Hemat Menggunakan Clodi (cloth diapers)

clodi

Cloth diapers atau clodi adalah pengganti popok yang ramah lingkungan karena lebih sedikit menggunakan bahan-bahan kimia. Clodi terdiri dari dua, yaitu bagian luar dan insert. Kalau dirawat dengan baik, clodi bisa bertahan hingga anak berusia 2 tahun loh. Karena itu, tak heran jika clodi jadi hal yang selalu diperbincangkan oleh para ibu-ibu yang suka berhemat.

Perkenalan dengan Clodi

Awalnya saya skeptis dengan diri saya sendiri untuk mencoba Cloth Diapers atau biasa disebut Clodi. Apakah saya bisa bertahan menggunakan clodi. Apakah saya mampu untuk mencuci cloth diapers setiap hari. Jujur saya lumayan malas untuk pakai popok yang ramah lingkungan. Padahal keinginan saya awalnya sudah ingin dilakukan sejak Ayyash memasuki usia 3 bulan.

Ketika Ayyash pertama kali lahir, kami sangat-sangat-sangat boros menggunakan popok sekali pakai (pospak) atau jamak disebut pampers. Pampers Ayyash selalu diganti setiap dua jam sekali. Haha. Pipis sedikit ganti. Poop sedikit ganti. Karena kami berhati-hati dengan kulit Ayyash, siapa tau dia jadi ruam. Jadi bisa dibayangkan berapa pampers yang dibutuhkan untuk Ayyash setiap hari.

Tiap hari Ayyash harus mengganti popoknya 5 kali sehari. Saya masih ingat, kami menganggarkan uang belanja popok setiap 5 hari sekali. Harga popok yang kami beli sekitar 66.000 untuk ukuran New Born. Kami menggunakan popok Merries yang terbukti bagus di Ayyash. Tapi kami tak berhasil mendaur ulang sampah popok sekali pakai di rumah. Akhirnya sampah popok jadi bertumpuk dan mencemari halaman belakang. FYI, rumah orang tua saya punya tempat sampah sendiri. Kami mengolah sampah organik di kebun belakang. Nah non-organik ini yang dibakar sama Ayah. Maafkan..

Semakin besar, Ayyash harus menggunakan ukuran pampers yang lebih besar. Harga pampers yang ukuran M pun juga naik. Tiap minggu Arif harus merogoh kocek sekitar 79.000 untuk pospak ukuran M sebanyak 44 pcs. Jika sehari Ayyash bisa mengganti 4 – 5 kali popok setiap hari. Bisa dibayangkan betapa banyak sampah yang dihasilkan oleh seekor bayi. Eh seorang bayi. Padahal masih bayi, eh sudah mencemari lingkungan. Gimana masa depannya?

Niat Menggunakan Clodi

Saya melihat beberapa teman yang konsisten menggunakan clodi dan tertarik menggunakannya. Sebagai awalan saya mendapatkan clodi lungsuran dari sepupu yang anaknya sudah lepas clodi. Lumayan banget sebagai starter. 🙂 Walaupun warnanya warna-warna perempuan. Hahah. Tapi clodi lungsuran masih sangat bagus. 🙂

FYI, harga cloth diapers itu lumayan banget. Merk Babyland dengan insert bamboo harganya 79.000 per pcs. Seharga dengan 44 pcs pospak ukuran M. Saya mendapatkan clodi dengan merk Babyland sebanyak 5 lungsuran clodi, 2 kado, 2 beli sendiri. Saya akan mencoba memberikan penilaian jujur kepada tiga merk clodi yang saya gunakan selama 3 bulan ini.

Let’s start with ….

Babyland

Clodi dari Babyland sepertinya sudah sangat sering dicari oleh orang. Bahannya lembut dan punya lingkar paha yang lumayan besar. Saya suka dengan lapisan polyester milik Babyland, gak cepat rusak. Padahal sempet sering disetrika sama Mak Eno, tapi tetap tahan.

