• 2018,  indonesia,  LPDP,  Opinion,  perjalanan,  tips

    Cara Kirim Barang dari Belanda Melalui Pulang Kampung

    Setiap kali selesai studi, seringkali mahasiswa kelabakan barang-barang kenangan yang ingin dibawa pulang. Keterbatasan bagasi dari maskapai penerbangan, membuat mahasiswa mencari alternatif lainnya. Salah satunya menggunakan jasa pengiriman via laut. Ada beberapa jasa pengiriman dari Belanda ke Indonesia, salah satunya Pulang Kampung. Jasa Pengiriman Barang dari Belanda Tulisan ini merupakan resume dari sebuah postingan di Facebook PPI Wageningen. Karena grupnya tertutup, jadinya saya tulis di dalam blog agar sebagai pengingat bagi saya nantinya dan juga teman-teman yang membutuhkan ketika akan pulang ke Indonesia. Setiap tahunnya, mahasiswa seringkali ingin mengirimkan barangnya melalui jasa pengiriman melalui laut. Karena apa? Karena lebih murah dibandingkan harus beli bagasi di ariport kalau ternyata bagasinya kelebihan. Padahal…

  • 2009,  Journey,  Opinion

    Volendam, Desa Nelayan di Belanda

    Belanda memiliki daerah yang berbatasan dengan laut maupun teluk. Kali ini saya akan bercerita tentang Volendam, sebuah desa tradisional yang berdekatan dengan teluk IJsselemeer. Di masa lalu desa ini menjadi tempat tinggal bagi nelayan yang mencari ikan di teluk tersebut. Banyak hal yang bisa dilakukan di desa nelayan ini, salah satunya adalah berfoto dengan kustom tradisional khas nelayan Volendam. Perjalanan ke Volendam Perjalanan ke Volendam merupakan kali pertama bagi saya. Karena kebetulan ada junior di Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin datang berkunjung. Kami pun merencanakan perjalanan ke Volendam. Lumayan jauh perjalanan yang harus kami tempuh dari Wageningen. Pertama kami naik kereta menuju Amsterdam Centraal. Harga tiket kereta 14.50 Euro. Lebih baik…

  • 2018,  belanda,  Eropa,  Journey

    Zaanse Schan, Kota Industri di Masa Lampau

    Zaanse Schan merupakan kota industri pada saat itu dan masih menampakkan sisa-sisa kejayaannya. Di tempat ini, kita bisa melihat kincir angin tradisional yang berfungsi normal hingga saat ini. Dulu katanya sempat pemerintah ingin menghancurkan kincir angin, namun UNESCO membuatnya menjadi heritage site dan akhirnya kincir angin tidak jadi dirubuhkan. Sejarah Zaanse Schan Zaanse Schans sebuah daerah yang berada dalam Kawasan Zaandam dekat dengan Zaandijk. Disini ada beberapa kincir angin dan rumah yang bersejarah. Di tahun 1961 hingga 1974 bangunan tua dari Zaansteerk direlokasi ke daerah ini. Untuk Museum The Zaans sendiri berdiri pada tahun 1994. Ada tiga windmill yang menjadi titik fokus yaitu De Huisman, De Gekroonde Poelenburg, dan De…

  • 2018,  belanda,  Journey

    5 Tempat Wajib Kesini Kalau di Belanda + Itinerary Musim Semi di Belanda

    5 Tempat Wajib Kesini Kalau di Belanda + Itinerary Musim Semi di Belanda. Jika punya waktu yang sangat singkat di musim semi untuk mengunjungi Belanda ada beberapa tempat dan must to do yang bisa kalian lakukan selama disini. Saya akan memberikan itinerary untuk perjalanan dua hari di Belanda dana transportasi ke tempat tersebut. Pertama-tama download apps 9292 dan NS Planner, karena selama di Belanda kalian akan sangat butuh dua apps ini. Untuk beberapa apps lainnya, silakan liat disini. Foto Baju Tradisional Volendam Volendam merupakan kota nelayan yang terletak tak jauh dari Amsterdam. Ini adalah sebuah desa sejarah yang sangat terkenal dengan foto kostum nelayan tradisional Volendam. Lokasinya yang tak terlalu…

  • 2018,  indonesia,  Journey

    Musim Semi di Belanda, ngapain aja?

    Welcome Spring! Akhirnya setelah winter usai, saya sudah bisa melihat matahari lagi. Setelah berderai-derai airmata dan digayungi oleh perasaan sendu karena musim dingin. Akhirnya matahari pun menunjukkan dirinya. Alhamdulillah.. Berakhir sudah jaket dua lapis yang harus dikenakan. 🙂 Spring baru saja muncul tepat di tanggal 20 Maret 2018 yang lalu. Ia menyapa dengan udara yang masih dingin namun matahari nampak menyinari. Dan jam juga maju lebih cepat dari biasanya atau biasa disebut Daylight Saving Time (DST) Hal ini dikarenakan selama musim panas, cahaya matahari berlangsung lebih lama. Biasanya, wilayah yang menggunakan daylight saving time menyesuaikan jam satu jam mendekati waktu mulai dan menyesuaikannya mundur di musim gugur ke waktu standar. Jadi …

  • 2018,  Journey,  scholarship

    Spring Vibes di depan Kampus Wageningen University

    Alhamdulillah, it’s spring time! Spring kali ini menunjukkan suhu yang sangat hangat, hampir mencapai 25 derajat celcius. Gak beda jauh lah sama di Indonesia. Kampus yang dibulan Desember seperti kampus mati, sekarang berubah menjadi kampus yang lebih hidup. Akhirnya setelah terkena mimisan parah, kulit yang kena eksim akibat kulit terlalu kering ataupun kedinginan sampai menggigil pun selesai juga. Biasanya kami menghabiskan makan siang di dalam ruangan, gak mau keluar. Suhu di luar ruangan bisa mencapai minus 10, rasanya langsung berdarah hidung. Seringkali saya ngupil dan bukannya upil yang keluar tapi darah segar. Oh no! Tapi masa-masa itupun sudah lewat dan perasaan saya lebih bahagia. Sekarang saya lebih sering menghabiskan makan siang…

  • 2018,  Journey

    Perjalanan ke De Blauwe Kamer

    De Blauwe Kamer adalah sisi sungai di sebelah utara Lower Rhine antara Rhenen dan Wageningen. Disinilah tempat yang menjadi titik strategis bagi hewan-hewan dan bisa dikatakan ecological main structure. Karena dengan luas sekitar 1,2 km persegi membuat tempat ini sangat menyenangkan jika ingin menikmati pinggir sungai. Awalnya karena ingin membeli apel yang katanya Daniel murah, akhirnya kami bertiga memutuskan untuk pergi kesana. Saya, Fifi dan Daniel sebagai leader perjalanan kali ini. Tujuan awal kami adalah apel. Hanya itu.. Jadilah kami pergi menggunakan sepeda, karena memang di Belanda transportasi utama lebih banyak menggunakan sepeda. Kami mengayuh sepeda lumayan pelan, karena pada dasarnya kami ingin menikmati perjalanan ini. Toko yang kami tuju…

  • 2018,  Journey,  Opinion

    Sweet Little Escape ke Bad Münstereifel

    Perjalanan saya ke Bonn untuk mengunjungi seorang kerabat membawa saya ke sebuah tempat yang tak pernah saya dengar sebelumnya. Kebetulan matahari di Bonn sedang terik pada saat itu. Padahal menurut Fadli ada pepatah kuno tentang cuaca di Jerman. “Jangan pernah percaya pada dua hal, cuaca dan wanita Jerman”. “Karena perempuan dan cuaca di Jerman sama-sama gak jelas,” ujarnya berkelakar. Dan terberkatilah kami yang bisa jalan-jalan pada hari yang cerah. Saya, Arif dan Suci menginap di rumahnya Fadli dan dari rumahnya Fadli kami beranjak ke Museum Kota Bonn. Dari sana kami naik kereta lagi menuju Bad Münstereifel dari Bonn Haupthbahnhof. Kami sempat berlarian karena perbedaan waktu antara kereta yang kami naiki…

  • 2017,  2018,  indonesia,  Journey

    Kasteel Hoekelum di Ede

    Sebuah kastil yang dibangun sejak tahun 1396 membuat saya penasaran ketika pertama kali tiba di Wageningen. Masuk dalam daerah registrasi Kota Ede, kastil ini berada di jalur bis 86 yang selalu saya gunakan ketika pergi ke stasiun. . .  Perjalanan mencari cobek Sebenarnya sih ini perjalanan gila-gilaa aja berdua sama Lisana di satu hari sebelum pergi ke Paris. Kita mencoba mencari cobekan untuk Dollah di Paris. Menurut banyak informasi, ada toko yang jualan cobekan dengan harga murah disana. Akhirnya kami berdua naik sepeda menuju Ede. Kalau dikira-kira perjalanan dari Wageningen ke Ede tidak terlalu jauh, hanya sekitar 30 menit menggunakan sepeda. Itupun juga dengan kecepatan yang santai. Karena kebetulan di hari itu…

  • 2017,  2018,  Eropa,  Journey

    New Year di Arc de Triomphe

    Berhati-hatilah dengan keinginanmu, karena Tuhan akan mewujudkan di waktu yang tak pernah engkau tahu. – Adlien Jika tahun lalu saya menghabiskan waktu di Pulau Buru tanpa gemuruh kembang api. Hanya suara jangkrik dan keseruan makan malam dengan hiasan lilin di meja makan, karena setelah pukul 10 malam semua listrik dimatikan. Tapi saya tetap menikmatinya karena saya dikelilingi oleh keluarga yang bahagia disana. Sempat dalam pikiran saya terlintas “Tahun depan saya akan menikmatinya di sebuah tempat yang jauh dari Indonesia dan berbeda dengan keadaan sekarang,” begitu doaku saat itu. Dan tak terasa 2017 pun berlalu. Menyambut tahun 2018 saya memilih keriuhan yang sangat kontras dibandingkan Pulau Buru. Paris menjadi pilihan saya…

error: Content is protected !!