Lebih Mengenal Manusia di Pare

Selama tinggal di Pare terlalu banyak yang bisa saya pelajari. Bukan hanya Bahasa Inggris, tapi lebih bagaimana dekat dengan manusia. Sesuatu hal yang tidak bisa saya dapatkan di kota besar. Semua orang terbuka dan lebih sering tersenyum. Saling menyapa dan bertukar sapa. Senyum yang seringkali dianggap kecil, tak pernah alpa hadir di kota ini.    Suatu ketika saya mencari alamat, ibu-ibu di sekitar rumah masih mampu menunjukkan orang yang saya maksud. Mereka masih mengenal satu sama lain. Masih ada paguyuban ibu-ibu di tukang sayur untuk saling menyapa  Menjadi Manusia Lebih banyak […]

Continue Reading

Kisah Sedih dibalik Keindahan Pulau Pombo

  Pulau Pombo dari kejauhan   Mengunjungi Ambon, rasanya tidak lengkap jika belum mengunjungi Pulau Pombo. Terletak di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah atau secara geografis berada di antara Pulau Haruku dan Pulau Ambon. Sebuah pulau tak berpenghuni yang saat ini menjadi rebutan. Tiga desa di sekitar Pulau Pombo yaitu Tulehu, Waai dan Kailolo ingin memilikinya. Karena pulau yang berukuran sekitar 2km2 ini memiliki pasir putih yang sangat indah dan juga gugusan terumbu karang yang luar biasa.  Kalian akan disuguhkan dengan hijaunya pemandangan Gunung Salahutu dan juga jernihnya air. Oh no! […]

Continue Reading

Kenapa Saya Harus Mencari Sepatu?

kerudung putih setia menemani Lima bulan sudah saya kembali ke Jakarta, setelah bermeditasi lama di luar Ibukota. Saya kembali setelah tujuh tahun merantau di pulau seberang sana membawa segudang cerita. Dan ternyata kembali pulang tak semudah yang saya duga.  Terlalu banyak tuntutan untuk terlihat seperti orang kota kebanyakan. Saya yang baru datang dari daerah di ujung timur sana, merasa tak harus berubah. Untuk apa berubah jika saya masih merasa nyaman? 😛 #pembenaran Saya memiliki kebiasaan unik dalam berpakaian. Yang mungkin disebut aneh bagi kebanyakan orang di Jakarta.  Kegemaran saya dalam menggunakan […]

Continue Reading

10 Alasan Ikut Ambil Bagian Jadi Volunteer

 ketika ikut mengajar di Lentera Negeri, Makassar. ikut aktivitasnya dan follow Lentera Negeri Even if it’s a little thing, do something for those who have need of a man’s help, something for which you get no pay but the privilege of doing it. For, remember, you don’t live in a world all your own. Your brothers are here too. ~Albert Schweitzer Saya ingat, perkenalan saya dengan dunia volunteer adalah Green Map, yaitu memetakan lokasi strategis di dalam kawasan Universitas Hasanuddin, Makassar. Pada tahun 2009, saya bersama puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas […]

Continue Reading

Mau Tambah Uang Jajan? Gabung di Justrav.com

  Suka menjelajah sudut-sudut kota? Suka dengan wisata kuliner? Tahu tempat-tempat asik untuk hang out sama teman? Atau punya lokasi rahasia yang ingin di sharing sama travelers di luar sana? Ingin punya uang jajan tambahan?   Jika semua pertanyaan diatas kalian jawab “iya”, artinya kalian punya kesempatan untuk bergabung dengan sebuah platform travel baru. Platform ini mempertemukan antara orang lokal “Locals” dan “Travelers” yang ingin menjelajah sebuah kota. Namanya justrav.com Cara kerja justrav.com sangat mudah. Locals yang sudah terdaftar di dalam justrav.com akan memberikan informasi (kemudian disebut dengan : Listing) tentang […]