Insertnya juga lebih tahan. Bisa menyerap pipis selama 3-4 jam. Jadi Ayyash pagi setelah mandi jam 8, saya pakaikan clodi milik Babyland. Karena saya tahu jam 10 biasanya Ayyash buang air besar dan itu waktu yang bagus untuk saya mengganti clodinya.

Saya juga suka Babyland karena motifnya lucu-lucu, walaupun saya sempat beli clodi dan menuliskan clodi netral eh dikirimin motif cewek. Haha. Tapi ak lihat fungsi nya aja sih. Motif Babyland itu lucu dan gak ngebosenin, mirip-mirip celana gaya hypebeast gitu deh. 😛

Clodi ini menggunakan snap button, jadi ukurannya bisa diatur dengan baik. Seiring dengan pertumbuhan bayi, kita bisa menyesuaikan

Qianqunui

Nah, karena saya malas mencuci tiap hari, jadilah saya cari clodi yang harganya lebih murah. Saya dapat clodi di shopee seharga 12.000 per pcs. Itu belum termasuk insert. Jadi harga dengan insert 15.000 merk Qianqunui. Saya langsung beli 6 pcs. Haha.

Clodi merk ini gak seramai clodi milik Babyland. Warnanya monoton, cuman ada warna kuning terang, orange, hijau, ungun, merah, biru dan pink. Jadi saya beli warna kuning terang, orange, biru, dan merah untuk Ayyash.

Tapi merk Qianqunui ini termasuk kecil di Ayyash. Di usia 8 bulan, Ayyash sudah terlalu ketat menggunakan clodi merk ini. Padahal kalau di iklannya sih bisa digunakan sampai usia 2 tahun. Jadi jangan tertipu soal umur yaa, paling bagus ukur lingkar paha si bayi.

Ningrat

Nah untuk yang terakhir saya beli clodi jenis AIO (All in One). Clodi jenis ini mirip seperti celana. Jadi bayi memang diajari untuk menggunakan celana. Saya beli merk Ningrat seharga 75.000 ukuran Jumbo. Karena lingkar paha Ayyash termasuk besar, jadi saya sekali beli untuk berat badan 15-25 kg. padahal Ayyash baru 10 kg ketika pertama kali pakai cloth diapers Ningrat. Hehe. Amma gak mau rugi. 😊

Sampai usia Ayyash 15 bulan, Ningrat masih cukup dan cocok banget untuk bayi yang aktif dan lagi seneng jalan. Tapi cloth diapers jenis All in One ini agak terlihat menggembung ketika digunakan. Jadi terkadang, celana yang digunakan terlihat besar. Karena itu, saya jarang memakaikan Ayyash celana ketika pakai clodi tipe ini. Heheh

Berhemat dengan Clodi

Di masa pandemi COVID-19 seperti ini rasanya setiap rupiah sangat berharga. Maka investasi yang kami lakukan di awal tahun rasanya terbayar sudah. Kalau di total saya mengeluarkan uang sekitar 1.000.000 rupiah untuk belanja clodi, insert clodi dan sabun deterjen khusus clodi. Kalau dipikir-pikir emang pakai clodi itu hemat banget tapi emang ribet sekali. Saya mencuci clodi tiap dua hari sekali. Haha. Agak malas dibandingkan ibu-ibu yang lain. Haha. Perasaan setelah pakai clodi enak banget. Saya gak terlalu merasa bersalah dengan sampah pospak Ayyash. Saya juga ingin mengajarkan ke Ayyash untuk hidup hemat. Kalau ada yang hemat walaupun ribet kenapa gak ambil kesempatan itu? Haha.

Selain itu dengan menggunakan clodi, pengeluaran kami jadi hemat banget. Memang sih investasi clodi di awal sangat-sangat-sangat terasa berat. Saya menghabiskan hampir 1 juta rupiah untuk membeli semua clodi untuk Ayyash. Tapi clodi ini insya Allah bisa digunakan hingga umur 2 tahun.

