Mencoba Mengingat Identitas #MenolakLupa

Dies Natalis identitas tahun 2010
Entah tulisan ini akan jadi apa, yang pasti saya ingin menuliskannya. Gegara melihat foto-foto yang ada di dalam folder IDENTITAS membuat gue berkeinginan mendokumentasikannya dalam bentuk tulisan.  #MenolakLupa
Saya takut jika suatu saat Fac*book akan dihapus dari sistem sama seperti Fri*ndster, maka semua foto-foto ini akan hilang, atau jika suatu saat laptop saya rusak dan file-file di dalamnya ikut terhapus. Saya takut saya terkena amnesia parah, sehingga saya lupa kapan tepatnya hal-hal indah ini terjadi. Ketika saya ingin mengetahui jati diri saya, saya tinggal membuka blog ini. Membaca mengenai perjalanan hidup saya. 😀

Dies Natalis identitas tahun 2012

Karena itu melalui coretan ga penting ini, saya ingin mendokumentasikan pikiran saya tentang sebuah keluarga kecil identitas. Kenapa keluarga kecil? Kenapa ga keluarga besar? Menurut senior-senior yang lebih berpengalaman, keluarga kecil bermakna lebih kece. Karena jika keluarga kecil, maka kita akan tahu satu sama lain. Mengenal dengan akrab personal setiap individu yang berkecimpung dalam Identitas. Tak heran, junior-junior seperti saya bisa akrab dengan senior-senior yang berbeda 10 tahun. Bahkan lebih dari 30 tahun seperti Kak Dahlan Abubakar. 😀

Pernikahan Kak Nilam
Saya paling suka dengan kegiatan-kegiatan non rutin yang membuat saya kenyang. Hahaha. Misalnya acara pernikahan senior. Acara pernikahan adalah acara yang paling ditunggu oleh mahasiswa. Karena bisa makan gratis sampe puas. Nambah es buah berkali-kali. Hahaha. Selain itu kalau datang bareng-bareng sama anak Identitas, ga perlu takut salah kostum. Gag perlu pake yang ribet-ribet, tinggal pake kaos oblong dan jeans, dipadu sepatu. Tinggal datang aja, ga perlu malu-malu. Hahaha. Karena nyaris semua senior juga datang dengan gaya yang sama. (liat foto dibawah ini).
ke Pernikahannya Kak Gun
Selain itu ada juga traktiran yang sering datang tidak diduga. Biasanya seorang senior yang datang ke rumah kecil (panggilan untuk sekret Identitas) dan langsung mengajak kami yang sedang jaga untuk makan di Jasbog (singkatan dari Jasa Boga = kantin di Unhas). Bisa ambil apapun, semuanya GRATIS!. Hahaha. Atau traktiran malam-malam, misalnya Kak Idham bawa martabak manis ke rumah kecil bahkan mengajak kami ke sebuah kafe di bilangan Tamalanrea. uuyyeeaaahhh!
traktiran martabak manis a.k.a Terang Bulan
Selain itu, terkadang ada orang-orang yang ulang tahun di Identitas, sehingga kita kebagian jatah kue ulang tahun. Haha. Karena itulah, saya lebih suka nginap di rumah kecil, karena selalu saja ada makan-makan gratis dari manapun. Jadi uang bulanan yang dikasih sama Bunda selalu lebih dari cukup. Atau tiba-tiba ada panggilan “darurat” dari Kak Fajar untuk makan di rumahnya. Kak Fajar selalu punya eksperimen yang enak-enak dan tidak pelit membagi sama anak-anak kelaparan di identitas. Thanks Kak Fajar! 😀
ulang tahunnya Monye’nya Mifda a.k.a Adi
Selain acara non rutin, ada juga acara rutin setiap malam minggu yang selalu ditunggu-tunggu. Traktiran dari identitas! uyyeaaahh! makan gratis lagi. Hahaha. Saya memang paling suka yang berbau gratisan. Selain itu ada juga ajang berbagi ilmu dari kakak-kakak. Biasanya salah satu kakak akan bercerita tentang apapun. Masalah jurnalistik, kehidupan, kenangan kampus di masanya, cerita cinta di identitas, dan lain sebagainya. Saya paling suka kalau lagi ngomongin masalah cinta dan nostalgia kampus merah di masa lalu. Seperti berbicara dengan saksi sejarah. Hahaha. 😀
Acara Malam minggu yang diisi oleh materi dari senior
Kegiatan rutin di Identitas yang paling saya takuti ketika masa magang. Apalagi jika senior sangar yang mimpin rapat. Oh no! kalau ga punya usulan, bisa dicekek habis-habisan. Hahaha. Tapi proses rapat redaksi inilah yang membuat saya matang. Jika kita punya usulan dan pendapat, kita harus mati-matian mempertahankannya dan membuatnya bisa diterima oleh seisi ruangan. Sehingga sebelum rapat redaksi, kita diwajibkan mencari data-data lengkap mengenai masalah yang akan kita angkat. 
Rapat rutin
Saya ingat, usulan pertama kali ketika magang mengenai “Adiksi Game di Kampus Merah”, diterima oleh pimpinan rapat. Keren banget! Namun ga jarang, usulan saya ditolak karena kurangnya data yang memadai. Disitu pembelajaran yang paling penting di identitas, mempertahankan pendapat, berdiskusi, dan belajar toleransi. Thanks udah mengajarkan saya banyak hal. 😀
nonton bola


Selain itu saya juga paling suka dengan acara kecil-kecilan yang dibuat secara mendadak. Misalnya nonton bola bareng pake LCD, nonton film bareng pake LCD, makan nasu bebek palleko hasil traktiran, baku calla’ (ngejek-ngejek- Makassar version). Semuanya tidak terlupakan!

Naik sepeda bareng-bareng kru identitas

Tapi yang paling saya suka adalah bulan Ramadhan. Kalau udah datang bulan Ramadhan, rasanya satu bulan penuh akan menjadi bulan yang menyenangkan. Kenapa? Karena di identitas punya tradisi rutin yang ga ada di tempat lain. Semua senior dan kru identitas akan menjamu buka puasa kru dan senior yang lain. Semua orang melingkari kalender dan menuliskan namanya. Ada yang traktir atas nama pribadi, ada juga yang traktir atas nama angkatan (ini biasanya untuk angkatan yang belum kerja, termasuk angkatan saya, hahaha). Kadang buka puasa di restoran, kadang buka puasa di mall, kadang buka puasa di rumah senior dan kadang buka puasa di identitas. Kebersamaan lahir dari hal-hal kecil seperti ini. 
 

traktiran buka puasa angkatan saya.

mengenang!

Oke, cukup cerita tentang makan-makannya. Seakan-akan saya hanya mem
ikirkan makanan. Hahaha. Nah, itu adalah beberapa alasan kenapa saya suka tinggal di rumah kecil identitas. Tapi alasan lainnya adalah saya dapat tempat tidur gratis. Walaupun punya kost bahkan rumah sewa, saya lebih senang tinggal di identitas. Karena rame dan ada akses internet gratis 30 jam! Saya sering begadang untuk ngenet sampe jam 3 pagi. Bahkan ada senior yang ga tidur untuk main game sampe pagi (colek Kak Yani. Hahah). 
 

internet full speed!


Ketika magang, saya suka tidur beramai-ramai di ruang magang. Namun sejak naik pangkat (ceeiilleee) saya lebih memilih tidur di ruang redaksi. Tempat tidur yang paling saya suka adalah kursi rapat. Kursi itu saya deret dan saya gabung, sehingga menjadi tempat yang paling nyaman. Daripada tidur di karpet tipis, lebih baik tidur di atas kursi. Saya juga bawa kipas angin dari kamar kost kalau mau nginep di identitas. Soalnya nyamuk pencari darah O, berseliweran dimana-mana. Hahaha. Ini ga akan saya lupakan! 
my springbed. 😀

Selain dapat tempat tidur dan internet, saya juga dapat hal-hal baru dan sangat keren. Ketika hujan deras, saya akan mencuci pakaian saya dengan air hujan. Ini hal gila, tapi sering saya lakukan jika di identitas sedang tidak ada air. 😀 Yang lucu adalah mencari tempat untuk menjemur pakaian. Hahaha. #abaikan. 
Kegiatan-kegiatan di luar identitas juga adalah hal yang paling keren. Seringkali identitas mengadakan rapat LPJ di tempat-tempat kece. Misalnya ke Gowa, Maros, Bantimurung, Malino dan tempat kece lainnya. Lumayan, bisa jalan-jalan dan liburan gratis setelah berpenat-penat ria. Selain itu, saya pergi ke banyak tempat karena identitas. Misalnya liputan mahasiswa KKN ke Bantaeng, jadi magang Kompas.com di Jakarta, liputan ke pulau, dan lain-lain. 

di Bantimurung!

Pokoknya identitas ga ada gantinya. Bersyukur pada tahun 2009, Kak Ismawan (angkatan 2003, mantan Redpel identitas) membimbing saya untuk masuk ke dalam komunitas ini. Thanks Kak Mao karena telah “membawa” saya. 😀  
Tulisan ini akan tersimpan hingga puluhan tahun ke depan, dan ketika saya membacanya lagi, saya akan tertawa-tawa. 
#MenolakLupa
Ditulis di kamar kost
26 April 2014, 8:47 Wita
Ketika sedang rindu-rindunya dengan keluarga kecil.

habis traktiran nonton 5 cm

Maros!

minum sarabba di pintu 2. sambil baku calla’ sama Ria. haha.

kunjungan ke LPM Profesi UNM

Setelah pemilihan Pimred! 😀

Persiapan pembagian koran SNMPTN

Nganter Fadli ke Jepang.
Shalat di Mushalla Identitas. #narsis

Nganter Ummul ke Bogor.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *