Review Rak Buku Montessori

Rak buku Montessori ini sering banget dilihat di akun Instagram para pendidik Montessori. Saya sering melihat rak buku ini di postingan beberapa mom-fluencer yang bercerita mengenai tumbuh kembang anaknya. Hal ini membuat saya jadi kepikiran untuk membelikannya buat Ayyash. Terpengaruh euy. hahah. Tapi kan terpengaruh sama hal yang baik. 🙂 Insya Allah..

Menumbuhkan Cinta Buku

Menumbuhkan minat anak terhadap buku adalah salah satu tugas orang tua. Kenapa? Karena saya percaya bahwa anak tumbuh dengan keingintahuan yang sangat besar. Dengan dasar itulah, sudah seharusnya orang tua memberikan fasilitas dan memberikan tools (perlengkapan) dalam mencari ilmu untuk anak-anaknya.

Saya selalu terpikir untuk memberikan Ayyash sebuah pancingan untuk menangkap ikan bukan terus memberikannya ikan. Dulu, Ayah dan Bunda selalu membelikan kami buku untuk kami baca setiap bulannya. Tanpa mereka sadari, karena ilmu parenting jaman dulu tak semasif saat ini, hal inilah yang menumbuhkan minat baca terhadap anak-anaknya. Untuk saya pribadi, setiap buku yang dibelikan Ayah dan Bunda selalu habis saya lahap. Hingga sampai saat ini saya masih banyak mengingat apa saja isi bukunya.

Bunda selalu menyisihkan uang bulanan untuk membelikan buku. Walaupun saya tahu, ada beberapa hari di akhir bulan kami harus makan nasi dengan kecap saja. Sebegitu pentingnya buku bagi Bunda di masa itu.

Dan ternyata itu yang membuat saya tertarik untuk terus membaca. Ketika buku di rumah sudah habis dibaca, saya pergi ke perpustakaan sekolah untuk meminjam buku tiap harinya. Saya haus dengan bacaan fiksi yang membuat saya bermimpi tinggi-tinggi.

Saya ingin sekolah ke luar negeri, itu adalah mimpi yang takut untuk diucapkan, tapi keinginan itu begitu kuat tertancap dalam memori. Hingga akhirnya saya pun bisa mewujudkannya. Ayah dan Bunda menjadi salah satu tonggak penting dalam pencapaian besar saya saat ini. Karena Ayah dan Bunda telah memberikan pancingan ikan bukan hanya memberikan ikan sejak awal.

Bertumbuh bersama Ayyash

Berdasarkan pengalaman itulah, saya berusaha menumbuhkan rasa cinta pada buku ke Ayyash. Saya pun mulai menerapkan pola yang sama. Saya dan Arif berusaha mengumpulkan uang untuk membeli buku tiap bulannya. Budget mulai dari 50 ribu hingga 200 ribu rupiah tergantung pemasukan kami bulan itu.

Buku yang kami incar pun berbeda-beda genrenya. Ketika Ayyash usia 0 bulan, saya memperkenalkannya dengan buku jenis soft book yang aman untuk ia sentuh. Lalu teksturnya pun naik menjadi buku board book dengan warna kontras hitam putih merah. Hal ini membantunya untuk melihat lebih jelas dan membedakan warna-warna kontras.

Hingga akhirnya saya mulai memperkenalkan dengan buku warna cerah dengan huruf besar dan hanya satu kata. Sembari saya mengarang cerita untuk membuatnya tertarik dengan gambar yang ada di dalam buku. Kami menggunakan metode Read Aloud, bisa dibaca disini ya

Lalu di usianya yang terus bertambah, buku-buku jenis lainnya pun memenuhi lemari baca. Mulai dari Sound Book, wipe and clean book, flip and flap book, hand puppet book dan jenis buku bayi lainnya.

Buku Penuh Ditaruh dimana?

Dan hingga akhirnya di usia Ayyash yang ke 16 bulan, buku-buku Ayyash pun menggunung. Karena Ayyash suka sekali dengan buku, ia sering menggunakan buku sebagai salah satu permainannya. Buku-buku pun sering bertebaran dimana-mana. Karena memang kamar kami tidak terlalu luas, sehingga buku pun hanya ditumpuk seadanya.

Tak lama, saya mulai melihat buku-buku yang ditumpuk pun mulai berjamur. Karena jenis board book yang berada di dalam kamar lembab, memudahkan jamur untuk menginvasinya. Sedih banget lihat buku jadi berjamur.

Saya pun mulai kepikiran untuk cari rak buku yang gak makan tempat dan mudah untuk dijangkau oleh Ayyash. Hal ini agar ia tak kesulitan untuk menggapai buku yang ia inginkan untuk dibaca sesuai dengan moodnya.

Hunting Rak Buku

Setelah berdiskusi dengan Arif, saya pun menjelaskan bahwa Ayyash butuh rak buku yang bisa ia jangkau. Rak Buku Montessori pun jadi pilihan. Apalagi saya sering melihat rak buku jenis ini digunakan oleh para ibu-ibu dan disarankan oleh praktisi Montessori.

Kenapa disarankan? Karena rak buku ini tingginya disesuaikan dengan usia anak. Biasanya terdiri dari 1-6 tingkat sekitar 70 cm, sehingga memudahkan anak untuk menggapai buku yang ia inginkan.

Saya pun mulai hunting di beberapa penjual di marketplace Shopee. Lumayan lama saya membandingkan review dari satu toko ke toko lain. Karena saya ingin dapat produk bagus namun dengan harga yang kompetitif, eh maksudnya harga murah. Hahah.

Dari beberapa toko, saya mengkategorikan beberapa hal yang harus dipilih untuk rak buku Montessori.

  1. Panjang x tinggi x lebar rak buku, saya pilih yang sesuai dengan tinggi Ayyash. Jadi ia mudah mengambil buku dari rak tersebut. Pilihan saya jatuh ke rak buku dengan tinggi 75 x 30 x 70 cm . Masih bisa dijangkau sama Ayyash yang sekarang tinggi badannya 82 cm.
  2. Harga murah tapi review bagus. Hahah. Emang emak-emak jadi agak selektif sama barang. Jujur saya selalu memberikan review ke barang yang saya beli di Shopee, karena saya tau, review yang saya berikan bisa menjadi patokan orang lain.
  3. Bahan kayu untuk rak. Dari beberapa penjual rak buku Montessori ada dua tipe kayu yang digunakan, yaitu kayu jati belanda dan ply wood. Untuk kayu jati belanda, harganya mahal. Tapi memang bagus banget. Warnanya juga jelas keliatan walaupun dari gambar. Beda sama produk yang dibuat dari ply wood, keliatan banget dari gambar, kayunya kasar. Kayak butuh diperhalus lagi.
  4. Ongkos kirim jadi pertimbangan buat ku karena kebanyakan pengrajin rak buku dari daerah Jawa Tengah. Jadi ongkirnya agak mahal. Tapi pengrajin yang deket rumah, harga barangnya yang mahal. Hahah.

Memutuskan Membeli Rak Buku

Akhirnya keputusan pun jatuh ke sebuah toko online di Shopee. Namanya @umminyadiba, review Rak Buku Montessorinya sudah mencapai 4.8. Lumayan banget. Lalu produk yang terjual sampai 98 pieces, berarti banyak yang beli juga.

nama tokonya

 

Harga produknya masih dibawah 300 ribu, tergantung jenis rak yang kita pesan. Ada rak natural seharga 244.000 , rak warna 274.000 dan rak rainbow 294.000. Tapi ini harga belum termasuk bubble wrap. Kalau mau aman, pesan dengan bubble wrap ya. Tapi harganya jadi lebih mahal. Rak natural jadi 252.000, rak warna 282.000 dan rak rainbow 302.000. Saya pesan rak natural dengan bubble wrap.

Selain itu ongkos kirim dari Klaten, Jawa Tengah ke Bogor itu kena 40 ribu. Kalau ditotal, saya mengeluarkan biaya 252.000 + 40.000 = 292.000 . Masih dibawah 300 ribu.

Rak Buku Montessori tiba dan pemasangan

Pengerjaan rak memakan waktu 8 hari dari waktu check out. Jadi saya check out di Shopee pada tanggal 6 Februari 2021, dan barang dikirimkan pada tanggal 13 Februari. Rak saya terima di rumah pada tanggal 15 Februari.

Kondisi rak ketika diterima dalam keadaan baik, namun ada satu bagian yang agak rompal. Namun tidak mengurangi performa barang. Ayah saya membeli lem kayu untuk merapatkan kembali bagian yang rompal.

Untuk pemasangan, Ayah menggunakan bor listrik. Hal ini lebih mudah dibandingkan harus menggunakan sekrup. Seller memberikan informasi berupa angka di rangka kayu, namun tidak ada cara memasang yang diberikan seller. Ayah lumayan lama ngutak-ngatik aturan untuk membangun rak buku.

penilaian saya di Shopee 🙂

Butuh waktu sekitar 1 jam sampai akhirnya rak buku berdiri dan terlihat bagus. Ayah menambahkan pelitur agar rak kayu terlihat berkilau.

Penutup

Alhamdulillah, akhirnya Ayyash punya rak buku deh. Sekarang Ayyash kalau bosan dan kesel, tinggal ambil buku dari rak sendiri. Dia sudah tau dimana lokasi buku-bukunya dan mudah dijangkau oleh tangan mungilnya.

Overall, toko tersebut saya berikan bintang empat. Karena saya juga sudah berkomunikasi dengan sellernya dan seller juga meminta maaf atas hal ini. Untungnya seller juga ramah dan komunikatif. Hehe.

Thanks seller @umminyadiba 🙂

 

Ditulis di Tajurhalang, Bogor

1:16 AM Minggu, 21 Februari 2021

Sambil mendengarkan bunyi jangkrik yang masuk di dalam kamar

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!