Jika dikalkulasikan penggunaan pospak Ayyash hingga usia 15 bulan, rasanya sudah balik modal.

Kalkulasi Popok sekali pakai VS Clodi

Harga Merries Ukuran XL 63.800 Isi 26 pcs di Indomaret.

Digunakan sehari empat kali (sehabis mandi, jam 12, jam 4 sore, jam 9 malam), itu pun belum dihitung jika Ayyash tiba-tiba poop di luar jadwal. Sehari bisa habis 5 pospak.

Berarti 26 pcs hanya bertahan selama 5-6 hari! Jadi sebulan bisa menghabiskan sebanyak 130 pcs atau 5 pack besar Merries XL😭

Kalau dihitung secara ekonomi :

63.800 * 5 = Rp. 319.000

Gilssss. Itu belum dihitung dengan ecosystem services yang mungkin nilainya akan lebih besar lagi. 😢

Nah, kita bandingkan dengan penggunaan clodi yang di mixed Sama pospak.

Harga clodi Ningrat sekitar 75.000 termasuk insert, tapi bisa digunakan selama 2 tahun. Saran saya beli 10 langsung untuk ganti-ganti. Dua hari sekali langsung cuci. Jadi, 750.000 total untuk dua tahun.

Karena saya agak pemalas, jadi ketika malam hari, Ayyash saya pakaikan pospak. Jam 10 malam diajak pipis dulu dan ganti pospak. Jadi saya cuman gunakan 1 pcs pospak tiap hari. Murah Kan? Sebulan menghabiskan 1 Pak besar pospak.

Insya Allah, Saya juga sudah membeli perlengkapan untuk toilet training Ayyash. Rencananya memasuki usia 1,5 tahun, saya ingin mengajari Ayyash toilet training. Sekarang coba toilet training tipis-tipis sih.

Setiap pagi, sehabis bangun tidur, Ayyash sudah kubiasakan untuk mandi pagi. Ketika waktu mandi pagi, dia biasa pipis dan poop sekalian.

Cara mencuci cloth diapers

Untuk mencuci clodi saya biasanya membersihkan kotoran Ayyash, habis itu taro deh di dalam ember. Setelah itu biasanya saya langsung cuci dengan menggunakan eco-stick, ini untuk mengurangi noda kuning bekas kotoran padat. Karena biasanya kalau pakai deterjen agak susah hilangnya.

Setelah itu baru deh pakai deterjen khas bayi, saya menggunakan Anzav untuk cuci tangan. Kalau pakai mesin cuci saya gunakan Sleek. Kedua deterjen ini memang approve untuk bayi. Bersih, gak ada noda kuning tertinggal. 😊

Untuk menjemur, jangan terkena sinar matahari langsung. Karena bisa membuat clodi jadi mudah rusak.

Tapi jangan terlalu lama. Kalau beberapa sumber di blog sih jangan direndam, apalagi kalau masih ada kotorannya.

Tips stripping cloth diapers

Dari beberapa sumber, clodi perlu di stripping setiap tiga bulan. Karena daya serap clodi dan insert akan menurun seiring waktu. Jadi disarankan untuk stripping clodi minimal tiga bulan sekali.

Caranya?

Rendam clodi bersama air hangat yang sudah di campur baking soda. Direndam selama 15 menit, setelah itu di cuci seperti biasa.

Setelah selesai dicuci, ketika dijemur clodi harus di balik. Jadi tidak merusak bagian luar clodi.

Penutup

Semoga jadi kepikiran untuk pakai clodi ya. Memang ribet sih, tapi bagus untuk masa depan. Bismillah, kita menyediakan masa depan yang baik untuk anak-anak kita.

 

ditulis di Tajurhalang

23:35 WIB Sabtu, 16 Januari 2021

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!