Ayah, Terima Kasih
Kali ini saya menuliskan tentang seorang laki-laki yang menanamkan nilai demokrasi di dalam rumah. Ayah. Sosok yang saya gambarkan sangat humoris terkadang dingin bahkan raut mukanya seringkali dingin. Sambil menyesap rokoknya dalam-dalam, beliau akan mencoba bertukar pikiran





