Selamat datang di angka 27, dlien.

Pertambahan usia adalah perjalanan menuju awal semula. Menapaki sedeka demi sedeka sirkuit waktu dengan berbalik arah mundur sejatinya.

Waktu memang menyatakan kita dengan jujur, tak ada konsepsi keabadian yang melekat padanya, begitu kenyataannya. Sebab suatu ketika kita hanya akan jadi pencerita dan penutur dari ribuan detik yang pernah kita lalui.

Menjadi pejalan memang bukan hanya soal takdir, bukan juga tentang kehendak yang kadang terpasung pada kenyataan yang kita terima tanpa negosiasi. Menjadi pejalan itu bagian dari ikhtiar menemukan diri, memberi ruang pada seluruh kemungkinan untuk dijejaki, dipertaruhkan, ditaklukkan.

Hari ini adalah petanda dari hari dimana saat pertama kalinya engkau memulai petualanganmu. Maka rayakanlah….. sebab perayaan bukan hanya berarti pesta, tapi lebih dari itu adalah kesyukuran….

-Atri

Don’t let age define you!

27 menjadi sebuah angka yang mencengangkan bagi saya. Sejujurnya dalam impian seorang Adlien yang berumur 15 tahun, angka 27 adalah sebuah niscaya seorang wanita karir yang sudah memiliki suami dan mungkin beranak satu.

You are never to young or old to start following your dreams! Today is the perfect day to start working towards your goals!

Tapi di kenyataannya, saya masih jadi orang yang biasa-biasa saja. Sudah memiliki suami tapi belum berencana bikin seorang anak dalam waktu dekat. Saya masih jadi Adlien yang punya beberapa harapan gila dan ingin dikejar sebelum berumur 30. Impian yang masih panjang untuk dikejar :

  • diving sama ikan paus di Papua,
  • liat aurora di Kanada atau di Iceland,
  • naik paralayang di Indonesia,
  • pergi ke Turki sambil makan falafel dan belajar sejarah disana,
  • lihat kangguru secara langsung di Australia
  • pergi ke Bosnia Herzegonvia
  • belajar masak rendang, opor, coto tanpa bumbu instan
  • naik unta di Maroko
  • pergi Umroh sama si tambatan hati

Ah, daftarnya terlalu panjang. belum lagi saya ingin belajar agar bisa memasak nasi, masak lauk, sambil nyuci baju dan belajar satu jurnal dalam waktu bersamaan. Saya ingin menjadi orang yang lebih bermanfaat dan bisa banyak berkontribusi. Saat saya menulis ini, saya hanyalah seorang mahasiswa yang punya nilai pas-pasan. Belum ada yang bisa dibanggakan. Butiran debu diantara bebatuan besar..

Perayaan umur 27

Dan semoga saya bisa menjadi lebih baik di tahun-tahun kedepannya.. Aamin ya rabbal alamin.

 

ditulis hampir dua bulan setelah ulang tahun yang ke 27

Asserpark 10 C Living Room

22:35 CET 2 Maret 2018

sambil denger musik Chrisye, Cintaku

 

 

You may also like

5 Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.