2020

Selamat menggenap, bro..

Selamat mempersiapkan diri untuk menggenap. Menjadi genap merupakan anugerah atau bahkan bisa jadi musibah. Ketika dua insan disatukan dalam janji suci pernikahan, ada banyak hal yang menunggu di depan. Entah jalanan yang penuh dengan onak duri. Atau mungkin jalanan yang bertabur emas permata. Pilihannya ada di tangan kalian berdua.

Usia pernikahan akan terus diuji oleh hal-hal yang kadang di luar nalar. Bahkan ada yang diuji dengan kematian. Namun bukankah pada dasarnya semua manusia akan kembali kepadaNya? Maka jadikanlah ini pernikahan yang penuh berkah. Karena kita tak pernah tahu kapan jiwa dan raga akan berpisah.

Saranku, yang sedang menikmati masa pernikahan, selalu ucapkan kata sayang, kata cinta bahkan ketika lelah sedang datang. Karena kata-kata itu merupakan penguat hubungan . Lalu semakin direkatkan dengan perbuatan.

Bagi seorang perempuan, kata-kata yang keluar dari mulut suaminya bisa jadi sangat menenangkan. Atau pijatan lembut setelah lelah seharian. Tak hanya itu, saling bahu membahu menyelesaikan tugas rumah bersama bisa jadi tanda cinta yang sesungguhnya. Itu kuncinya.

Komunikasikan segala keresahan di dalam dada saat sedang bersamanya. Luangkan waktu untuk sekedar duduk berdua di ruang keluarga. Bercerita tentang, entah apa saja. Rasa marah, rasa kesal, rasa cemburu dan rasa curiga. Segera selesaikan di hari yang sama. Karena kadang yang tak selesai bisa menjadi gumpalan sesak di dada dan bisa meledak kapan saja.

Ah saya tak pandai mengungkap kata, saya rasa kamu lebih mahir dalam merangkai semuanya.

Banyak hal yang akan terungkap seiring waktu. Dan biarkanlah waktu yang menjawab bagaimana cara mencinta dalam hubungan kalian berdua.

Doaku, semoga pernikahanmu menjadi yang pertama dan terakhir. Salam buat istrimu yang akan memelukmu saat kamu terguncang. Seseorang yang akan meredakan amarahmu dengan ciuman hangatnya. Seseorang yang akan menjadikanmu tempat bersandarnya saat ia lelah. Seseorang yang mungkin akan jadi teman ngopi terbaik yang kamu miliki sepanjang hidup.

Selamat menggenap..

Atrasina Adlina

Seseorang yang berkenalan dengan Atunk di Pulau Sebira tahun 2016. Atunk mengajar ngaji, saya bertugas mengambil gambar dia sedang mengajar. Perkenalan singkat namun ternyata awet hingga sekarang. Pernah jadi teman bertukar pikiran dan saya pernah berusaha menjodohkannya dengan seseorang. Namun siapa sangka, ternyata dia menambatkan hati pada seseorang yang telah ia pilih. Maafkan saya pernah mencoba menjodohkan, tapi tidak berhasil. Hahah.

writer

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!