Langkah Awal Mendaftar Beasiswa LPDP

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sumber : ft.ugm.ac.id

Saya berupaya menuliskan apa saja yang dibutuhkan untuk mendapatkan beasiswa yang saat ini saya dapatkan. Alhamdulillah. 

Saat ini saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi salah satu Awardee atau penerima dana Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dari LPDP. Apa itu LPDP? LPDP adalah singkatan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, sebuah lembaga yang mengelola dana pendidikan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk melanjutkan pendidikan Master maupun Doctoral. Pelajari tentang LPDP disini
Beasiswa Pendidikan Indonesia menyediakan dana full bagi WNI yang diterima, entah itu kuliah ke Luar Negeri (LN) ataupun Dalam Negeri (DN). Semua biaya berupa transportasi, akomodasi, biaya kuliah, hingga biaya penelitian akan didanai oleh LPDP. Selain itu LPDP menyediakan jaringan (network) untuk penerima membangun Indonesia. Salah satu poin beasiswa ini adalah : bersedia untuk kembali ke Indonesia setelah masa studi. Jadi para penerima beasiswa ini akan pulang untuk membangun Indonesia dengan caranya masing-masing. Tagih mereka dan saya untuk melakukan sesuatu bermanfaat setelah pulang, karena ini adalah uang rakyat. Inshaa Allah.
BPI LPDP dibuka setiap tahun selama 4 bulan sekali. Jadi kuota penerima dana BPI sangat besar kemungkinannya. Menurut Dirut LPDP, Eko Prasetio, LPDP membuka kuota sebanyak 4.000 penerima pada tahun 2016 (Republika.com). Penerima BPI ini terdiri dari beasiswa untuk Magister, Doktoral, Thesis dan Disertasi serta bagi dokter-dokter spesialis untuk melanjutkan studi yang lebih tinggi. 
Untuk mendapatkan beasiswa ini ada beberapa tahap yang harus dilewati terlebih dahulu. Tahap pertama adalah seleksi berkas, kedua seleksi wawancara, esai on the spot serta Leaderless Group Discussion (LGD), dan yang terakhir adalah Persiapan Keberangkatan (PK). Ketiga tahapan ini harus dilewati, jika sesi tersebut ada yang gagal, maka bisa dipastikan akan gugur menjadi penerima beasiswa. 
Saya akan berusaha menjelaskan langkah-langkah awal untuk mendaftarkan diri pada beasiswa ini.  
Ada beberapa poin penting untuk mendaftar beasiswa ini :

1.       Mengisi form pendaftaran di website LPDP

          Persiapkan semua ijazah sejak SD-SMP-SMA-S1 / S2
          Persiapkan semua sertifikat-sertifikat penghargaan maupun Surat Keterangan Organisasi (hal ini dibutuhkan dalam mengisi formulir LPDP)

2.      Mempersiapkan berkas-berkas penting

a.       Ijazah S1 atau S2, nilai IPK minimum 3.0 pada skala 4.0. Jika IPK dibawah 3.0, masih tetap bisa mendaftar asalkan mendapatkan Letter of Acceptance Unconditional (surat penerimaan tanpa syarat apapun)
b.      Transkrip nilai
c.       TOEFL 500 / IELTS 6.0 bagi pendaftar kampus Dalam Negeri dan TOEFL 550 / IELTS 6.5 bagi pendaftar kampus Luar Negeri dengan masa berlaku sejak dua tahun sertifikat diterbitkan.

3.       Mencari kampus impian! 

       Ini salah satu tahap penting nih. Cari jurusan yang kamu tuju, misalnya Marine Management setelah itu catat semua universitas yang menyediakan jurusan tersebut. setelah itu lakukan perbandingan antara kampus satu dan yang lainnya. Lihat keunggulan masing-masing kampus dan alumninya. Jika sudah mantap, cek di list kampus LPDP. Karena ada beberapa kampus bagus namun tidak masuk dalam list LPDP. Be careful with this! Karena ada beberapa cerita penerima BPI harus mencari kampus lain padahal dia sudah menerima Letter of Acceptance Unconditional dari kampus tersebut.
Untuk lebih jelas bisa check website LPDP