Continue Reading

Pusat Oleh-oleh se-Indonesia Ada di SMESCO

  Ketika acara National GeographicYoung Explorer dilangsungkan di Universitas Nasional awal bulan lalu, datang pemateri dari beberapa negara. Salah satunya adalah Hannah Reyes, pembawa acara di chanel Natgeo People. Ia bertanya dimana lokasi pusat oleh-oleh di Jakarta. Saya pun dengan sigap memperkenalkan SMESCO sebagai tempat yang tepat. Saya segera mencatatkan nama dan lokasi lengkap gedung yang terletak di Jalan Gatot Subroto ini. Sambil menceritakan isi gedung SMESCO yang penuh dengan hasil kerajinan dari Sabang hingga Merauke. Semua oleh-oleh baik berupa makanan ringan khas, batik khas daerah, hiasan dan perhiasan, bahkan furniture […]

Continue Reading

Festival Budaya Banda Neira 2015

Ketika saya ke Banda tahun lalu, saya benar-benar terpana dengan keindahannya. Masih banyak situs sejarah yang memiliki nilai sejarah penting disana, namun belum diperkenalkan kepada dunia. Jujur, saya suka Banda yang tenang, damai serta asri. Namun sepertinya Banda mulai mempublikasikan dirinya. Salah satunya dengan mengadakan Festival Budaya Banda Neira, yang dilaksanakan tahun ini.  Acara yang dilaksanakan adalah lomba memancing, lomba empang, lomba mendayung perahu, dan lomba foto bawah laut. Selain itu akan ada pesta kuliner yang diadakan bersamaan dengan pesta rakyat yang akan digelar pada Senin – Selasa, 9 – 10 […]

Continue Reading

Serpihan Cerita di Pulau Buru #fotocerita

diantara padang rumput di Pulau Buru Karena belum sempat menulis tentang Pulau Buru, akhirnya saya berinisiatif mengumpulkan serpihan cerita dari instagram @adlienerz. Perjalanan singkat bersama dua orang sahabat, Hastuti dan Ona. Kisah ini sudah saya ceritakan di instagram dengan tagar #buruliburan #fotocerita. 😀 Semoga suatu saat bisa kembali lagi kesini.. Selasa, 22 Juni saya berangkat ke Pulau Buru lagi. Untuk keenam kalinya, saya akan menginjakkan kaki di pulau yang terkenal karena Tetralogi Buru ciptaan Pramoedya Ananta Toer. Perjalanan dari Ambon menuju Namlea bisa menggunakan kapal ferry bisa mencapai 8 jam. Apalagi […]

Continue Reading

Kado Pernikahan untuk si Kribo

aaammmm.. Tuhan selalu Maha Baik. Benar-benar baik. Terhadap kamu yang berbahagia pagi ini. Di Bandung, dimana Tuhan sedang tersenyum ketika sedang menciptanya. Saya mengenalmu sejak kita sama-sama duduk di bangku kuliah. Kamu yang berasal dari sebuah daerah di kawasan Sulawesi Selatan, memperkenalkan diri sebagai Eman. Punya gaya rambut pendek cepak yang bergelombang. Dengan background sebagai santri, beberapa kali kamu mengeluarkan ayat-ayat Tuhan ketika menasehati. Masih ingatkah ketika saya mempertanyakan dimana lokasi “Bantaeng” dan beberapa kali salah menyebut menjadi Banteng? Perkenalan itu hanya sesaat dan kita berpisah dengan kelompok masing-masing. Sibuk dengan […]

Continue Reading

Kepada Konsumen yang Terhormat. . .

sehabis pembakaran hutan, muncul bibit-bibit kelapa sawit (sumber : kaskus.co.id) Sudah lebih dari tiga bulan bencana asap di Sumatera dan Kalimantan tidak mereda. Walaupun sudah dilakukan banyak hal, namun asap tetap ada. Hingga tulisan ini terbit di hadapan anda, asap masih setia berkelindan di langit barat Indonesia.  Pembakaran lahan yang diasumsikan berasal dari para industri kelapa sawit, membuat ribuan orang menderita. Udara segar menjadi barang langka yang didapatkan para warga. Sudah puluhan korban tak berdosa yang mati sia-sia. Mereka menghirup asap berhari-hari tanpa jeda. Hingga akhirnya kumpulan asap bertahan lama di […]

Continue Reading