gaji pertamamu
2021,  Journey,  Opinion

Gaji Pertama dan Kenangannya

Gaji pertama dan kenangan tentangnya. Masih ingat Gaji Pertamamu? Pertanyaan ini dilontarkan oleh seorang Travel Blogger, kak Titiw di dalam Instagramnya @travelmom.id. Ternyata pertanyaan ini adalah bagian dari #giveawaysahabatpegadaian. Ak pun mencoba menjawab pertanyaan itu, padahal sisa 1 hari waktu pengumpulan komen nya. Jadi ak gak berharap banyak. Hanya ingin nostalgia masa-masa kuliah di Makassar.

Kak Titiw mengomentari komen dan menanyakan apakah saya pernah menuliskan ini dalam blog? Saya belum pernah menuliskan cerita ini ke dalam blog. Jadilah tulisan ini masuk ke dalam blog. Semoga jadi pengingat masa-masa itu dan terus mendoakan kebaikan para teman, sahabat, orang tua yang baik selama saya di Makassar. Aaamin ya rabbal alamin

Kenangan Gaji Pertama

Hahaha. Ini jadi kayak mengorek kenangan masa lalu ketika pas mahasiswa di tahun 2008. Ak merantau pertama kali ke Makassar, dibekali uang 300 ribu per bulan. Lama kelamaan, karena adik juga masuk kuliah di tahun berikutnya, ak dapat 150 ribu per bulan. Beneran cuman 150 ribu per bulan, bahkan pernah gak dapat uang bulanan sama sekali.

Tapi selalu bilang ke Bunda “it’s okay, ak masih bisa makan kok disini,” padahal… hahaha sering masuk angin karena makan jalangkote satu aja kalau pagi. Karena emang uangnya ak hemat-hemat. Untungnya ak punya teman dan senior yang baik2 banget di Unhas.Ā Kenangan yang gak ak lupakan, ak sering banget dapat traktiran entah itu sarapan, makan siang dan makan malam. Alhamdulillah banget kalau dapat traktiran. Bisa hemat uang pemberian orang tua.

Tidur di Kampus untuk Hemat

Untuk kost-kostan aku tidur di kampus. Haha. Literally di gedung kampus. Zaman itu, mahasiswa masih bisa tidur di dalam kampus. Saya tidur di Penerbitan Kampus Identitas Unhas. Sampai orang-orang tuh tau kalau ak cuman pakai baju yang itu-itu aja dan selalu bawa sikat gigi di dalam tas. Wkwkwk.

Kenapa tidur di kampus? Karena emang saya gak punya uang untuk bayar kost. Saya baru punya kost permanen setelah tercatat sebagai mahasiswa semester 6. Haha. Karena sudah mulai punya uang dan kebetulan dapat beasiswa dari kampus. Jadi bisa untuk bayar kost, bahkan bisa untuk sewa rumah bareng sama teman angkatan. Masya Allah.

Bayar Utang dari Gaji Pertama

Di organisasi Penebitan Kampus Identitas, Universitas Hasanuddin, ak magang dan belajar menulis disana. Ak gak pernah tau kalau ternyata magang disana dapat uang setelah beberapa bulan liputan Kampusiana. Ya Allah, ak nangis dan terharu banget pas dapat uang 250 ribu pertama. Karena di bulan itu emang gak dapat uang kiriman dari orang tua šŸ¤£

Dan yang bikin terngiang adalah gaji pertama digunakan untuk bayar utang di Mace kantin yang sering berbaik hati izinkan saya ambil jalangkote dan bayar saat saya ada uang. Beberapa mace di kampus, seperti Daeng Bunga, Mone dan Mace kantin Sospol selalu berbaik hati memberikan keringanan untuk bayar makan setelah ada uang. Masya Allah. Semoga Allah SWT selalu melindungi mereka, dimanapun mereka berada. Aamin ya rabbal alamin.

Menulis Membuka Banyak Kesempatan

Alhamdulillah, setelah magang di penerbitan kampus selama setahun, lalu naik ke jajaran reporter, kemampuan menulis terasah dan dikenal sebagai wartawan di kampus. Di tahun 2009 ak juga mulai ngeblog di dalam website www.adliencoolz.blogspot.com. Hahah. Saat itu masih pakai website gratisan untuk mengabadikan tulisan-tulisan selama magang yang ak kumpulkan.

Karena mulai aktif membagikan info kegiatan di Facebook, Alhamdulillah orang mulai kenal dan langsung dapat banyak kesempatan untuk bantu2 penelitian, liputan2 di luar dan juga juara lomba blog. Ak inget banget juara lomba blog, dengan tulisan mengenai Musik Anak. Itu adalah lomba blog pertama yang saya ikuti. Baca tulisannya disini.

Punya kemampuan menulis, jadi punya nilai tambah diri. Ak ngerasa menulis itu membuka banyak hal, salah satunya sumber cuan. Karena itu ak selalu mengajarkan ke Ayyash agar mencintai buku dan sering menulis. Karena dengan menulis membuat kesempatan ak belajar lebih banyak dan memberikan kesempatan pergi melihat dunia. Huaaaa. Jadi nostalgic masa-masa mahasiswa. Salah satu masa yang paling menyenangkan šŸ¤£#giveawaysahabatpegadaian

Penutup

Cerita kebaikan orang-orang di Makassar gak akan pernah bisa saya balas. Rasanya saya punya banyak utang sama mereka. Hanya bisa membalas dengan doa agar semuanya diberikan kesehatan, keberkahan dan keselamatan. Aamin ya rabbal alamin.

Alhamdulillah Tulisan ini berhasil memenangkan #Giveawaysahabatpegadaian dan mendapatkan sebuah Handphone Samsung M12. What a story. Ak double utang sama kebaikan orang-orang selama ak kuliah di Universitas Hasanuddin. huhu.

ditulis di Yonif 315 Garuda, Bogor

1:46 PM Rabu, 17 November 2021

sambil denger lagu Adele – Easy on Me

 

writer

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!