Anak Kecil Juga Bisa Sakit Maag, Ini Tandanya

Tentunya Anda pasti mengenal apa itu maag bukan? Ya, maag merupakan peradangan yang terjadi di lapisan lambung yang disebabkan oleh banyak faktor misalnya konsumsi makanan yang bersifat korosif, stress, konsumsi obat-obatan anti peradangan, maupun akibat infeksi bakteri.

Maag juga bisa saja terjadi pada anak – anak. Banyak faktor dan ciri maag pada anak kecil yang bisa Anda lihat. Kali ini, kita akan membahas tentang apa saja tanda anak kecil yang terkena sakit Maag.

Tanda Sakit Maag pada Anak

1. Sakit Perut

Gejala sakit maag pada anak hampir sama dengan sakit perut pada umumnya. Anak akan merasakan sakit perut pada bagian lambung ke atas, ulu hati hingga rongga dada. Jika bertambah parah, akan ada sensasi terbakar pada dada.

Sakit perut seperti ini mungkin saja terjadi berulang pada pagi, siang, maupun malam. Jika si kecil terus menangis dan selalu tidak nyaman dengan keadaan perutnya tersebut, segera bawa ke dokter untuk mendapat pertolongan pertama.

2. Muntah

Ciri lain yang bisa dilihat pada anak adalah muntah. Anak yang terkena maag bisa jadi mengalami muntah yang disertai darah dengan warna mirip seperti kopi. Darah yang keluar ini dikarenakan adanya luka pada lambung.

Gejala mual dan muntah bisa jadi terjadi secara berulang saat selesai makan. Jangan menyepelekan tanda ini dan segera bertindak cepat dengan membawa si kecil ke dokter.

3. Perut Kembung

Biasanya, anak kecil akan sulit menggambarkan apa yang dia rasakan ketika sedang sakit. Sama seperti gejala maag pada orang dewasa, anak juga akan merasakan kembung di perutnya saat sakit perut.

Ketika melihat tanda – tanda tidak normal, orang tua bisa mengeceknya sendiri. Ketika menyadari bahwa ada yang tidak beres / kembung pada perut anak, orang tua bisa membawa anak ke dokter bagian gastroenterologi (penyakit yang berkaitan dengan sistem pencernaan) untuk mendapat diagnosa dan pengobatan yang tepat.

4. Sering Buang Angin dan Disertai Nyeri

Kembung dan sering buang angin juga merupakan tanda maag menyerang pada anak. Tentunya hal ini membuat anak merasa sangat tidak nyaman. Tak jarang buang angin yang sering ini disertai dengan nyeri pada perut. Saat ini terjadi, hindari memberikan anak makanan yang dapat melukai lambung seperti makanan yang pedas, kacang – kacangan, atau biji – bijian.

5. Tidak nafsu makan

Tanda lain adalah kurangnya nafsu makan pada anak. Anak bisa mengalami penurunan berat badan yang signifikan, hilang nafsu makan, serta lemah / lesu.

Jika anak mengalami hal ini, segera berikan makanan penuh serat kepada si kecil. Jangan biarkan perutnya kosong dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, berikan juga makanan yang tinggi protein dengan bentuk lumat atau lembut sehingga mudah untuk dicerna.

Demikian gejala atau tanda sakit maag pada anak yang mungkin bisa dilihat oleh orang dewasa. Biasanya, tanda – tanda ini akan lebih terlihat pada malam hari. Jika tanda tersebut sudah terlihat, segera bawa anak ke dokter dan mendapat pertolongan.

Jangan coba – coba obat maag secara sembarangan meskipun anak sudah positif terkena penyakit maag. Karena beberapa obat maag yang beredar di pasaran tidak diperuntukkan bagi anak – anak. Bacalah terlebih dahulu secara hati – hati atau orang tua bisa mengunjungi website resmi promag herbal untuk melihat indikasi, kandungan dalam obat, serta aman atau tidaknya untuk dikonsumsi anak – anak.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!