4.       Menuliskan esai

Esai harus dituliskan sebanyak 500 – 700 kata yang menggambarkan diri anda secara jelas. Ada tiga esai yang harus dituliskan untuk masuk dalam kategori LPDP , yaitu
          Esai “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat / lembaga / instansi / profesi komunitas saya”
Pada esai ini, kita diminta untuk menjelaskan apa masalah yang anda lihat, kontribusi apa yang telah anda berikan kepada masyarakat di sekitar anda, serta apa yang anda lakukan di masa mendatang setelah kembali dari kuliah.
Saya sarankan untuk membuat outline sebagai berikut :
1.       Quote – ini tergantung pada pribadi masing-masing, jika tidak menemukan quote yang cocok, jangan tuliskan. Takutnya hanya akan mengaburkan isi esai anda. Namun jika anda menemukan quote yang bisa mencerminkan isi esai anda, silahkan masukkan.
2.       Opening – tuliskan latar belakang masalah yang anda lihat saat ini. Apakah penelitian anda sudah menyentuh ranah yang dibutuhkan oleh komunitas / masyarakat di Indonesia. Ambil contoh dalam skala kecil terlebih dahulu. Banyak Awardee yang lolos menggunakan cerita tentang komunitas di desanya. Ini merupakan poin krusial, karena reviewer akan membaca paragraph ini dengan baik. Ia akan mencari masalah apa yang kamu tawarkan untuk diselesaikan dengan cara kamu setelah kamu selesai kuliah nanti. Jadi pilih masalah yang masih sangat jarang atau yang kamu kuasai dengan baik. 
Quote dan Opening
3.       Body paragraph – tuliskan tentang kontribusi apa yang telah anda lakukan untuk membantu dan menyelesaikan masalah tersebut secara tidak langsung maupun secara langsung. Sehingga reviewer melihat ada sesuatu yang telah anda lakukan untuk ikut menyelesaikan masalah tersebut. Lakukan langkah-langkah kecil tapi nyata dalam komunitas. Misalnya jika ingin mengambil jurusan TESOL tuliskan bahwa anda pernah mengajar di sebuah sekolah secara gratis. Pendekatan inilah yang membuat anda semakin memahami bahwa sebuah kurikulum sangat penting. 
body paragraph
4.       Conclusion – pada bagian ini tuliskan mengenai apa saja yang akan kamu lakukan di masa mendatang untuk menyelesaikan masalah tersebut. ini adalah poin krusial, reviewer ingin mengetahui apa impian dan problem solving yang kamu tawarkan. Misalnya jika ingin mengambil jurusan Marine Management, tuliskan kamu akan melakukan pendekatan dengan nelayan untuk membangun komunitas. 
buatlah kesimpulan yang tepat
5.       Closing – untuk penutup kamu bisa ceritakan impian profesimu di masa mendatang. Ada yang ingin menjadi peneliti, wirausaha, guru dan dosen. Tuliskan dengan jelas rencana hidupmu yang masih sesuai dengan latar belakang keilmuan yang akan kamu ambil. 
         Esai “Sukses Terbesar dalam Hidupku”
Untuk esai ini, reviewer ingin melihat bagaimana anda melihat diri anda di masa mendatang. Bagaimana anda bereaksi pada kegagalan yang membuat anda bisa menjemput kesuksesan bagi diri anda sendiri. Mereka ingin melihat sebuah proses dalam hidup anda.
1.      Opening– jelaskan apa itu kesuksesan bagi anda secara umum. Kenapa anda memilih untuk mengambil jalan kesuksesan tersebut. 
2.      Body paragraph – pada tahap ini, anda harus jelaskan sukses yang telah anda raih, tapi pencapaian itu belum selesai sampai disitu. Tunjukkan bahwa kesuksesan yang kamu capai saat ini belum selesai. Tunjukkan bahwa kamu eager to success. Apa yang telah kamu capai dan apa yang ingin kamu capai.
body paragraph

3.      
Conclusion – di bagian ini, kamu bisa jelaskan sebuah momen yang kamu kejar habis-habisan. Entah itu pencapaian kamu untuk diwisuda, pencapaian kamu untuk menjadi peserta pertukaran pelajar, apapun yang kamu anggap sebagai momen teristimewa
pencapaian kecil dalam hidup
4.      Closing – pada tahap akhir ini, usahakan kamu berefleksi terhadap pencapaian yang telah kamu alami. Tetap tawadhu dan selalu ingat bahwa perjuangan ini tidak akan sampai pada tahap ini tanpa bantuan doa dan dukungan dari orang lain. 
target besar. keep tawadhu!

