Pilih Kincir Angin Zaanse Schans atau Kinderdijk?

Bagi pelancong yang ingin pergi ke Belanda, pasti sudah tidak asing dengan kata Kincir Angin. Tak pelak salah satu destinasi utama jika berkunjung ke Belanda pasti ingin sekali melihat kincir angin. Sebenarnya di seluruh Belanda, banyak sekali zona kincir angin. Tapi ada dua yang sangat terkenal diantara para pelancong, yaitu Zaanse Schans dan Kinderdijk.

Cerita tentang Zaanse Schans disini

Apa perbedaan keduanya?

Lokasi

penuh dengan turis

Zaanse Schans      

Zaanse Schans terletak tak jauh dari Kota Amsterdam. Perjalanan dari Amsterdam hanya membutuhkan sekitar 30 menit dengan kereta dan dilanjutkan dengan jalan kaki.

Kinderdijk

Sedangkan Kinderdijk terletak di kota sebelah, yaitu Rotterdam atau Den Haag. Jadi butuh waktu yang lebih lama untuk tiba di Kinderdijk.

masih kosong

Transportasi

Zaanse Schans

Untuk pergi ke Zaanse Schans dari Amsterdam cukup mudah, kita bisa naik kereta jurusan Uitgeest dan turun di Zaandijk Zaanse Schans atau bisa memilih untuk naik bis nomor 391. Kalau naik kereta, kita hanya membutuhkan waktu sekitar 18 menit dilanjut jalan kaki menuju site kincir angin. Sedangkan kalau naik bis 391, kita berhenti dekat dengan museum Zaanse Schans. Jadi tak terlalu jauh jalan kaki.

keadaan Zaanse Schans

Kinderdijk

Waterbus Erasmusburg

Untuk ke Kinderdijk, kita bisa memilih untuk turun di stasiun Rotterdam Centraal. Setelah itu lanjut naik trem menuju Wilhelminaplein nomor 7 kalau gak salah. Setelah itu lanjut naik Waterbus di Erasmusburg menuju Kinderdijk. Yang harus diingat, jadwal Waterbus di Erasmusburg menuju Kinderdijk gak ada setiap jam, jadi harus cek dulu melalui 9292.nl. Kalau ditotal, perjalanan menuju Kinderdijk membutuhkan waktu 1 jam. Jadi agak males kalau mau kesana dengan waktu yang sangat terbatas.

Kondisi Lokasi

Zaanse Schans

Untuk kemudahan transportasi, saya lebih memilih Zaanse Schans. Tapi untuk lokasi, Zaanse Schans terlalu penuh dengan turis. Apalagi jika datang di hari Sabtu atau Minggu, biasanya pengunjung membludak sangat banyak. Agak sulit untuk mendapatkan spot foto yang ‘bersih’ dari turis.

Jika ingin mendapatkan lokasi foto yang bagus dan kosong, bisa bergeser ke arah kincir angin terjauh di Zaanse Schans.

Kinderdijk

less crowded

Karena tempat ini jauh dari Amsterdam, tak heran tempat ini tak terlalu banyak dikunjungi oleh turis. Selain itu jajaran kincir anginnya berada persis di samping sungai kecil, membuat sulit para turis untuk mendapatkan gambar yang memuaskan. Tapi kalau dibandingkan dengan Zaanse Schans, tempat ini less crowd. Jadi kalau mau ambil gambar sepuasnya, bisa sangat mudah.

Apa yang ditawarkan?

Zaanse Schaan

Tempat ini menawarkan beberapa lokasi museum dan toko souvenir bagi para pelancong. Disini ada museum jam, museum Zaanse, museum rempah-rempah, museum klompen, museum perhiasan, museum kayu, dan miniatur tempat pembuatan keju. Jadi para pelancong tak akan segera bosan hanya dengan melihat kincir angin saja.

Mencicipi keju

Saya paling suka mengajak tamu saya untuk mencicipi coklat hangat di toko coklat dekat dengan dermaga. Atau mencoba stroopwaffle yang dijual di dekat museum perhiasan.

Kinderdijk

Tempat ini karena terletak agak jauh dari perumahan, membuat tempatnya sangat sepi. Kita hanya bisa melihat museum, pematang sawah, dan juga aliran sungai yang menyimpan suplai air untuk kota Rotterdam. Ada satu restoran yang dibangun disini, dekat dengan loket tiket.

pintu masuk Kinderdijk

Saat musim dingin, Kinderdijk juga menawarkan jasa ice skating diatas irigasi yang membeku. Tapi ini sangat tentative, tergantung ketebalan es yang ada di Kinderdijk.

Penutup

Kalau ingin menghemat biaya, ada baiknya pergi saja ke Zaanse Schans. Tapi kalau ingin dapat pengalaman yang berbeda dari yang lain dan punya banyak waktu, ada baiknya mencoba pergi ke Kinderdijk.

 

You may also like

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.