Volendam, Desa Nelayan di Belanda

Belanda memiliki daerah yang berbatasan dengan laut maupun teluk. Kali ini saya akan bercerita tentang Volendam, sebuah desa tradisional yang berdekatan dengan teluk IJsselemeer. Di masa lalu desa ini menjadi tempat tinggal bagi nelayan yang mencari ikan di teluk tersebut. Banyak hal yang bisa dilakukan di desa nelayan ini, salah satunya adalah berfoto dengan kustom tradisional khas nelayan Volendam.

Perjalanan ke Volendam

Perjalanan ke Volendam merupakan kali pertama bagi saya. Karena kebetulan ada junior di Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin datang berkunjung. Kami pun merencanakan perjalanan ke Volendam. Lumayan jauh perjalanan yang harus kami tempuh dari Wageningen. Pertama kami naik kereta menuju Amsterdam Centraal. Harga tiket kereta 14.50 Euro. Lebih baik beli dagkaart kalau ingin keliling Belanda. Setelah itu kami menuju halte bis dngan nomor 316 menuju Volendam-Edam.  Perjalanan sekitar 30 menit dan tibalah kami di Volendam. Harga tiket bis 4.42 euro sekali jalan.

bis 316 ke Volendam

baca : Panduan Lengkap 2 hari di Belanda

Sejarah Volendam

Awalnya, Volendam adalah lokasi pelabuhan Edam, yang terletak di mulut teluk IJ. Pada tahun 1357, penduduk Edam menggali kanal yang lebih pendek ke Zuiderzee dengan pelabuhannya sendiri, sehingga saat itu terlihat terpisah. Dari sinilah pelabuhan asli dibendung dan digunakan untuk reklamasi lahan. Karena sudah ada lahan baru, akhirnya para petani dan nelayan menetap di sana, membentuk komunitas baru Volendam, yang secara harfiah berarti ‘Waduk Penuh’ atau Filled Dam atau VolenDam. Pada awal abad ke-20 ini menjadi semacam retret para seniman, dengan Picasso dan Renoir menghabiskan waktu di sini.

Volendam mempunyai dialek yang diucapkan di Volendam sangat khusus dan sulit dipahami oleh orang Belanda. Volendam merupakan desa nelayan, meskipun ada penutupan Zuiderzee pada tahun 1932 dan industry perikanan tak sama lagi, namun saat ini Volendam tetap menggunakan kapal sebagai daya tarik utamanya.

Kostum tradisional Volendam adalah salah satu contoh pakaian kuno terkenal (klederdracht) di negara ini. Hanya segelintir orang yang memakainya dalam kehidupan sehari-hari mereka hari ini, tapi karena penduduk setempat telah mengubahnya jadi salah satu nilai pariwisata, Anda mungkin masih akan menemukannya di kota ini. Di Belanda, Volendam terkenal dengan penyanyi dan musisinya. Ada sebuah scene musik Belanda yang dinamis yang berbasis di Volendam, menghasilkan gaya musik yang dikenal bahasa sehari-hari, dan beberapa penyanyi Belanda yang paling populer berasal dari kota.

keadaan di Volendam
Volendam di sore hari

Things to do in Volendam

Foto dengan baju tradisional

Minta foto Anda diambil, pakai kostum Volendam asli. Ini adalah hal yang populer untuk dilakukan dan, meski tidak terlalu otentik, memang memberikan suvenir yang menyenangkan. Ada beberapa tempat yang menawarkan layanan ini, semuanya ada di pelabuhan [20]. Karena persaingan yang ketat, harga sama di mana-mana, mulai dari € 15 untuk satu orang.

banyak orang Indonesia berfoto disini
harga

Pabrik Keju Volendam

Pabrik Keju adalah pabrik keju dan museum bisa kita temukan menjadi satu. Ini menunjukkan evolusi pembuatan keju dan bagaimana keju Volendam otentik disiapkan. Tentu, keju lezat dan baru dibuat ini tersedia untuk mencicipi dan membeli.

the store
peralatan di museum keju

Museum Volendam

Museum Volendam mengajarkan para pengunjungnya tentang sejarah dan cerita rakyat yang kaya dari desa nelayan yang terkenal ini. Cari tahu mengapa Volendam begitu populer, dan memanfaatkan kesempatan untuk mengunjungi rumah cerutu, di mana seorang biarawan setempat, yang telah lama berlalu, dengan susah payah menciptakan mosaik menakjubkan dengan menggunakan 11 juta pita cerutu.

Pergi ke Desa Marken dengan kapal

Selai Volendam, ada sebuah desa tetangga yang berdekatan dengan Volendam yaitu Marken. Dari Volendam, pengunjung bisa naik perahu menuju Marken dan melihat desa nelayan yang masih lebih terlihat desa nelayan dibandingkan Volendam.

Membeli oleh-oleh murah di Volendam

Banyak orang bilang bahwa harga souvenir di Volendam masih lebih murah dibandingkan ketika membeli di Amterdam. Karena tempat ini sangat turistik, jenis oleh-oleh sangat beragam. Mulai dari yang lusinan hingga yang satuan. Semuanya bisa didapatkan disini. 🙂

museum sepatu di Volendam

Kulineran di Volendam

Beberapa toko di Volendam menyediakan tempat makan yang lumayan terjangkau. Tapi biar terasa datang di desa nelayan, jangan lupa makan seafood seperti Kibeling dan Harring. Jadi selama disana biar kerasa untuk mengunjungi desa nelayan.

Selain itu, kalian bisa juga mencicipi beberapa dessert seperti poffertjes ataupun fries disana.

Wrap up di Volendam?

Volendam bisa jadi pilihan saat berlibur ke Belanda untuk merasakan atmosfir desa di pesisir. Semoga suatu saat Indonesia memiliki sebuah desa wisata di pesisir yang terintegrasi seperti ini. 🙂 Aamin ya rabbal alamin.

 

 

ditulis di Leuwenborch

14:09 CET 1 June 2018

sambil dengerin materi kuliah tentang Writing

 

 

You may also like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.