• 2018,  2019,  belanda,  Eropa,  jalan-jalan,  wisata kota,  wisata sejarah

    [Foto] Kota Haarlem

    Haarlem adalah ibukota provinsi dari North Holland dan tak terlalu jauh dari Amsterdam. Tempat ini menjadi tempat tinggal bagi 159.556 orang di tahun 2017. Karena dekat dengan Amsterdam membuat kota ini menjadi salah satu tempat tinggal orang yang kemudian bekerja di Amsterdam. Perjalanan ke Haarlem ini sangat tak direncanakan, saya tiba-tiba melihat postingan Whatsapp Isti yang bersiap pergi. Kemudian saya bertanya dan ia menjelaskan bahwa ia akan pergi ke Haarlem. Tanpa berpikir panjang, saya pun langsung meminta ikut kesana. Perjalanan menuju ke Haarlem Perjalanan dari Amsterdam Centraal hanya ditempuh selama 15 menit menggunakan Sprinter. Stasiun tua menyambut kami ketika tiba di Haarlem. Dulu, Haarlem menjadi salah satu titik masuk Amsterdam. Hal ini ditandai…

  • 2018,  belanda,  indonesia,  Opinion,  scholarship

    Cara Mendaftar Asuransi Pasangan di Belanda

    Di Belanda, setiap orang wajib memiliki asuransi kesehatan. Selama ini setiap mahasiswa asing yang datang pasti akan didaftarkan asuransi oleh pihak universitas.Tapi tidak dengan pasangan mahasiswa asing yang datang ke Belanda. Jadi setiap pasangan diwajibkan untuk mendaftar sendiri ke pihak asuransi. AON insurance Ketika datang ke Wageningen University, saya sudah didaftarkan oleh pihak universitas. Mereka memilih AON insurance for student sebagai partner asuransi setiap mahasiswa di Wageningen University. Ketika saya mendaftar, saya hanya perlu membawa formulir pendaftaran dan juga BSN number. Semua formulir diserahkan melalui online. Tak lama saya mendapatkan nomor polis asuransi di kotak email. Setiap hari saya diwajibkan membayar 1.99 euro sebagai asuransi selama saya di Wageningen. Asuransi…

  • 2018,  belanda,  Journey,  Opinion

    Belanja di Toko Barang Bekas Belanda

    Berbelanja barang bekas bukanlah hal yang tabu bagi masyarakat di Belanda. Karena mereka sadar masih banyak barang bekas yang sangat layak pakai. Perkenalan saya dengan toko barang bekas di Wageningen adalah Kringloop. Kringloop merupakan toko barang layak pakai di Belanda, bahkan saya pernah melihat toko Kringloop di Bremen, Jerman. “Kringloop” sendiri artinya Cycle atau lingkaran. Jadi barang-barang yang dijual disini adalah barang yang pernah digunakan oleh orang lain. Barang yang bisa kita temukan disini mulai dari barang fashion seperti jaket dingin, tas tangan, topi, ikat pinggang, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, barang-barang antik seperti gelas, teko, kartu pos, CD, buku, atau bahwa uang kuno pun ada di Kringloop. Selain…

  • 2018,  belanda,  Eropa,  history,  Journey,  Opinion,  travelling,  wisata kota

    Penginapan di Eropa pakai airbnb atau booking.com?

    Perjalanan saya selama 10 hari ke Jerman, Italia, Lubjlana dan Zagreb membuat saya sedikiiiiiiiiit berpengalaman untuk memilih tempat tinggal. Awalnya saya berencana menggunakan Couchsurfing, tapiii karena saya pergi liburan saat summer holiday, hampir semua host yang saya hubungi menolak permintaan karena mereka juga liburan. Hikss. Padahal kalau pakai couchsurfing bisa menekan biaya perjalanan. Tapi tak apa, kami tetap memutuskan untuk berangkat dengan budget yang lumayan minim. Akhirnya pilihan kami jatuh untuk memilih tempat tinggal melalui airbnb atau booking.com. Karena memang kedua opsi website tersebut bisa dipakai jika sedang liburan di Eropa. Pencarian hostel melalui Airbnb Kalian bisa masuk melalui website Airbnb. Kalian bisa mendaftar melalui Facebook atau Google. Oia, kalau…

  • 2018,  indonesia,  Journey,  Opinion

    Kopenhagen, kota Pelabuhan yang Indah

    København atau dibaca Kopenhagen, ibukota Denmark yang terletak dekat dengan kota Malmö yang dipisahkan oleh Teluk Örensund. Perjalanan sehari disana membuat saya jatuh cinta dengan keindahan dan keteraturannya. Tiba di Copenhagen Demi perjalanan hemat, saya dan Arif memilih untuk bepergian ke Kopenhagen menggunakan Flixbus. Bis yang mengantarkan kami selama 13 jam perjalanan dari Amsterdam Sloterdijk. Harganya hanya 20 euro, sekitar 220 ribu rupiah untuk sekali jalan. Kami berangkat pukul 8 malam dan tiba di Copenhagen pada pukul 9.40 pagi hari waktu Copenhagen. Badan rasanya pegal-pegal linu karena harus meringkuk di atas kursi bis. Setibanya di Copenhagen, kami harus menunggu Suci yang datang dari Bremen. Kali ini kami ingin mengunjungi Baso di…

  • 2018,  indonesia,  Journey,  Opinion

    Perjalanan Mengejar Impian #DukungBersama Asian Games 2018

    Namanya Daniel, hanya Daniel. Tak ada embel-embel lainnya. Ia adalah teman koridor saya di Asserpark. Tinggal bersama di koridor yang sama selama hampir 1 tahun membuat  membuat kami cukup akrab. Karena keakraban inilah, ia pun tak segan menceritakan mimpinya. Satu mimpi yang ia sudah rencanakan sebelum tiba di Belanda. Mimpi yang ia susun sedemikian rupa agar hilang rasa penasarannya. Ia ingin berkeliling Eropa dengan sepedanya! Sendirian! Mimpi yang ditertawakan Awalnya kami hanya menertawakan mimpi itu. “Tak mungkin lah, niel. Eropa luas loh..” ujarku sambil tertawa. Tapi ia menunjukkan keseriusan pada mimpinya. Ia mempersiapkan latihan fisik di sela-sela waktu kuliah. Ia selalu terlihat aktif pada kegiatan olahraga di Wageningen. Olahraga mulai dari…

  • 2018,  Eropa,  Journey

    Enschede, Kota Perbatasan Jerman dan Belanda

    Ramadhan telah tiba, dan kami memilih untuk silaturahmi ke rumah bude Heksi di Enschede. Sebuah kota perbatasan Belanda dengan Jerman. Lokasi Enshcede lumayan jauh dari Wageningen, sekitar 3 jam perjalanan hingga tiba di rumah Bude Heksi. Pusat Kota Enschede Ini adalah kali kedua saya menginjakkan kaki di kota yang berbatasan dengan Jerman. Kali pertama dalam rangka pemilu, dan kali kedua saya silaturahmi ke rumah Bude Heksi. Kami naik kereta dari Ede pukul 4 sore dan tiba di Enschede pada pukul 7 malam. Bude Heksi sudah menunggu kami di Enschede Station. Kami pun memulai perjalanan kami sembari menunggu waktu bedug maghrib. Eh gak ada suara bedug deh disini. Menunggu suara adzan…

  • 2018,  ekspedisi,  Eropa,  history,  Journey

    24 jam di Prague

    Perjalanan ke Prague sebenarnya tak terencana. Masih jelas dalam ingatan, setelah kami memesan tiket bis dari Paris, kami kehabisan tiket pulang ke Belanda. Jadilah kami memutar perjalanan menuju negara disekitar Paris. Setelah lama memutuskan, kami pun sepakat untuk memilih Prague sebagai destinasi perjalanan kami. Kebetulan kami menggunakan moda transportasi bis, yaitu Flixbus yang bisa jalan-jalan ke berbagai negara hanya dengan 20 euro. Tiba di Prague Setibanya di Prague, waktu telah menunjukkan pukul 10 pagi. Segera setelahnya kami mencari tempat untuk sikat gigi dan istirahat sebentar. Pilihan kami jatuh ke Islamic Center yang terletak tak jauh dari Central Station hlavní nádraží. Disana kami bertemu dengan dua orang Indonesia yang sedang shalat dhuha.…

  • 2018,  belanda,  Journey,  Opinion

    Bersepeda di Amsterdam

    Amsterdam merupakan ibukota dari Belanda dan menjadi spot favorit bagi para turis. Biasanya turis menggunakan bis atau berjalan kaki, kali ini saya mencoba meminjam sepeda dan berkeliling Amsterdam dengan sepeda. Kenapa Memilih Bersepeda di Amsterdam? Perjalanan ini diinisiasi oleh Dollah yang sedang datang dari Paris. Ia pernah menjadi guide dan tuan rumah selama kami di Paris. Ia ingin merasakan sensasi sebagai Amsterdamian yang naik sepeda kemana-mana. Awalnya kita ingin menitipkan tas Dollah di tempat penitipan barang. Ia memilih menitipkan barangnya di Lock Luggage Store yang hanya ditempuh dengan jalan kaki. Harga penitipannya adalah 5-10 euro per 24 jam tergantung besar atau kecilnya koper. Setelah itu kami pun menuju Stasiun Amsterdam Centraal kembali…

  • 2017,  belanda,  Eropa,  Journey

    Perjalanan ke Little Venice, Giethoorn

    Little Venice di Netherlands, ini adalah sebutan untuk Giethoorn yang terletak di Utara Belanda. Untuk mencapai tempat ini lumayan juga kalau dari Wageningen. Perjalanan ini saya lakukan tahun lalu bersama Aken, Awi dan Fadli. Menurut orang-orang jangan pernah datang ke Giethoorn saat musim panas karena kalian akan melihat lautan manusia disana. Dan betul saja kanal-kanal sungai di Giethoorn penuh dengan wisatawan mancanegara. Dengar dari teman saya yang orang Belanda asli, doi gak pernah ke Giethoorn untuk liburan. “Itu hanya desa biasa. Sampai sekarang saya belum pernah kesana,” ujarnya kepada saya. Yaahh, beda lah ya.. Saya yang orang Indonesia pun belum pernah ke Papua sampai sekarang.. Semoga bisa pergi kesana.. Aamin…

error: Content is protected !!