebuah mimpi pun terpaksa membuka mata. “Hah, kenapa? saya gak mau bangun,” ujar saya. Entah kenapa ada bulir air mata yang keluar di sudut mata. “Saya bermimpi ketemu Mbah, by. Jangan bangunkan saya!” ujar saya kencang. […]

Continue Reading

Pagi di Pasar Bersama Mbah Rayi

“Dlien, ayo temenin mbah ke pasar” Dan itu adalah salah satu kalimat favorit dari mbah ke Adlien, mbah. Setiap kali ada waktu aku nginep ke rumah mbah, itu adalah kata yang selalu mbah katakan. Pergi ke pasar yang terletak tak jauh dari rumah Mbah, menjadi rutinitas yang Adlien rindukan, Mbah. Adlien masih ingat ketika mbah menolak pergi dengan yang lain, hanya Adlien kalau Adlien lagi menginap di rumah Mbah. Pasti Mbah akan meminta Adlien membawa kantong belanja yang terbuat dari anyaman dan plastik. “Biar gak usah banyak bawa plastik dan hemat […]

Continue Reading

Penginapan di Eropa pakai airbnb atau booking.com?

Perjalanan saya selama 10 hari ke Jerman, Italia, Lubjlana dan Zagreb membuat saya sedikiiiiiiiiit berpengalaman untuk memilih tempat tinggal. Awalnya saya berencana menggunakan Couchsurfing, tapiii karena saya pergi liburan saat summer holiday, hampir semua host yang saya hubungi menolak permintaan karena mereka juga liburan. Hikss. Padahal kalau pakai couchsurfing bisa menekan biaya perjalanan. Tapi tak apa, kami tetap memutuskan untuk berangkat dengan budget yang lumayan minim. Akhirnya pilihan kami jatuh untuk memilih tempat tinggal melalui airbnb atau booking.com. Karena memang kedua opsi website tersebut bisa dipakai jika sedang liburan di Eropa. […]

Continue Reading

Refleksi Setahun di Wageningen University and Research

Ini adalah tulisan refleksi selama setahun di Wageningen University and Research (WUR). Saya akan menuliskan beberapa pengalaman saya pribadi selama berkuliah di WUR. Pendaftaran Masuk ke Wageningen University and Research cukup mudah. Hanya memberikan transcript nilai, membuat surat motivasi (motivation letter) dan IELTS yang mencukupi. Setiap jurusan memiliki standar IELTS masing-masing. Tapi kebanyakan nilai minimum IELTS yang dibutuhkan adalah 6.5 di semua section. Setelah memasukkan berkas, mereka akan mengirimkan unconditional letter penerimaan kalian di Wageningen University and Research. Saya mendapatkan Unconditional Letter hanya dalam waktu kurun 1 minggu. Dan jalan panjangpun […]

Continue Reading