reksa dana bibit
2021,  indonesia,  informasi,  Opinion

Pengalaman Investasi Reksa Dana dengan Bibit.id

Pengalaman berinvestasi dengan menggunakan Bibit.id dimulai sejak bulan Juni lalu. Karena ada cashback 70.000 jika mengisi saldo sebanyak 2.000.000, akhirnya saya penasaran. Mulai dengan download dan mempelajari soal Reksa Dana. Eh, tapi apa sih Bibit.id itu? Dan kenapa saya memilih Bibit.id?

Keinginan Berinvestasi

Keinginan untuk berinvestasi sudah dimulai sejak saya terjun aktif di dalam bursa saham. Saya menggunakan sekuritas dari MNC Sekuritas untuk memulai berinvestasi, sejak akhir tahun 2019. Lalu, saya pun punya keinginan untuk merambah jenis investasi lain yang gak butuh modal gede, tapi bisa jadi ‘tabungan’ di saat genting.

Setelah mencoba investasi di saham, saya pernah mencoba Peer to Peer Lending yaitu Crowde, Akseleran, dan I-Grow. Tapi saya kurang sreg dengan tipe P2PLending, malah sampai rugi investasi di Crowde. Hiks. Nah, karena itu saya mencoba instrumen investasi jenis lain, yaitu Reksa Dana.

Apa itu Reksa Dana?

Mengutip dari laman website milik Bibit.id, Reksa Dana adalahΒ paket investasi yang dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi. Dana masyarakat yang dikumpulkan di dalam reksadana akan diinvestasikan ke berbagai instrumen keuangan untuk menghasilkan keuntungan di masa depan.

Sebagai contoh reksa dana saham, kamu tidak hanya dibelikan 1 saham saja tetapi bisa 30 saham atau lebih dalam satu paket (reksa dana) yang dipilih melalui analisa profesional oleh manajer investasinya, tanpa kita harus memilih sendiri saham nya satu per satu. Semua sudah dalam satu paket reksa dana.

Itu penjelasan singkat mengenai reksa dana. Jadi intinya kita menitipkan uang kepada Manajer Investasi (MI), lalu dia yang akan mengelola uang tersebut untuk dibelikan saham. Mereka yang akan atur bagaimana pembelian dan penjualan saham. Jadi kita gak perlu pusing lihat chart njelimet di RTI Business. wkwkw.

Jenis Reksa Dana di Bibit.id

Di dalam bibit.id ada beberapa jenis reksa dana yang bisa dipilih, yaitu reksa dana pasar uang (RDPU), reksa dana obligasi, reksa dana saham dan reksa dana campuran. Untuk mempelajari lebih lanjut bisa baca disini

  • reksa dana pasar uang

Berdasarkan penjelasan dari bibit.id, jenis reksa dana yang investasinya ditempatkan 100% pada instrumen Pasar Uang, antara lain, obligasi yang jatuh tempo kurang dari satu tahun, deposito, dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Dengan menjaga periode waktu yang singkat, jenis reksa dana ini mampu mengurangi risiko. Sehingga jenis reksa dana ini paling aman jika dibanding reksa dana lainnya. Tetapi pastinya keuntungannya juga paling kecil dari pada yang lain. Meskipun begitu, return investasi di reksa dana Pasar Uang akan lebih baik jika dibandingkan dengan nabung di deposito.

Dan emang terbukti, nilai portofolio ku disini warna hijau. Tapi keutungannya cuman 2000 perak dengan nilai investasi 212.150 . Lumayan lah.. πŸ™‚

  • reksa dana obligasi

Jenis reksa dana ini sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada surat utang (obligasi). Ketika kamu membeli reksa dana obligasi, Sebagian besar dana masyarakat yang terkumpul akan dibelikan surat utang jangka panjang (Obligasi) oleh Manajer Investasi reksa dana.

kalau di aplikasi bibit.id, ak menggunakan reksa dana obligasi untuk target beli rumah. Haha. Keuntungannya 1.670 dengan nilai investasi 101.669. Lumayan lah :). Alhamdulillah

  • reksa dana saham

Jenis reksa dana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada efek saham. Biasanya dana investasi dialokasikan minimal 80% di saham, maksimal 20% surat utang, dan maksimal 20% pasar uang. Karena alokasi dana ke saham lebih besar dari instrumen lain, maka reksa dana saham ini relatif lebih berisiko dari pada jenis reksa dana lainnya. Jadi harus hati-hati jika meletakkan uang paling besar di instrumen jenis ini.

Karena nilai portofolio saya merah gegara alokasi reksa dana saham yang paling besar saya pilih. Hahah. Big risk banget emang ini di masa pandemi kayak gini.

  • reksa dana campuran

Nah kalau reksa dana campuran ini merupakan jenis reksa dana yang dana investasinya ditempatkan pada beberapa efek sekaligus, mencakup saham, surat utang (obligasi) dan pasar uang. Jadi Manajer Investasi yang akan memilihkan instrumen reksa dana apa yang tepat.

Ak gak bisa ngasih tau soal ini, karena ak gak milih reksa dana campuran di dalam portofolio ku.

Apakah Reksa Dana Menguntungkan?

Sejak saya menggunakan bibit.id sebagai pengelola dana investasi, saya masih boncos. Gambar di aplikasi menunjukkan masih warna merah. hahah. Hal ini karena saya terlalu banyak memasukkan investasi ke dalam reksa dana saham. Instrumen reksa dana jenis ini memang paling besar resikonya. Saya terlalu tamak karena melihat potensi gain yang ditawarkan. Ckckc.

Emang yang paling bener adalah memelajari dulu dengan baik jenis instrumen yang ingin kita coba. Saya cuman kemakan informasi di beberapa grup pompom. Haha. Jadi boncos deh.

Tapi it’s okay, karena ak berprinsip untuk hold selama mungkin. Jadi saya berusaha untuk menabung secara rutin atau biasa disebut dengan Dollar Cost Averaging (DCA), tipe investasi jenis ini memang harus sabar.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai Dollar Cost Averaging bisa dibaca disini yaa πŸ™‚

Reksa dana Halal gak?

Di bibit.id, kita bisa memilih preferensi Syariah, jadi Manajer Investasi akan memilihkan instrumen yang halal. Misalnya saja di dalam reksa dana saham, ada beberapa jenis saham yang tidak diperjualbelikan oleh MI jika pemegang portofolio memilih preferensi syariah.

Mengutip dari laman website bibit.id, mengenai kehalalan reksa dana adalah :

Kategori halal yang dimaksud adalah MI tidak berinvestasi di:

  • Perusahaan yang memproduksi atau menjual sesuatu yang haram menurut Islam, seperti menjual daging babi, minuman keras, bisnis hiburan maksiat, judi, pornografi, dsb
  • Perusahaan yang merugikan orang banyak dan bersifat mudarat (rokok)
  • Perusahaan yang memiliki bisnis bersifat riba (Adanya bunga), judi (maysir)
  • Perdagangan yang tidak disertai penyerahan barang
  • Perdagangan dengan penawaran dan permintaan palsu (bay al najsy)
  • Jual beli mengandung ketidakpastian (gharar) dan spekulatif
  • Transaksi suap (risywah)

Selain itu masih ada beberapa faktor yang membuat MI memilihkan jenis reksa dana kepada pemegang portofolio yang memilih preferensi syariah. πŸ™‚ Info lebih lengkap bisa lihat di laman website milik bibit.id disini

 

Keuntungan investasi di Bibit.id

Nah, selama ini kalau kita berinvestasi pasti berbicara untung dan rugi kan ya? hahaa. Ada beberapa alasan kenapa kamu harus coba investasi di bibit.id.Β 

  1. Uang kita di dalam portofolio dikelola oleh seorang profesional
    Seorang Manajer Investasi pasti sudah dipilih berdasarkan kemampuan mereka membaca peluang investasi, serta keahlian dalam pengambilan keputusan finansial. Mereka pasti lebih paham membaca trend saham sehingga dapat menurunkan resiko kerugian.Kalau mau investasi saham langsung juga bisa sih. Tapi ya harus belajar analisis teknikal, analisis fundamental, bullish, bearish, dkk dkk. Ak aja butuh waktu lama sampai ngerti candle stick. haha. itupun juga gak khatam, karena cuman belajar setengah-setengah. Ak tipe-tipe investor, bukan trader. πŸ™

    Nah, dengan adanya bibit.id, ak jadi terbantu untuk gak mikirin saham. Ak cuman mikirin cara cari uang tabungan aja. Hahah.

  2. Investasi yang terjangkau
    Ak tertarik nabung di bibit.id karena nominalnya kecil. Kita bisa mulai nabung dengan uang 10.000. Gils. Itu sih seharga kopi di warung kopi. Murah banget kan?
  3. Reksa dana bisa dicairkan kapanpun ketika butuh

    Ak gak pernah sih mencairkan reksa dana, tapi katanya bisa dicairkan dengan mudah. Walaupun tetap ada waktu tunggu H+2 kalau gak salah. Jadi gak instan-instan juga. Haha.

  4. Biaya rendah karena tidak ada komisi beli dan komisi jual
    Bedanya dengan sekuritas, kalau di bibit.id tidak ada komisi jual dan komisi beli. Jadi kita bisa mendapatkan angka yang benar-benar lebih real dibandingkan di sekuritas. Untuk di MNC Sekuritas saja seingatku ada fee jual dan fee beli.
  5. Cocok jadi tabungan masa depan
    Yang ak suka dari fitur bibit.id adalah ROBO Investasi. Artificial Intelligent yang akan membantu menentukan sebanyak apa kita harus investasi tiap bulan. Jadi kita punya gambaran berapa lama yang kita butuhkan untuk mengumpulkan uang target kita. Asik kan?Misalnya kita target mau punya tabungan untuk rumah dengan harga 350 juta, nanti ROBO yang akan bantu hitungkan jenis investasi mana yang cocok dicoba πŸ™‚

Daftar Bibit.id GRATIS dengan kode refferal ADLIENERZXBIBIT

Daftar bibit.id itu gratis. Asik banget kan? Kalian tinggal cari di Playstore atau Apple Store di HP masing-masing. Buat yang penasaran dan mau nyoba sambil dapat cashback 25.000. Kalian tinggal masukkan kode referral adlienerzxbibit saat pendaftaran dan untuk pembelian reksa dana pertama kalian.

Kalian bisa download disini . Kalau mau dapat cashback nya, harus beli reksa dana sebesar Rp. 100.000 dan jangan lupa masukkin kode referral adlienerzxbibit . Mantap kan, gak terlalu mahal untuk percobaan investasi? πŸ™‚

Penutup

Overall, ak suka dengan bibit.id, tampilannya gak membingungkan. Media sosial nya juga aktif, jadi bisa memantau aktivitas di Bibit.id. Tak hanya itu, bibit.id juga menyediakan grup Telegram untuk saling ngobrol soal reksa dana. Jadi gak galau sendirian kalau tiba-tiba portofolio warna merah membara. Hahah.

 

ditulis di Tajurhalang

1:44 WIB 25 Agustus 2021

sambil denger lagu One More I Love You – Alex Warren

writer

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!