Pearl Harbor, Sebuah Refleksi dan (Kon)inSpirasi

USS Missouri, dipake untuk syuting film Battleship (2012)

Pearl Harbor, sebuah pangkalan militer milik angkatan laut Amerika Serikat. Letaknya yang berada di Pasifik membuat Pearl Harbor menjadi sasaran utama ketika Jepang ingin menguasai Asia. Terletak di daerah barat Hawai’i yang hingga saat ini masih digunakan sebagai pangkalan militer. Daerah ini pernah diserang oleh Kerajaan Jepang pada hari Minggu, 7 Desember 1941. Menewaskan lebih dari 2.500 orang yang terdiri dari marinir, tentara dan beberapa orang sipil. Inilah awalnya pecah perang dunia kedua. Penyerangan yang dilakukan Jepang yang membuat Amerika melawan balik. Dengan ganasnya Amerika menggunakan bom atom untuk menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki dan menewaskan lebih dari 220.000 orang. Sungguh sadis!!!

Namun itu adalah masa lampau, saat ini Pearl Harbor juga dijadikan Historical Sites. Terbukti banyak turis yang berasal dari seluruh negara, tak terkecuali wisatawan Jepang untuk berwisata ke Pearl Harbor Historic Sites. Pearl Harbor juga memiliki museum bersejarah untuk mengenang para pahlawan yang mati pada kejadian itu. Di pintu masuk, kita akan disuguhkan beberapa jenis perjalanan. Kali ini saya memilih untuk datang ke USS Bowfin, USS Missouri, USS Arizona Memorial dan Pacific Aviation Museum Pearl Harbor.
USS Bowfin adalah kapal selam yang digunakan untuk menyerang. Di dalam kapal ini banyak persediaan persenjataan pada perang dunia kedua. Hanya cukup untuk 50 awak, kapal ini menjadi kapal yang diandalkan saat perang berlangsung. Di dalam USS Bowfin kita melihat banyak torpedo yang digunakan pada saat perang. 
Memibidik kapal perang at USS Bowfin

Setelah itu, kami pergi ke USS Arizona Memorial. Disana kami menonton video tentang sejarah yang terjadi pada masa penyerangan Jepang ke Pearl Harbor. Sebagai pengamat sejarah, saya merasa ada yang aneh dengan sejarah penyerangan Pearl Harbor. Menurut video yang diputar, Pearl Harbor adalah military base yang paling kuat untuk Navy. Karena letak Hawai’i yang strategis untuk menuju ke Asia Pasifik. Jepang sebagai negara kuat, ia ingin menguasai Indonesia dan negara lainnya yang kaya dengan minyak. Namun, Amerika yang berperan sebagai “polisi” ingin menciptakan kedamaian. Karena itulah Jepang menyerang Pearl Harbor terlebih dahulu. 

Menurut saya pribadi, ada keanehan di balik penyerangan tersebut. Seakan ada yang disembunyikan. Dari video yang diputar, pada hari Sabtu 6 Desember, pasukan US sedang ada pesta besar-besaran. Selain itu, semua pesawat dan persenjataan berat sedang tidak berisi amunisi. Hanya 11 pesawat yang bisa terbang saat itu. Pada malam itu, pasuka Jepang mulai memasuki perairan Hawai’i tanpa terdeteksi. Kemudian ketika Minggu pagi, pesawat Jepang mulai diluncurkan. Ada sekitar 198 pesawat yang disiapkan untuk menyerang Pearl Harbor. Parahnya, radar di military base tidak mencurigai kedatangan pesawat yang terkesan tiba-tiba. Operator hanya bilang “It’s okay, that’s our airplanes. No worries.”. Parah banget! Ga mungkin pangkalan sebesar Pearl Harbor tidak menyadari kedatangan pesawat yang jumlahnya sangat banyak. 
Akhirnya, terjadilah pemboman besar-besaran. Ada sekitar 7 kapal utama yang rusak, puluhan pesawat udara, dan ribuan marinir. Ada dua kali pemboman, yang pertama jadi pada pukul 7.47. Kemudia pesawat pembom datang lagi pukul 9.00. Oke, itu adalah sedikit penjelasan. Tapi, untuk lebih lanjut dan mendetail kita perlu membaca teks sejarah orang Jepang. Agar ada pembanding pada dua sumber sejarah. 
Kami juga diajak untuk melihat bangkai kapal USS Arizona yang meledak karena bom Jepang. Selain USS Arizona, ada beberapa kapal lain yang terkena bom dan karam. Seperti USS Utah, USS Oklahoma, USS West Virginia, USS Vestal dan USS Nevada. Di dalam USS Arizona Memorial, kita bisa melihat nama-nama marinir yang wafat pada saat itu.
diatas bangkai kapal USS Arizona, diatasnya didirikan Arizona Memorial

Nama-nama marinir yang wafat di Pearl Harbor

Perjalanan dilanjutkan ke USS Missouri yang pada saat perang dunia kedua, berhasil selamat. Namun ketika kami datang, USS Missouri sedang banyak mengalami perbaikan. Sehingga tidak banyak situs yang bisa kami datangi. Rute terakhir dari perjalanan kami adalah Pacific Aviation Museum Pearl Harbor. Disini kapal terbang yang digunakan pada perang dunia kedua masih bisa dilihat. Selain itu ada simulasi penerbangan yang patut dicoba.

Airplane yang digunakan di World War II di Pacific Aviation Museum

Tak terasa, perjalanan di Pearl Harbor sudah memakan waktu satu hari. Banyak pelajaran penting yang bisa diambil hari ini. Belajarlah rendah diri dan tak tamak untuk menguasai.
 #ya Allah berilah aku kesempatan mempelajari sejarah lebi
h lanjut tentang Perang Dunia kedua, agar bisa belajar dan menjaga kedamaian di dunia. 

Penanda lokasi kapal yang tenggelam pada penyerangan

Kissing Victory setelah penyerangan ke Jepang

di dek USS Missouri
Bidik musuh

You may also like

2 Comments

  1. salam kenal mbak
    saya juga seneng belajar sejarah perang dunia 2 mbak… suatu saat saya juga kepengen berkunjung ke Pearl harbour…

    oh ya mengenai tentang ketidaksadaran akan kehadira pesawat besar, sih kayaknya miskomunikasi. soalnya pada waktu yang bersamaan dijadwalkan akan ada beberapa pesawat B-17 yang datang dari mainland, operator radarnya ga menyebutkan kalo jumlah pesawatnya ratusan, yang dilaporkan juga ga nanya jumlahnya.

    pearl harbour saat itu bener2 ga siap dalam menghadapi serangan…

  2. Wah, seneng bisa berkenalan dengan orang yang senang belajar sejarah. 😀
    salam kenal.. semoga kamu bisa ke Pearl Harbour juga dan belajar sejarah secara langsung. USA punya tempat sejarah yang bagus dan sangat terawat.
    hmmm. apa yang saya ceritakan adalah dari video yang diputarkan di museum. sebenernya saya juga bingung dengan ceritanya. seakan ada yang disembunyikan. karena saya yakin pangkalan sebesar Pearl Harbour bisa mengatasi serangan semacam itu. atau jangan-jangan penyerangan yang terkesan dibiarkan ini adalah trigger untuk pembenaran penyerangan kepada Jepang saat itu… We don't know.. 😀
    tapi memang sejarah permulaan World War II bener2 menarik untuk dikaji. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *