Pembuatan Akta Kelahiran Dwibahasa dan Legalisir di Disdukcapil Jakarta

Karena Agustus semakin dekat, saya akan mencoba menuliskan proses saya untuk mendapatkan visa Izin Tinggal Sementara (MVV) untuk persiapan kuliah saya di Belanda. Apa itu MVV? Jika anda dalam periode 6 bulan ingin tinggal lebih lama dari 90 hari di Belanda, anda harus mengajukan permohonan MVV terlebih dahulu. Ada beberapa dokumen yang butuh disiapkan bagi saya yang akan membawa pasangan saya untuk tinggal bersama saya selama disana. Mulai dari legalisir dokumen kelahiran, dokumen pernikahan, dan lain sebagainya.

Bagi anak-anak kelahiran tahun 90an seperti saya, akte kelahiran masih dalam format lama. Menggunakan bahasa Indonesia dan warnanya kuning keemasan. Akte lahir ini akan diganti menjadi akte berwarna lebih bagus dan juga memiliki keterangan dalam bahasa Inggris. Jadi buat teman-teman yang mau mengajukan visa, tak perlu repot-repot untuk mentranslatenya menggunakan sworn translator. 🙂

Setelah legalisir ke Disdukcapil masih ada tahapan legalisir lainnya. Mulai dari legalisir buku nikah di KUA, ke Kemenhukham, Kemenlu, Kementrian Agama. Mohon doanya bisa selesai di Bulan Mei semua.. Aamin ya rabbal alamin.

Nah saat ini saya baru mendapatkan satu tahap untuk mendapatkan MVV Belanda. Salah satunya pembaruan akte dan legalisir akte. Saya akan menjelaskan cara-caranya, sebagai berikut

Pembaruan Akte Lahir (dwibahasa)

  1. Datang ke kantor Disdukcapil DKI Jakarta yang berlokasi di Jalan S. Parman No. 7, Tomang, Grogol Petamburan, RT.3/RW.8, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11440. Karena disana adalah tempat akte lahir saya dikeluarkan pada tahun 1991. Kalau untuk temen-temen di daerah bisa menghubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di domisili masing-masing.
  2. Pengurusan di lantai dasar. Kamu bisa mengambil nomor antrian. Pilih Loket 1 untuk nomor antrian legalisir dan pembaruan akte.
  3. Sebelum datang ke Disdukcapil WAJIB membaca dokumen-dokumen dibawah ini :
  • copy akte kelahiran beserta aslinya (aslinya akan diambil)
  • copy kartu keluarga 1 lembar
  • copy buku nikah orang tua 1 lembar
  • Copy KTP pribadi 1 lembar
  • copy KTP orang tua 1 lembar
  • copy ijasah SD, SMP,SMA, Perguruan Tinggi (dari awal sampai akhir)1 lembar
  • materai (siapkan aja lebih dari 1)
  • surat kuasa ditandatangani diatas materai (jika prosesnya diwakilkan)
  1. setelah nomor kita dipanggil, serahkan semua dokumen yang sudah di Petugas akan langsung cek kelengkapan dokumen kita dan kita akan diberikan formulir yang harus diisi dan ditempelkan materai disurat pernyataannya.
  2. Petugas akan cek akte kelahiran kita dibagian arsip. Silakan menunggu. Petugas akan memanggil nama kita setelah pengecekan selesai. Setelah itu kita kan diberikan tanda terima (sebagai bukti pengambilan akte kelahiran).

Selesai lah sudah pengurusan pembaruan akte lahir. Nanti kita akan diberikan tanda terima pembaruan akte deh. Ada nomor telpon yang bisa dihubungi untuk mengecek ketika akta dwi bahasa kita sudah selesai.

Sekitar 10 hari kerja baru akte baru bisa diambil. Nah karena saya bandel, saya ngambilnya lebih dari 1 bulan. hahah. Abaikan kenakalan anak ini..

Oiya biayanya berapa? GRATIS!

Nah itu adalah pembaruan akte lahir, saya akan menjelaskan mengenai legalisir akte kelahiran yang baru saya lakukan bulan April 2017

Legalisir Akte Lahir

  1. Datang ke Kantor Disdukcapil DKI Jakarta membawa dokumen berikut ini :
  • Copy akte lahir (siapkan 10 lembar copy, kalau lebih juga gak apa-apa)
  • Copy KK
  • Copy KTP
  • Akta lahir asli
  1. Ke Loket 1 minta formulir untuk legalisir akte. Mengisi formulir tersebut
  2. Kembali ke Loket 1 dan menyerahkan formulir dan dokumen yang telah kita bawa
  3. Menunggu deh.. sekitar 1 jam kemudian nama kita akan dipanggil dan diserahkan akte kelahiran kita yang telah dilegalisir. Jangan lupa periksa nomor legalisir. Saya hampir aja balik ke Disdukcapil lagi karena petugas lupa mencantumkan nomor legalisir.

Legalisir bayar gak? GRATIS!

Nah setelah saya urus legalisir, saya kepikiran untuk buat surat pengantar kalau mau bawa ke Kemehumham untuk legalisir disana. Saya tanya deh sama pegawai di Loket 1. Saya diarahkan untuk bertemu Ibu Habibah di lantai 3.

Membuat surat keabsahan untuk keterangan ke Kemenkumham

  1. Datang ke Ibu Habibah di Lantai 3 bagian UPDAK. Bilang mau buat surat keabsahan untuk daftar visa. Nanti ia akan memberikan formulir untuk diisi.
  2. Dokumen yang diperlukan adalah sebagai berikut :
  • Copy akte lahir 1 lembar
  • Copy kk 1 lembar
  • Copy ktp 1 lembar
  1. Surat keabsahan baru jadi setelah 5 hari kerja. Kita akan mendapatkan lembar pengantar untuk pengambilan surat keabsahan. Mereka juga memberikan nomor telepon jika ingin menanyakan waktu kapan surat keabsahan bisa diambil.Jadi saya belum dapat gambaran bagaimana bentuknya. Tapi ini surat ini sangat penting untuk melanjutkan proses legalisir ke Kemenkumham nantinya.

Biayanya gimana? GRATIS!

Alhamdulillah semuanya lancar dan tanpa biaya. Cuma mengeluarkan biaya untuk transportasi. heheh. 🙂 Itulah pengalaman saya dalam mengurus akte kelahiran demi mendapatkan visa MVV. Bismillah. Semoga persiapannya lancar tanpa kendala.

p.s : Daripada pake agen lebih baik urus semuanya sendiri. Murah euy. dibandingkan harus bayar jasa. agak repot sih karena harus bolak-balik, tapi menghematnya jauh lebih besar euy. 🙂

ditulis di ISKINDO

10:43 Rabu, 19 April 2017

sambil dengar lagu James Arthur – Can I be Him

You may also like

3 Comments

  1. Halo, saya mau tanya, saya mau legalisasi akte, kalo untuk surat permohonan yang dikasih dari dispendukcapil itu harus diisi semua atau gimana ya? Soalnya yang saya liat di surat permohonan itu ga ada bagian untuk legalisasi akte. Terimakasih

  2. halo mbak Anisa, kalau untuk surat permohonan itu nanti ditanyakan ke disdukcapil yang bersangkutan aja. Mereka akan menunjukkan loket yang mengurus bagian legalisasi. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *