why south sulawesi so beautiful???

pertanyaan ini yang menggantung di benak guw ketika melihat keindahan Bantimurung, Sabtu (17/4). kru identitas mengadakan LPJ di sana selama satu hari dimulai dari hari Jumat (16/4). kami packing barang sehabis maghrib, lalu berangkat menggunakan Bus Unhas. selama perjalanan, guw dan fadli lebih banyak diam dan tidur. akhirnya setelah satu jam perjalanan, kami sampai juga di kerajaan kupu-kupu, Bantimurung.
Bantimurung adalah tempat yang dikenal di Sulawesi Selatan sebagai tempat penangkaran kupu-kupu dan air terjunnya. tapi ada juga ikon lain di Bantimurung selain kupu-kupu, yaitu monyet. kami tiba disana dan langsung membereskan barang-barang. setelah itu kami pun memulai LPJ. setelah berdiskusi untuk membahas keadaan identitas selama tiga bulan yang lalu dan apa yang akan dilakukan kedepan menghabiskan waktu hingga pukul 6 pagi!! what a terrible night!! hha. selama LPJ guw nimpukin dinar dengan jagung bakar. hha. lucu banged liad muka dy yang lagi kesel. hha..

setelah matahari menyongsong, baru semua kru tertidur. guw sendiri bangun sekitar jam 9 pagi. setelah menyantap roti bakar dan teh hangat, guw langsung berganti baju renang. hha. bermain air deh di air terjun. what a fun activity!! seru ngerasain air yang mengalir deras sampai merasa ingin jatuh. hhe. terus naik ban dan meluncur ke bawah sungai mengikuti aliran air. kayak rafting gitu deh, seru banget.. guw ajj ampe baik berkali-kali. hha.

setelah puas bermain air, guw makan ikan bakar dulu. setelah sempat berfoto bersama dengan kru, guw dengan berani pergi menuju gua batu sendirian. di tengah hujan rintik-rintik dan tanpa sendal, guw berhasil berjalan sejauh 700 meter. guw terus berjalan sambil mengagumi pahatan alami yang sudah diberikan Allah di Bantimurung. akhrnya karena capek dan takut kalau sendirian, so guw pulang. eh, gag taunya ketika mau menuruni tangga ketemu dengan Fadli. yawudah, guw naik lagi dan bersama Fadli menuju gua batu.

disana kita ngobrol-ngobrol dengan Dg. Coppi. beliau sudah selama 40 tahun menjajakan penyewaan senter kepada turis yang ingin masuk ke dalam gua. dia berkisah dengan cara seperti ini, beliau bisa terus menghidupi ke lima anaknya. turis-turis yang sudah dia hadapi berasal dari lokal maupun mancanegara.

beralih ke Gua Batu, gua batu ini memiliki stalaktit yang berbentuk seperti kristal. what a wonderful place here!! di dalam guw terdapat makam datuk Bantimurung, tempat beliau shalat, dan lain-lain. tapi yang membuat guw tertarik ada batu yang diyakin bisa mengikat jodoh. hha. ada-ada ajj kepercayaan orang Indonesia. hha. tapi, mungkin guw akan mencobanya sama seseorang. hha..

setelah itu guw mandi dan tidur sebelum pulang ke kampus. setelah semua siap packing, akhirnya kita menuju bis. tapi, sebelumnya guw membeli souvenir dari kupu-kupu yang sudah ditulisi kata-kata. guw beli buat ayah dan bunda yang nun jauh di Bogor sana. hhe. kangen bangd dengan mereka berdua.

inilah laporan perjalanan guw selama LPJ di Bantimurung….

thanks to Allah who’s create this wonderful place….

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *