Perubahan Seleksi LPDP 2017

Saat ini beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sudah menjadi beasiswa yang paling diminati. Banyak pemuda-pemudi dari berbagai daerah yang mengejar kesempatan kuliah S2 dan S3 dengan menggunakan beasiswa LPDP. Nah, seperti yang telah saya jelaskan pada postingan saya di tahun 2016, ada beberapa hal yang telah berubah dalam tahapan Seleksi beasiswa LPDP. Berikut ini adalah perubahan untuk seleksi LPDP tahun 2017

  1. Jika sebelumnya dibuka 4x setahun, maka tahun ini hanya dibuka 2x untuk tahun 2017. 1 kali untuk beasiswa untuk kampus tujuan Dalam Negeri dan 1 kali untuk kampus tujuan Luar Negeri. Jadi benar-benar persiapkan diri kamu.
  2. Mulai tahun ini ada tambahan tahapan seleksi yaitu online assessment / seleksi assessment secara online. Ini saya belum tau gimana bentuknya, mari kita tunggu update dari teman-teman yang akan mencoba beasiswa LPDP tahun ini.
  3. Untuk waktu proses pendaftaran dan seleksi tujuan dalam negeri (DN) dan luar negeri (LN) dilakukan terpisah, tidak berbarengan seperti tahun lalu. Untuk pendaftaran DN ditutup pada tanggal 3 April 2017 dan LN ditutup pada tanggal 7 Juli 2017.
  4. Pendaftar tahun 2017 baru bisa memulai perkuliahan di tahun 2018.  Bisa dilihat untuk dalam negeri (DN), penetapan hasil seleksi akhirnya adalah pada tanggal 19 Juni 2017 dan untuk luar negeri (LN) penetapan hasil seleksi akhir adalah pada tanggal 12 Oktober 2017. Jadi untuk luar negeri (LN) tujuan negara Inggris, misalnya, tidak bisa berangkat September 2017 karena hasil baru akan keluar tanggal 12 Oktober 2017. Sehingga tidak memungkinkan untuk berangkat pada tahun 2017.
  5. Pendaftar tujuan luar negeri TIDAK BOLEH mendaftar dengan menggunakan TOEFL ITP lagi. Nah ini salah satu terobosan di tahun 2017. Jika tahun sebelumnya pendaftar tujuan luar negeri masih boleh memakai TOEFL ITP, maka mulai tahun ini, untuk pendaftar tujuan luar negeri (LN) sudah tidak diperbolehkan memakai TOEFL ITP. Hanya diperbolehkan memakai IELTS, TOEFL IBT, atau TOEIC. Harus belajar ekstra keras. Semangat!
  6. Tidak ada Family Allowance bagi pendaftar Master, hanya untuk Doctoral setelah 12 bulan ketibaan di kampus tujuan. Jadi kalau mau membawa keluarga, harus benar-benar berhemat. 🙂
  7. Ada beberapa kampus tujuan yang berubah di tahun 2017 ini, check disini http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/wp-content/uploads/2017/02/Daftar-Perguruan-Tinggi-Tujuan-LPDP-tahun-2017.pdf

Apa saja tahapan dalam mendapatkan beasiswa LPDP ini :

  1. Pendaftaran

Pendaftar mengisi formulir pendaftaran secara online pada laman resmi LPDP; kalian bisa mencoba mendaftar melalui link berikut ini : http://beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id/

Pendaftar melengkapi semua dokumen persyaratan serta dokumen pendukung yang relevan, dan mengunggah semua dokumen tersebut pada laman resmi LPDP; ada beberapa hal yang harus dilengkapi oleh calon awardee, yaitu :

  1. Membuat surat keterangan Berbadan sehat dan bebas dari narkoba (untuk semua pendaftar), dan untuk tujuan ke luar negeri ditambah dengan bebas TBC
  2. Mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
  3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP;
  4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
  5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar: Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai melaksanakan Studi. Ada kok formatnya di dalam website LPDP.
  6. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister/doktoral di dalam negeri;
  7. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
  8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya dengan ketentuan: Sekurang – kurangnya 3,0 pada skala 4 atau yang setara bagi yang belum memiliki LoA Unconditional. IPK yang dibawah 3,0 dapat melakukan pendaftaran jika memiliki LoA. LPDP lebih memprioritaskan kepada pendaftar dengan IPK diatas 3,0.
  9. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
  10. Pendaftar BPI Program Magister yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
  11. Pendaftar BPI Magister dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
  12. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional dengan ketentuan sekurang-kurangnya 11 (sebelas) bulan atau paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.
  13. Pendaftar BPI Program Magister hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler
  14. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
  15. Menulis 2 (dua) esai (masing-masing 500 sampai 700 kata) dengan tema:

“Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat/ lembaga/instansi/profesi komunitas saya”; dan

“Sukses Terbesar dalam Hidupku”;

Semua dokumen pada poin di atas wajib dibawa pada tahap seleksi substansi bila dinyatakan lulus seleksi administrasi.

kalian bisa lihat contoh esai saya disini http://adlienerz.com/langkah-awal-mendaftar-beasiswa-lpdp/ 

  1. Seleksi Administrasi

Pendaftar yang diproses dalam tahapan ini adalah yang telah melengkapi data pendaftaran dan submit di pendaftaran online di setiap periode seleksinya. Seleksi ini merupakan proses pemeriksaan kelengkapan data dan dokumen pendaftar sesuai persyaratan yang berlaku di LPDP. Di tahap ini jika kalian mencoba memalsukan dokumen, akan diketahui oleh pihak LPDP. Jangan pernah mencoba untuk memalsukan dokumen ya. Hukumannya berat kalau ketahuan, lebih baik berlatih terus menerus hingga mencapai persyaratan LPDP.

  1. Seleksi Assessment Online

Peserta Peserta yang lulus seleksi administrasi pada pendaftaran online berhak mengikuti  seleksi Assessment yang dilaksanakan secara online. Nah ini saya belum banyak tau tentang ini, nanti akan coba saya update yaa 🙂

  1. Seleksi Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing

Peserta yang lulus seleksi Assessment secara online berhak mengikuti seleksi substansi yang terdiri dari wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan On the Spot Essay Writing.

Dalam tahapan proses seleksi ini, peserta diwajibkan membawa seluruh data dan dokumen asli yang telah digunakan untuk pendaftaran beasiswa BPI. Apabila tidak menyerahkan data dan dokumen tersebut serta dokumen dan data tersebut tidak sesuai persyaratan yang berlaku di LPDP maka tidak diperkenankan mengikuti Seleksi Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing.

  1. Penetapan Penerima Beasiswa

Hasil penetapan kelulusan seleksi Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing Beasiswa Pendidikan Indonesia disampaikan kepada Pendaftar yang lulus melalui akun pendaftaran online Pendaftar, email atau media elektronik lainnya sesuai waktu telah ditentukan oleh LPDP. Pada tahap ini, banyak-banyak berdoa. 🙂

Peserta yang dinyatakan lulus menjadi penerima beasiswa akan mengikuti program Persiapan Keberangkatan (PK) sebelum memulai studi di Perguruan Tinggi Tujuan masing-masing. Adapun program ini merupakan karantina khusus berupa penanaman nilai-nilai nasionalisme, kepemimpinan, basic life training, financial literacy, dan sebagainya.

 

Tetap semangat yaaaa Scholarship Hunter!

 

ditulis di ISKINDO

sambil denger lagu Rather Be – Clean Bandit

0:25 WIB 12 April 2017

You may also like

6 Comments

  1. semangat kak. LPDP inshaa Allah masih ada terus kok. Sekarang mulai coba minta izin kantor aja kak. Semangat kak.. Dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan #alaMarioTeguh

  2. Selamat malam kak, saya mau nanya mengenai poin ke 2
    “Mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja”
    Pertanyaannya: Saya anak rantau dari Sumatra dan sekarang sedang kuliah S1 di Depok. Setelah lulus nanti saya mau apply lpdp, apakah rekomendasinya tetap dari tokoh masyarakat di tempat saya tinggal (kampung halaman)? Tokoh masyarakat contohnya siapa kak? Terimakasih kak.

  3. Tokoh masyarakat bisa kepala Desa, ketua RT, tapi nilainya lebih tinggi kalau kamu dapat rekomendasi dari tokoh nasional. Dari sekarang bangun jaringan seluas-luasnya, kenalan sama tokoh-tokoh nasional yang datang ke kampus kamu. Coba dekati dan magang di tempatnya. Nanti minta rekomendasinya. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *