Lagu Indie Wajib Dengar dikala Merantau

Saya menulis ini ketika membuka jendela kamar di lantai 10. Udara pagi masih menusuk ke rusuk. Saya melihat jam tangan. Pantas saja masih dingin, jam menunjukkan pukul 06.30 pagi. Tidak ada suara kokok ayam seperti di rumah. Sepi. Sangat sepi. Lagu Akad milik Payung Teduh menemani pagiku sama seperti kemarin. Mendengarkan musik membawa kenangan di saat pertama lagu itu diperdengarkan. Saya masih terngiang-ngiang suatu sore di Lephas Universitas Hasanuddin. Duduk bersama Pak Alwi Rahman dan ia bercerita tentang bagaimana musik merupakan sebuah lubang. Ia menyimpan kenangan. Ingatan yang tak lekang. Setiap […]

Continue Reading