Persiapan Pernikahan Beda Provinsi dan Segala Printilannya #WeddingAriAd

Tulisan ini harusnya sudah publish ketika bulan Desember, tapi berhubung saya langsung berangkat ke Pulau Buru untuk tugas, sehingga saya baru bisa menyelesaikan tulisan ini sekarang, di bulan Februari.
Umur pernikahan saya baru seumur popcorn yang dimasak. Belum banyak cerita, jadi saya menceritakan bagaimana keseruan saya mengurus pernikahan. Budget pernikahan saya tidak terlalu besar, sehingga saya dan keluarga memikirkan cara yang paling murah dan mudah. Heheh.  Fyi, saya mengurus pernikahan ini hanya 3 bulan setelah lamaran. 2 bulan untuk hunting-hunting tempat dan cari seserahan, 1 bulan berikutnya untuk mengurus berkas dan kelengkapan. Saya akan menceritakan hal-hal penting yang dibutuhkan untuk menikah.

Hunting tempat menikah

Jika ingin menikah di rumah sendiri, satu bulan sebelum sudah harus membersihkan sudut-sudut rumah. Sedangkan jika ingin mencari tempat atau gedung untuk pernikahan, harus bertanya sedetail-detailnya tentang biayanya. Kalian bukan hanya tanyakan tentang uang sewa gedung, karena biasanya setiap gedung punya biaya sewa kebersihan, sewa keamanan, sewa parkir, belum lagi uang AC dan kipas angin, sewa tempat untuk gubuk, sewa tempat untuk akad nikah (jika akad nikah dilakukan di dalam gedung yang sama). Jadi saran saya, tanyakan hal-hal detail kepada pengurus gedung.
gedung MUI Depok yang bisa menampung sekitar 600 orang
Tips untuk mendapatkan gedung, carilah jauh-jauh hari sebelum hari H. Biasanya banyak pasangan yang sudah memesan lokasi resepsi dua bulan sebelum hari H. Apalagi jika pernikahan dilaksanakan pada hari Sabtu atau Minggu, pastikan gedung yang ingin kalian gunakan masih kosong.

Mencari seserahan

Nah ini sebenarnya gampang-gampang susah. Karena saya agak tomboy dan agak pilih-pilih soal selera pakaian, jadilah saya hunting sendiri ke Pasar Tanah Abang. Kenapa? Karena disana murah-murah. Saya hanya membeli hal-hal lumra yang ditemukan untuk paket seserahan, yaitu Mukena dan sajadah, baju gamis putih, handuk, kosmetik, kain-kain, rok, pakaian dalam, udah itu aja. Simple.. hahha. Soalnya saya takut barang-barang yang beli malah gak kepake. Jadi mending beli apa yang diperlukan. Heheh.

Mencari souvenir pernikahan

Untuk souvenir pernikahan saya sarankan beli di Pasar Jatinegara atau Pasar Asemka. Disana banyak ribuan jenis souvenir pernikahan dari yang paling murah dan yang paling mahal. Dari harga Rp. 700 sampai yang harganya Rp.500.000. pilihan beragam dari gunting kuku, gantungan kunci, gelas, handuk, alat makan, pigura, dompet, kipas, dan lain sebagainya.
 
Biasanya ada paket bundling dari pihak percetakan undangan untuk kartu ucapan terima kasih di dalam souvenir. Pilih percetakan undangan yang menyediakan bundling, lumayan hemat ongkos. Heheh. Untuk souvenir pernikahan, pilihan saya jatuh pada mangkok kaca dan tempat handphone.

Mencari salon dan katering dan cetak undangan

Untuk urusan salon dan katering ini adalah sebuah berkah bagi pernikahan saya. Hadiah dari keluarga terdekat untuk membantu saya dalam proses yang paling sulit. Saya menggunakan katering milik Tante Izza bisa diliat disini . Recomended! Selain itu untuk soal rias merias dan pelaminan saya mendapatkan bantuan dari Uni Dina, dari Dina Salon bisa dicek kesini. Disana juga menyewakan baju-baju adat untuk acara-acara.
Untuk undangan saya mempercayakannya kepada Om Indra dengan percetakan Prima 99 di Kawasan Pasar Senen. Jika membutuhkan informasi tentang ketiga vendor ini, saya akan senang hati berbagi. 🙂

Membuat Surat Numpang Nikah Karena Beda Provinsi

Karena Arif berdomisili di Makassar, karena itu ia wajib membuat Surat Numpang Nikah disana. Apa fungsi surat tersebut? Jadi bagi warga yang menikah di tempat yang bukan domisilinya, maka diwajibkan untuk membuat surat numpang nikah. Surat ini bisa dibuat di kantor Kelurahan setempat. Ada beberapa tahapan yang dibutuhkan :

1.      Harus minta surat pengantar dari RT/RW setempat

          Bawa Fotocopy KTP kedua mempelai,
          fotocopy KK kedua mempelai,
          membawa materai 6000 untuk membuat surat pernyataan belum menikah. Tapi disetiap daerah berbeda permintaan. Minta tanda tangan RT, kemudian tanda tangan RW setempat. Selesai tahap satu! Yeay!

2.      Setelah itu ke Kantor Kelurahan minta pengantar KUA pemohon izin numpang nikah.

          bawa fotocopy KTP kedua mempelai,
          fotocopy KK,
          surat pengantara RT/RW,
          bawa foto 2×3 (2 lembar), 3 x 4 (2 lembar), oia siapin aja foto dengan latar warna merah untuk tahun kelahiran ganjil dan warna biru untuk kelahiran genap.
          Bayar administrasi sekitar Rp. 30.000.
          Jangan lupa bawa fotocopy KTP orang tua.
         Perlu kalian ketahui, di Kantor Kelurahan ada tiga surat pengantar yaitu, N1, N2 dan N4.
         surat N1 ini berisi surat keterangan untuk nikah
surat N2 ini berisi surat keterangan asal-usul
surat N4 ini berisi surat keterangan tentang orang tua

3.       dan terakhir adalah ke KUA untuk minta surat rekomendasi pindah nikah ke tempat lain.

          foto copy KTP kedua mempelai
          fotocopy KK kedua mempelai
          surat pengantar dari kelurahan N1, N2, dan N4
          bawa foto 2×3 dan 3×4 (masing-masing 2 lembar)
      &nbs
p;  
bayar biaya administrasi Rp. 50.000
          jangan lupa bawa fotokopi ijazah, akte kelahiran (ini untuk jaga-jaga saja, saya selalu membawa fotocopy ini selama mengurus pernikahan. Haha).
Terima kasih Papa dan Mama yang sudah bantu urus pernikahan ini. Alhamdulillah selesai lah urusan di Makassar, setelah lengkap, dokumen dikirim ke Jakarta melalui Pos. Setelah itu, tugas saya dan Ayah untuk mengurus segala urusan KUA dari sini. 

Mengurus surat nikah di KUA

Nah ini adalah urusan yang lumayan ribet. Pertama kali ke Kantor Urusan Agama (KUA) saya ditemani oleh Ayah. Karena prosesi Akad Nikah dilakukan di Depok, maka saya mengurus surat-surat nikah di KUA Depok yang terletak di dekat Stasiun Depok Lama.  Di KUA kami diterima dengan baik. Petugas KUA dengan sigap mencatat tanggal akad nikah, saya sudah deg-degan gak akan dapat waktu di tanggal 12 Desember. Untungnya karena hari pernikahan saya di hari Senin dan hari libur (bertepatan dengan Maulid Nabi), belum ada yang mendaftaran diri di hari tersebut. Padahal biasanya 3 bulan sebelum orang sudah mendaftarkan diri di KUA. Memang rejeki. Hahah.
Apa saja berkas yang harus saya siapkan sebagai calon penganten perempuan yang calon suaminya orang jauh?
          Fotocopy KTP
          Fotocopy KK
          Fotocopy Akte kelahiran
          Pasfoto latar biru ukuran 2×3 masing-masing 5 lembar
          Jangan lupa bawa surat Numpang Nikah milik calon suami dan berkas kelengkapan suami seperti Fotocopy Akta Kelahiran, fotocopy KK, fotocopy KTP, dan pasfoto 3×4 dan 2×3
Kemudian saya diminta untuk membayar uang administrasi ke Bank Mandiri untuk membayar biaya akad. Untuk proses akad nikah yang dilaksanakan di luar kantor KUA harus membayar Rp. 600.000, sedangkan menikah di kantor KUA hanya Rp. 0 !! alias gratis. Asik kan? 
Nah, setelah itu saya diberikan undangan untuk menghadiri seminar pernikahan yang dilaksanakan tanggal 6 Desember sekaligus penentuan siapa yang akan menjadi Penghulu pada acara akad pernikahan nanti. 

Menghadiri Seminar Pernikahan dan Penandatangan Berkas

Memenuhi undangan dari KUA harus didampingi oleh Calon Suami/Istri ! Ingat! Jangan seperti saya yang tiba-tiba datang sendirian ke KUA. Haha. Karena disaat memenuhi undangan KUA ada beberapa berkas yang harus ditandatangani berdua. Haha. Selain itu ada seminar pernikahan yang baik untuk dihadiri. Seharusnya saya hadir di acara seminar tersebut, tapi saya dodol, merasa diusir oleh petugas karena gak bawa calon suami, saya pun pulang ke rumah teman. Haha. Alhasil saya datang keesokan harinya. Kali ini bawa calon suami bersama saya datang ke KUA. Lucu banget lah.. 

 

Dan itulah tahapan-tahapan krusial dalam menyiapkan sebuah pernikahan. Jika ada pertanyaan silakan bertanya melalui email ataupun melalui kolom komentar. heheh. 🙂
ditulis di Kamar Sweet Kamar, Depok
16:13 WIB 13 February 2017
sambil denger lagu Gravity – Coldplay
ciieee #temantapinikah

You may also like

56 Komentar

  1. Ciee. cie..cie… Teman tapi nikah. Iyaaa… ngurus pesta nikahan emang ribet. Dulu aku hampir ga pengen bikin pesta. Tapi apa daya, orangtua menolak.

  2. sya dari bandung,mau nikah dgn org semarang,jateng,apa saja persyaratan nya?,trimq kasih

  3. Waalaikumsalam.
    Hai Mbak Esis, untuk itu harus pergi ke KUA Ciamis dan KUA Jogja meminta surat keterangan pindah tempat nikah. Ada surat yang harus diambil dari Kantor Kelurahan ada tiga surat pengantar yaitu, N1, N2 dan N4.
    surat N1 ini berisi surat keterangan untuk nikah
    surat N2 ini berisi surat keterangan asal-usul
    surat N4 ini berisi surat keterangan tentang orang tua

    Surat inilah yang dipakai untuk mengurus pernikahan di KUA Tegal nantinya 🙂

  4. Hey kak..
    Aku orang madiun. Tapi KTP sudah KTP Batam.
    Bgt juga calonku orang bukittinggi. Tp jg sudah KTP batam.
    Nah kami mau menikah dikampung halaman ku di Madiun.
    Itu apakah syaratnya sama persis kek cerita kakak? Dibantu ya.. Trimaksih.

  5. iya mbak Wulan, karena kondisinya beda provinsi seperti saya, mbak bisa mengacu pada tulisan diatas. selamat menempuh hidup baru ya mbak Wulan. 🙂

  6. Mbak saya dani. Sy mau tanya seminar pernikahan itu hrs dihadiri oleh 2 calon pengantin ya? klo cm pengantin wanita gak bisa ya ? Biasanya seminar itu dijadwalkan brp hari setelah pengurusan surat2 di KUA mbak?

  7. Hay kak, saya asli orang ciamis. Tapi ktp domisili makassar, calon suamiku ktp domisili madiun. Rencana acara nikahan mau di adakan di kampung suami, itu syaratnya gimana yah??

  8. kalau dihadiri oleh satu orang aja sepertinya gak apa-apa, tapiii yaa berasa jomblo hahah 🙂
    Biasanya seminggu sebelum hari pernikahan. Jadwal tergantung KUA setempat 🙂
    Selamat ya mbak atas pernikahannya. Samawa 🙂

  9. sama seperti saya mba, jadi prosedurnya harus dari kampung kita dulu. dan calon suami juga urus surat-surat di kampung aslinya 🙂

    selamat ya mbak. semoga samawa 🙂

  10. Kalo dua2nya bedah domisili kak. Saya KTP dimkassar dan perempuan KTP jayapura dan Nikahnya nanti dikalimantan dirumah orang tua pasangan saya kak.? Mohon bantuanya kak

  11. mau tanya,kalau calon pangantin pria domisilinya A dan calon pengantin domisilinya B dan mereka ingin melakukan pernikahan di luar dri domisili mereka tersebut misalkan domisili C,nah gmana caranya tuh??apakah kedua duanya harus mengurus surat izin numpang nikah dimasing masing domisili mereka atau bagaimana? thanks

  12. Assalamu’alaikum kak. Kalok saya pgn nikah di jogja dan udah agak lama dijogja. Tapi saya dari lmpung calon saya dari klaten. Apakah hrus minta surat tumpang nikah di lampung??

  13. Waalaikumsalam mbak

    Tergantung mbak. Apakah selama mbak tinggal di Jogja mbak sudah tercatat sebagai warga Jogja dengan membuat KTP Jogja? Kalau mbak masih terdaftar di Lampung, mbak harus bikin surat numpang nikah disana 🙂

  14. Iya mas Rahmat. Kedua mempelai harus membuat surat numpang nikah di kedua tempat. Karena kejadian saya dengan calon suami hampir mirip seperti itu 🙂

  15. Assalamualaikum..saya domisili jawa tengah dan calon istri saya donisili Sulawesi selatan rencana saya mau nikah di sulawesi.apakah saya harus bikin surat pindah ke sd sulawesi ?mohon di jawab trimksih..

  16. Waalaikumsalam. kalau mau nikah di sulawesi selatan, mas Adam harus urus surat numpang nikah, gak perlu surat pindah domisili 🙂

  17. kalau mas Adam ingin sekalian tinggal disana, bisa dibikin sekalian surat pindah domisili mas. 🙂 selamat ya atas pernikahannya. 🙂

  18. Mba saya dari jawa tengah calon suami saya lampung ,rencana nikahnya di jawa tengah berarti calon suami saya harus minta surat numpang nikah di lampung gtu ??

  19. Maaf sy orang Jakarta sy mau nikah dngan orang sukabumi ,mau sy mau nikah di jakarta persyaratan nya apa saja ya .makasih

  20. Ini mas 🙂

    bawa fotocopy KTP kedua mempelai,
    –          fotocopy KK,
    –          surat pengantar RT/RW,
    –          bawa foto 2×3 (2 lembar), 3 x 4 (2 lembar), oia siapin aja foto dengan latar warna merah untuk tahun kelahiran ganjil dan warna biru untuk kelahiran genap.
    –          Bayar administrasi sekitar Rp. 30.000.
    –          Jangan lupa bawa fotocopy KTP orang tua.

  21. Gan itu untuk syarat2 nya memplai pria yang buat trus di bawa kesono nya gimana dikirim ala di bawa pas hari H nya

  22. Bang itu syarat2 calon mempelai pria yang buat trus syarat atau berkas2 itu di bawa pas hari H nya apa di kirim bang

  23. halo bang Eki.

    berkas-berkas penikahan dibawa saat datang ke KUA, kalau pas hari H pernikahan gak perlu bawa apa-apa. karena nanti penghulu yang akan membawakan buku nikahnya 😉 jangan lupa undang penghulunya heheh

  24. Assalamualaikum mba,, sya dengan calon saya domisili di kalimantan Tapi saya dan calon saya ingin menikah di kota orng tua saya di jawa,, Apakah hrus minta surat numpang nikah di masing2 tmpt kmi tinggal atau bgaimna mba ?

  25. Mba mau tanya posisi sy kan kerja di jkrta dan sy mau nikah dijakarta, nah ktp sy msih di klaten, bisa ga klau surat” nikahnya yg ngurus orang tua jd sy ga usah pulang kampung gitu..

  26. Waalaikumsalam. Sepertinya begitu mbak, harus minta surat numpang nikah dari kedua mempelai yang terdaftar di KTP.
    kalau mbak terdaftar KTP di Jawa sesuai dengan rumah orang tua, tinggal bikin surat nikah disana aja mba 🙂

    Selamat mengurus pernikahan ya mbak 🙂 Semoga jadi keluarga yang SaMaWa 🙂 Amin ya rabbal alamin

  27. Iyaa mbak bisa banget. Kemarin juga mertua saya yang urusin surat-suratnya di Makassar untuk suami. 🙂

    bisa diwakilkan kok mba untuk urus surat numpang nikah ini

    Selamat mengurus pernikahan ya mbak. semoga jadi keluarga yang SaMaWa. aamin ya rabbbal alamin 🙂

  28. Assalamu’alaikum. Mau nanya kak,
    Calon suami saya juga beda provinsi,
    Kalau masalah pengurusan surat surat nya, ber’arti data kita harus di kirim ke Tempat calon kita ya kak?

  29. Waalaikumsalam. Tergantung mau ngadain pernikahan dimana,mbak. Karena pengurusannya tergantung tempat nikahnya nanti. 🙂

  30. Mbak mau minta reviewnya izza catering dong? Enak ga? Mbak dulu makanannya apa saja? Saya mau pakai jasa beliau soalnya rumah saya dekat depok dan saya liat pricelist beliau sanggat bersahabat hehe.

  31. Hai mbak Wulan.
    Wah, saya sangat rekomen catering di Tante Izza, soalnya harga bersahabat dengan kantong dan sangat profesional. Makanannya enak, kemarin kita ambil 800 porsi dan sangat memuaskan. 🙂 Ada beberapa tenda juga yang disediakan oleh Izza Catering. 🙂
    Kalau soal harga dan rasa, bisa diadu dengan katering lainnya di Depok 🙂

  32. Saya winarni dari andong boyolali jawa tengah,saya mau melangsungkan pernikahan d wilayah saya sendiri sedangkan calon suami saya dari lampung. ..dari kua tempat saya minta surat rekomendasi nikah dari kua domisili calon suami saya tetapi blum d berikan dengan alasan aturan terbaru 2018 calon pengantin pria sudah tidak memerlukan rekomendasi nikah di laen daerah,pertanyaan saya aturan ini berlaku unt d seluruh indonesia atau tiap daerah berbeda?
    Trims…. .

  33. Assalamu’alaikum..
    Nama saya Eno, saya asli Tangerang & insyaallah ditahun ini saya akan menikah di daerah Sukabumi Cikidang dikediaman calon istri.

    Yang saya mau tanyakan apa benar memang ada lonjakan biaya dari yang sudah ditentukan negara/ KUA menurut uu yang sudah disahkan Rp 600.000 bila menikah dibeda profinsi atau beda kota, sedangkan yang saya tau bila Amil/ Penghulu sengaja kita undang kerumah itu biayanya Rp 600.000 tidak lebih?

    Mohon pencerahannya.
    Terima kasih atas respon cepat dan kejelasan atas jawabannya.

  34. Waalaikumsalam mas Eno, setau saya tidak ada perbedaan antara KUA setiap provinsi. Karena semuanya sudah ditentukan berdasarkan undang-undang. uang 600.000 itu dibayar melalui bank, jadi tidak melalui penghulu. Kalaupun ada biaya tambahan, itu biasanya tergantung dari pengantin biasanya diberikan uang transportasi ke penghulunya. Apakah mau nambahin uangnya atau tidak. Seharusnya gak ada paksaan dan gak ada biaya tambahan:)

    semoga menjawab ya.

  35. Saya orang asli kalimantan timur mau nikah dengan orang pekalongan apa saja syarat” yg di perlukan ( Mohon Bantuan sarannya ) terimakasih.

  36. Makasih sebelum nya untuk admin untuk info penting pengalaman nya.
    Alhamdulillah sangat membatu khusus nya untuk saya pribadi 😍 jadi ggk perlu Nanya Nanya lagi..secara kkw harus konsultasi ke tempat yg bersangkutan suka malu/gengsi🤣

  37. Assalamulaikum mbak…saya ASAD,,rencana nya saya mau nikah di akhir tahun nanti mbak….saya tinggal di kota MEDAN dan akan menikah di kota PEKANBARU…kalau boleh tahu syarat nya apa aja ya mbak…??
    Terimakasih….🌴

  38. Min klo calsu org mksr tp udh gda ortu 22.nya,skrg stay di klmntan, kalau mau urus surat pngjuan nikahnya bgaimana??apakah hrs k mksr dlu bru dkrim berkas k bdg atau bgaimana?
    Mhon bantuannya min…😀😀😀😀

  39. Mba, aku mau nanya. Sama nih kan calsu aku domisili makassar, aku mau melangsungkan pernikahan di depok. Nah aku bingung utk urus surat numpang nikah nya. Karna calsu sibuk kerja dan ga sempet ke makassar. Bisa diwakilin gak yah sama keluarga yg disana? Atau harus calsu aku yg urus dan plg ke makassar dulu?

  40. Halo mbak Reztya,
    kalau saya kemarin minta diuruskan sama mertua di Makassar. Jadi kami gak ada yang ke Makassar, semua berkas tinggal dikirim ke Jakarta menggunakan pos. Semoga lancar ya mba 🙂

  41. Halo Meimei

    Kalau dalam kasus kamu kayaknya agak susah ya. Kalau saya dulu minta bantuan sama Mertua di Makassar, kemudian berkas yang sudah diurus tinggal dikirim ke Jakarta. Coba urus dengan keluarga terdekat agar gak perlu bolak balik. 🙂
    Semangat yaa ngurusnya 🙂

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.