Namamu, Ayyash Ahmad Malik Ariad

Nak, kami berharap namamu sebaik perilaku dan akhlakmu nantinya. Ayyash Ahmad Malik Ariad.

Arti nama Ayyash

Nak, kamu tau apa artinya Ayyash? Ayyash berarti orang yang hidup dengan baik dan pekerja keras. Kami berharap kamu menikmati hidupmu dengan baik. Bekerja keraslah, agar kamu tahu bahwa dunia ini tidak selalunya keras. Ia juga menawarkan kelembutan.

Nak, Ahmad adalah nama pemberian dari Nenek, yang artinya orang baik. Nabi Muhammad SAW memiliki nama lain yaitu Ahmad. Kami berharap agar kamu menjadi orang yang baik. Baik terhadap sesame, baik terhadap mahluk Allah SWT lain di muka bumi. Tanpa harus membeda-bedakan ras, agama dan suku  bangsa. Jadilah orang yang baik.

Sedangkan Malik berarti raja yang merupakan pemberian Yangti dan Oom Maulana. Kami ingin kamu menjadi seorang pemimpin. Karena pada dasarnya manusia diciptakan sebagai khalifah dalam hidupnya. Kelak kamu akan memimpin sebuah keluarga kecil. Lalu mungkin perjalanan hidup akan membawamu sebagai pemimpin yang lebih besar dan bijaksana.

Sedangkan Ariad adalah singkatan dari Arif dan Adlien. Apakah kamu tahu bahwa nama kami berdua merupakan doa dari orang tua kami? Arif adalah sebuah kata yang mencerminkan kebijaksanaan. Seperti yang kamu lihat, Abba adalah orang yang sangat bijaksana dan arif. Sedangkan nama Adlina, berasal dari kata Al-Adl’ atau adil dalam Bahasa Indonesia. Kami ingin kamu mewarisi doa orang tua kami kepadamu.

Perjalanan Memberikan Nama

Kalau digabungin kurang lebih jadi raja yang baik dan hidup dengan baik anaknya Arif dan Adlien. Mudah-mudahan Ayyash bisa jadi orang yang bermanfaat selama hidupnya. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Pemberian nama Ayyash ini sebenarnya tidak semudah yang terlihat. Awalnya saya ingin sekali memberikan ia nama Haydar atau singa. Biar garang begitu. Eh Bunda gak setuju kalau ada nama singa nya. Terus ak sempet kepikiran mau masukkin nama dengan unsur Belanda supaya inget sama perjuangan pas master di Wageningen.

Anak-anak banyak yang nyaranin nama “van Wageningen” atau “van Bennekom”. Haha. Tapi saya sempat berpikir untuk memberikan nama Fierste, dibaca te dengan penekanan seperti bilang TE;ratai. Fierste sih awalnya biar ketauan bahwa bayi ini anak pertama, yaitu First. Terus ditambahin aksen Belanda dengan memasukkan huruf e yang agak ditekan.

Teman-teman Belanda banyak yang nyaranin untuk kasih nama Belanda seperti umumnya nama-nama Belanda. Misalnya Tim, Pim, Berg, dan lain sebagainya. Tapi entah kenapa Fierste rasanya sudah cukup mewakili aksen-aksen Belanda di nama Ayyash.

Tidak jadi Fierste

Awalnya Ayyash bernama Ayyash Fierste Ariad. Tapi seperti yang saya ceritakan diawal, Bunda dan Mama menyumbang nama untuk Ayyash. Dan kami berdua sangat menghargai niat baik mereka berdua. Kami pun mengalah dan mengganti nama panjang Ayyash jadi Ayyash Ahmad Malik Ariad.

Ketika mau didaftarkan ke dalam Kartu Keluarga, Ayah sempat salah memasukkan nama menjadi Ayyashy. Untungnya saya melihat catatan itu dan meminta Ayah untuk mengubahnya ke Kantor Kecamatan Tajurhalang. Eh tapi lama kelamaan, nama Ayyashy malah jadi lebih sering terdengar dibandingkan Ayyash. Jadi panggilan saying orang rumah sama Ayyash ya Ayyashy. Haha. Malah Tante Hany manggilnya Ayyasho. Duh..

Tapi ku lebih suka manggil Ay. Karena mengingatkan saya sama jaman-jaman awal menikah. Arif selalu panggil saya dengan panggilan saying “Ay”, saya panggil Arif dengan sebutan “By”. Jadilah Ayyashi kadang dipanggil Ay, kadang Ayyashi. Tapi apapun itu, kita saying sama Ayyash.

Wuff.

 

Ditulis di kamar kita

22:14 Friday 17/01/2020

Ayyash lagi main sama Tante Hany di Kamar Yangti

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!