
Membayangkan Kisah Roro Jonggrang di Candi Prambanan
Roro Jonggrang gelisah, ia mondar-mandir sedari tadi. Tangannya penuh dengan keringat. Peluh di dahinya tak bisa ia sembunyikan. Ia menerima kabar kematian ayahnya, Prabu Baka di medan pertempuran. Patih Gupala datang kepadanya tertatih-tatih. Roro tak siap menerima