          Rencana Studi yang akan dilakukan di kampus tujuan

Untuk esai bagian ini lebih ke arah akademik. Kamu diminta untuk memahami apa yang ingin kamu capai pada saat kuliah nanti. Mata kuliah apa yang ingin kamu ambil dan dalami sebagai batu pijakan nantinya.
1.      Opening – cari fakta yang sedang terjadi di sekitar mu yang akan kamu pelajari di masa perkuliahan. Banyak membaca artikel-artikel tentang fokus studi kamu. Kuasai bahannya
2.       Body paragraph – jelaskan apa yang akan kamu lakukan selama berkuliah disana yang mendukung studi kamu. Tuliskan apa saja yang ingin kamu lakukan. tidak usah takut. Kalau mau jadi Ketua PPI, silahkan. Heheh. 
apa yang ingin kamu lakukan selama disana
3.       Campus information – pada tahap ini kamu berikan overview sedikit tentang kampus pilihan kamu. Serta informasi tentang mata kuliah yang akan kamu ambil selama berkuliah disana.
PS : jika ingin esainya dibaca sama saya silahkan kirim email ke : [email protected] tulis subject kuliah dan nama kalian. jangan dikirim kalau udah mau dikumpul ya, takutnya nanti gak sempet kebaca. J

5.       Meminta Surat Rekomendasi

Ini juga adalah salah satu poin penting. Usahakan mendapatkan rekomendasi dari orang yang kamu kenal baik. Misalnya dosen pembimbing atau profesor yang biasa kamu temani ngopi. Atau juga kepada pembina komunitas yang kamu ikuti. LPDP hanya meminta 1 atau 2 orang pemberi rekomendasi. Tapi saya meminta kepada 3 orang. hehe.
Saya mendapatkan surat rekomendasi dari seorang Professor Fakultas Hukum yang menjadi teman saya berdikusi dan ngopi di Identitas setiap pagi, Prof S.M Noer. Kemudian pembina komunitas Lentera Negeri, kak Syahid Arsjad. Terakhir dari seorang mantan atasan yang saat ini menjadi kolega, Bang Wildan. Mereka saya anggap mengenal saya dengan baik, karena itu saya meminta kesediaan mereka untuk memberikan surat rekomendasi. Jadi pilihlah rekomender yang mengenal kamu dengan baik. Bukan karena jabatannya. 😀

6.      Membuat surat keterangan sehat dan bebas narkoba dan bebas TBC

Saya sudah membahas ini dalam sebuah postingan tersendiri. Silahkan lihat disini.

7.       Membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Saya sudah membahas ini dalam sebuah postingan tersendiri. Silahkan lihatdisini.

8.      Membuat surat pernyataan yang bisa dilihat secara langsung di website LPDP

Itu adalah langkah-langkah awal dalam melakukan pendaftaran LPDP. Saya harap ini bisa membantu. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan email saya : [email protected]
Ditulis di Rasuna 6 20 D
6:39 WIB Kamis, 17 Maret 2016
Sambil denger lagu Hold My Hand – Jess Glyne uwoooo!!

You may also like

19 Comments

  1. wah kakak keren. dea mau tanya, saat kita sudah lulus seleksi dan essainya juga sudah di terima oleh pihak LPDP, apakah kita langsung lulus universitas yang kita pilih itu? atau kita masih harus ikut seleksi lagi untuk bersaing masuk ke universitas itu? mohon jawaban ta' kakak 😉 – Dea Ramadhani

  2. untuk universitas ada jalur yang beda lagi, namanya Letter of Acceptance (LoA). Ada beberapa kebutuhan untuk mendaftar di universitas misalnya IELTS, Statement of Purposes, Recomendation Letter dan kebutuhan lain tergantung universitasnya. 🙂

  3. haloo kak.. saya tau blog ini dri fbnya kak Benjoo, hehhehe.. saya mau bertanya, kalau untuk rencana studi apakah kita harus menuliskan juga rencana disertasi kita nanti? terima kasih

  4. Makasih info.y ka'…. lagi usaha jga nih untuk dapat beasiswa…
    hmm… merasa pernah lihat kk di kampus dlu deh…. di unhas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *