Review Aplikasi Pengiriman Uang : Transfez

Bagaimana review pengalaman menggunakan aplikasi pengiriman uang, Transfez. Mengirimkan uang dalam jumlah besar ke luar negeri pasti agak menakutkan. Apalagi jika mengirimkan melalui sebuah apps yang kita belum tahu bagaimana cara kerjanya.

Sebuah komentar masuk ke dalam kolom komentar saya di blog tentang tulisan “Cara Kirim Rupiah ke Luar Negeri dengan Transfez“.

bisa dipercaya nggak ya? saya masih takut, takut uangnya hilang

Wajar sih kalau merasa takut, apalagi di zaman serba canggih seperti ini. Penipuan dengan modus yang sangat rapih bisa saja dilakukan. Karena itu wajar sekali jika seseorang bertanya mengenai keamanan kirim uang ke beda negara menggunakan aplikasi Transfez.

Apa itu Transfez?

Transfez merupakan aplikasi untuk mentransfer mata uang rupiah ke berbagai mata uang di dunia. Ada 37 negara yang menjadi tujuan penukaran uang rupiah kalian. Transfez sudah mengikuti peraturan Bank Indonesia dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Menurut laman dari Payment System milik Bank Indonesia, Transfez terdaftar sebagai lembaga pengiriman uang No : 13/ 77 / DASP / 30. Jadi aman karena sudah terdata. 🙂

Sekedar informasi, Transfez sebenarnya sudah cukup lama berdiri namun baru di akhir 2019, mereka membuat aplikasi pengiriman uang di Android dan iOS. Selama itu pula, sudah ada 220 milyar rupiah yang dikirimkan oleh pengguna kepada sanak saudara di luar negeri.

Saya pernah menuliskan cara menggunakan Transfez di artikel ini

Review Jujur tentang Transfez

Sebenarnya apa saja yang membuat saya berani merekomendasikan aplikasi ini? Ada beberapa review yang ingin saya bagikan ketika menggunakan aplikasi ini selama beberapa bulan ini.

1. Bisa mengirimkan Rupiah ke 37 negara di dunia

Transfez membuat kita bisa mengirimkan uang ke 37 negara yang sudah bekerjasama dengan Transfez yaitu Austria, Bangladesh, Belgia, Cina, Siprus, Estonia, Finlandia, Prancis, Guyana Prancis, Jerman, Yunani, India, Irlandia, Italia, Korea Selatan, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Malaysia, Malta, Monako, Myanmar, Nepal, Belanda, Pakistan, Filipina, Portugal, Saint Pierre dan Miquelon, San Marino, Singapura, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Sri Lanka, Thailand, Inggris, Vietnam.

Saat ini Transfez juga akan segera hadir di negara Australia, Hongkong, AS, Jepang, Selandia Baru, Kroasia, Republik Ceko, Denmark, Norwegia, Polandia, Rumania, Swedia, Kamboja, Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bolivia, Brasil , Chili, Kolombia, Kuba, Republik Dominic, Haiti, Meksiko, Nikaragua, Peru, Venezuela, Benin, Burkina Faso, Pantai Gading, Ethiopia, Ghana, Guinea-Bissau, Kenya, Mali, Niger, Nigeria, Nigeria, Senegal, Togo. Banyak banget kan?

Uang diterima dengan cepat

Saya mencoba transfer rupiah ke rekening Euro saya. Kebetulan saya membutuhkannya untuk membayar biaya kuliah. Uang yang saya kirimkan melalui Bank BNI tiba di rekening ABN Amro saya tiba di hari yang sama. Karena Transfez menjanjikan uang tiba di Belanda : D+1 banking day jika uang dikirim sebelum jam 4 pm (GMT +7). Saya mengirimkan uang pukul 13.45 WIB dan tiba di akun ABN Amro sekitar pukul 19.00 WIB. Lumayan cepat. Uang yang saya terima, sama dengan yang muncul di layar apps pertama kali. Jadi tidak ada hidden fees yang perlu kita takutkan

Kurs tidak beda jauh dengan rate tengah Bank Indonesia

Contoh yang saya ambil pada tanggal 4 September 2020 adalah pengiriman uang dari rekening IDR senilai Rp. 10,000,000 maka yang akan diterima di Belanda adalah 560.28 Euro dengan rincian sebagai berikut:

Biaya transfer 74,000 IDR (flat fee)
divide
Kurs1 EUR = 17,716.05 IDR
Jadi tidak ada biaya tambahan ketika kita menerima uang dari Transfez. Rate nya juga lumayan bagus dibandingkan dengan bank-bank konvensional yang memiliki program kirim uang antar negara. Berikut ini saya sajikan tabelnya berdasarkan data dari duwitmu.com

Flat Fee

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, pihak Transfez menggunakan fitur Flat Fee untuk biaya transaksi yang memmbuat saya tertarik. Kalau di Transferwise, semakin besar uang yang dikirimkan, semakin besar pula biaya transaksinya. Sedangkan di aplikasi ini, harga yang kita bayarkan tetap di Rp. 74.000 untuk biaya kirim ke Belanda.

Kalau dibandingkan dengan bank konvensional ada biaya tambahan jika ingin mengirim uang dalam waktu singkat. Sedangkan Transfez menjamin bahwa uang akan tiba dalam waktu singkat tanpa biaya tambahan. Semuanya flat fee di Rp. 74.000. Asik banget kan?

Semua Proses dilakukan secara online dan ada tracking

Di saat pandemi seperti ini, rasanya menggunakan aplikasi yang membuat kita tak perlu antri ataupun pergi ke bank merupakan hal yang sangat esensial. Tinggal duduk manis, buka aplikasi, kirim uang dan voila uang akan tiba di rekening luar negeri dalam waktu singkat.

Customer Service yang ramah

Ini paling penting, pihak Transfez selalu memberikan kabar mengenai perjalanan uang kita. Mereka akan memberikan informasi mengenai kapan uang akan tiba. CS juga sangat ramah di Whatsapp dan kita bisa bertanya apapun.

Mau Gratis pengiriman pertama pakai Referral Code 78EFB2

Kalian bisa gunakan referral code dari saya untuk pengiriman uang pertama kali 78EFB2. Setelah itu, kalian bisa mendapatkan referral code yang bisa kalian bagikan kepada sanak saudara ketika menggunakan Transfez, mereka dapat gratis transfer pertama kali, Anda bisa dapat komisi 250k. Alhamdulillah, saya sudah mendapatkannya hingga 3 kali.

Jadi, jangan lupa pakai Transfez dan ceritakan ini kepada lebih banyak orang tentang Transfez. 🙂

ditulis di Tajurhalang

0:15 WIB 5 September 2020

sambil mendengar lagu Aditya Sofyan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!