Serpihan Kenangan bergabung Travel Bloggers Indonesia

Masih segar dalam ingatan, saat itu saya bertugas di Maumere, Nusa Tenggara Timur. Baru saja lulus dari Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin. Masih sangat senang untuk mengeksplore daerah baru. Apalagi ketika saya mendapatkan pekerjaan di daerah yang memiliki keindahan alam yang sangat mengagumkan.

Pekerjaan saya juga tergolong mudah, melakukan pendampingan kepada nelayan-nelayan. Melakukan survey setiap hari apa saja ikan yang didapatkan oleh para nelayan ketika pulang melaut. Hal ini membuat saya memiliki waktu banyak untuk mengeksplore daerah-daerah di Maumere. Inilah yang membawa saya semakin sering menulis kegiatan saya sehari-hari selama di Maumere.

Mulai dari naik gunung yang tak terlalu tinggi, pergi ke pantai, pergi ke pasar yang menjual kain-kain tenun, pergi ke Danau Kelimutu, bahkan ibu-ibu penjual ikan di sekitar rumah. Semuanya saya dokumentasikan dengan tulisan dan foto-foto. Kebetulan di tahun itu, saya baru mendapatkan kamera Nikon D3100 hasil dari menabung selama 3 bulan. Senang bukan kepalang. Tak ayal jadwal perjalanan saya semakin bertambah. Setiap sore, ketika nelayan pulang melaut saya akan melakukan wawancara dan mengambil gambar kegiatan melabuhkan ikan tuna. Hasil wawancara itu saya tuliskan dalam blog. Pekerjaan yang sangat menyenangkan.

pemandangan belakang kantor

Kesenangan saya dalam menulis cerita-cerita perjalanan membawa saya ke sebuah website : Travel Bloggers Indonesia atau biasa disingkat menjadi TBI. Saat itu saya masih sangat awam mengenai Travel Blogger. Apa itu? Seorang Blogger yang suka Travelling kah? Atau Travelling bareng Blogger? Hahah. Akhirnya saya melihat website tersebut dengan seksama. Dengan tagline Home.Heart.Indonesia, banyak blogger-blogger yang berkecimpung dalam dunia travelling bergabung di dalam situ.

Semakin saya membaca profil-profil para travel bloggers ini, semakin saya tertarik untuk bergabung. Pikiran saya waktu itu, ingin banyak menulis tentang keindahan alam Indonesia. Saya ingin berkontribusi dalam bidang pariwisata Indonesia. Itu saja pikiran saya saat itu.

Akhirnya saya menuliskan sebuah postingan tentang kenapa saya ingin bergabung dengan Travel Bloggers Indonesia. Tulisan saya bisa dibaca disini : http://adlienerz.com/ini-cara-gue-mencintai-indonesia-kamu/ . Tak pernah terbayangkan bahwa saya bisa diterima. Kenapa? Karena saya hanya seorang sarjana bau kencur yang bertugas di timur Indonesia. Siapalah saya ini? Lebih dari dua minggu, email saya tak digubris. Sehingga saya pun melupakan tentang pendaftaran tersebut. Saya berfokus pada kegiatan nelayan, karena pada saat itu, nelayan lagi sering mendapatkan ikan tuna.

Masih lekat dalam ingatan ketika saya mendapatkan undangan masuk ke dalam grup Whatsapp, saya bingung. Grup apa ini? Ramai sekali. Pada tahun 2014, masih sedikit orang yang menggunakan HP android. Jadi saya agak kaget ketika mendapatkan undangan masuk ke dalam grup yang tidak saya kenali. Ternyata grup inilah yang bernama Travel Bloggers Indonesia. Sangat ramai. Hahah.

Padahal saat itu saya sedang menimbang ikan tuna yang diturunkan oleh nelayan ke rumah pengepul. Bau amis ikan menguar dari HP Samsung, karena saya beberapa kali mencoba melihat HP padahal tangan saya berlumur dengan darah ikan. Haha. Karena saya sangat senang.

Tak lama setelah saya bergabung, saya bertemu dengan kak Sutiknyo atau biasa disebut dengan panggilan kak Bolang (www.lostpacker.com) di Maumere. Setelah itu mendapatkan kesempatan jadi guest kak Astin (www.astinsoekanto.com) selama di Ambon. Setelah itu bertemu dengan kak Firsta (www.discoveryourindonesia.com) di Ambon yang sedang trip bareng dengan Kak Mumun (www.indohoy.com) dan alm Kak Vindhya (Trip Organizer Ibu Penyu) ke Saparua. Al Fatihah.

Karena berkenalan dan berinteraksi dengan para Travel Blogger kece ini, saya pun memutuskan untuk mengganti nama blog. Awalnya bernama : adliencoolz.blogspot.com menjadi www.adlienerz.com seperti yang kalian lihat selama ini. Banyak ilmu baru yang bisa saya dapatkan dari teman-teman di dalam Travel Bloggers Indonesia. Tapi yang paling seru adalah pertemuan offline bareng mereka, ada aja cerita baru. hehe. Dan tak terasa sudah hampir empat tahun saya bergabung. Tulisan ini adalah mengenang ketika pertama kali bergabung. hehe. Terima kasih kakak-kakak. ūüôā

gathering buka bersama 1438 H

ditulis di Kamar Kost Depok

20:22 WIB Minggu 11 Juni 2017

sambil dengar lagu  Raihan РAlangkah Indahnya Hidup ini

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *